News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Salat Tetap Dianggap Sah jika Saat Sujud Berdoa Pakai Bahasa Selain Arab? Ternyata Ustaz Adi Hidayat Bilang…

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan perihal salat dan berdoa saat sujud dengan menggunakan bahasa lain selain bahasa Arab, boleh atau tidak? Simak penjelasannya.
Sabtu, 27 April 2024 - 16:30 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Setiap manusia sebaiknya hanya berdoa dan meminta kepada Allah SWT saja. Salah satu cara berdoa kepada Allah SWT dilakukan dengan salat.

Berdoa dapat dilakukan kapan saja tanpa batas waktu. Namun, ada sejumlah waktu mustajab untuk berdoa yaitu ketika sujud dalam gerakan salat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sujud merupakan bagian terpenting dalam ibadah salat, hal ini karena sujud merupakan bagian yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Abu Hurairah pernah berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال أَقْرَبُ ما يَكونُ العَبْدُ مِن رَبِّهِ، وهو ساجِدٌ، فأكْثِرُوا الدُّعاءَ

"Sedekat-dekatnya hamba dari Tuhannya adalah seorang yang bersujud, oleh karena itu banyak-banyaklah berdoa." (HR Muslim, 482)

Karena waktu mustajab untuk berdoa salah satunya dalam keadaan sujud, maka tak heran jika banyak orang berlama-lama sujud ketika salat untuk memanjatkan doa.

Namun yang menjadi pertanyaan, bolehkah berdoa ketika sujud dengan bahasa sehari-hari atau bahasa selain Arab?

Dalam suatu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan. Pendakwah asal Banten itu menjelaskan terkait doa di dalam sujud saat salat dengan bahasa lain, menurutnya ada perbedaan di kalangan para ulama.

"Di sini ada ikhtilaf di antara para ulama, perbedaan pendapat dari para ulama," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ada dua pendapat di kalangan ulama mengenai doa dalam sujud terakhir.

Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad berpendapat, seorang muslim tidak boleh mengarang doanya sendiri ketika salat.

Jika tetap mengarang dengan bahasa selain Arab maka salatnya menjadi tidak sah atau batal. Ulama yang mengambil pendapat itu mendasari hukum berdasarkan hadis riwayat Muslim.

“Salat itu tidak sah jika di dalamnya terdapat ucapan manusia, karena salat itu tasbih, takbir, dan bacaan Al-Qur'an,”

Meski begitu, ada pendapat lain memperbolehkan berdoa menggunakan bahasa selain bahasa Arab saat sujud.

Ulama lain di luar mazhab Hanafiyah, membolehkan orang salat untuk berdoa sesuai keinginannya. Hal ini didasarkan pada hadits riwayat Ibnu Mas'ud.

"Kemudian pilihlah doa yang diinginkan dan memohonlah dengan doa tersebut."

Ustaz Adi Hidayat sendiri menyebut bahwa kebanyakan ulama sepakat bahwa boleh berdoa dalam sujud ketika salat. Akan tetapi, hanya boleh dilafadzkan doa tersebut jika pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Tapi umumnya, jumhur (ulama) sepakat boleh berdoa dalam sujud jika memang doa itu pernah ditunjukkan oleh Nabi lafadznya langsung, maka itu boleh dilafadzkan langsung," jelasnya.

"Ada banyak doa-doa yang pernah dibacakan Nabi dalam keadaan sujud, ada doa yang singkat hanya menyanjung Allah, ada doa yang singkat ditambah pujian, ada doa yang singkat pujian kemudian menyanjung Allah plus permohonan ampunan," imbuhnya.

Ustaz Adi menyarankan agar umat Islam mengikuti doa yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW jika situasi dan kebutuhannya sama.

Namun, jika doa yang diharapkan berbeda, maka boleh berdoa kepada Allah SWT dalam hati untuk meminta sesuatu yang sesuai dengan permasalahan atau keinginan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya, kebutuhan untuk lulus ujian sekolah, melamar pekerjaan, atau lain sebagainya.

"Maka yang seperti itu, sepakat para ulama, boleh berdoa kepada Allah dalam hati mintakan kepada Allah sekaligus tidak harus dilafadzkan, cukup di dalam hati mohonkan kepada Allah setelah doa-doa sunnah," tutupnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imran Nahumarury Minta Maaf Usai Semen Padang Alami Lima Kali Kekalahan Kelima Beruntun

Imran Nahumarury Minta Maaf Usai Semen Padang Alami Lima Kali Kekalahan Kelima Beruntun

Bermain di hadapan suporter sendiri di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026), Kabau Sirah kembali menelan pil pahit setelah takluk 0-1 dari rival papan bawah, Madura United FC.
Proyek Super Attack AC Milan: Rafael Leao Berpotensi Dilepas demi Rekrut Striker Kelas Atas

Proyek Super Attack AC Milan: Rafael Leao Berpotensi Dilepas demi Rekrut Striker Kelas Atas

AC Milan mulai menyusun langkah besar menyambut bursa transfer musim panas mendatang. Fokus utama mereka tertuju pada pembenahan lini serang yang masih tumpul.
SPKA Angkat Bicara Soal Kecelakaan di Bekasi Timur: Hindari Spekulasi, Hormati Proses Investigasi

SPKA Angkat Bicara Soal Kecelakaan di Bekasi Timur: Hindari Spekulasi, Hormati Proses Investigasi

Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) akhirnya angkat bicara mengenai tragedi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun ...
Jakarta Bhayangkara Presisi Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Asal Slovenia untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Asal Slovenia untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi dikabarkan akan merekrut pemain asing berposisi outside hitter asal Slovenia untuk tampil di AVC Champions League 2026.
Nama Baru di Daftar Calon Striker AC Milan: Mesin Gol Portugal yang Terpinggirkan di PSG Masuk Radar Rossoneri

Nama Baru di Daftar Calon Striker AC Milan: Mesin Gol Portugal yang Terpinggirkan di PSG Masuk Radar Rossoneri

AC Milan terus menambah daftar buruan striker anyar menjelang bursa transfer musim panas. Kali ini, nama penyerang Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, mencuat.
Persib Bandung Tergusur! Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026, Bojan Hodak: Keberuntungan Borneo FC?

Persib Bandung Tergusur! Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026, Bojan Hodak: Keberuntungan Borneo FC?

Persib Bandung yang sebelumnya kokoh di puncak, kini harus rela turun posisi setelah Borneo FC Samarinda mencuri kemenangan krusial. Bojan Hodak berbicara bahwa situasinya 

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT