News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semelarat Apapun, Tolong Mulai Sekarang Jangan Sampai di Rumah Ada Ini Sebelum Terlambat, Kata Buya Yahya...

Jangan sampai di rumah ada hal ini agar tidak menyesal di kemudian hari, Buya Yahya ingatkan tentang apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan di rumah.
Minggu, 26 Mei 2024 - 21:34 WIB
Buya Yahya, jangan sampai di rumah ada ini
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Buya Yahya memberikan pesan tegas agar di rumah jangan sampai ada hal-hal ini untuk mencegah keburukan yang lebih besar.

Rumah terkadang menjadi awal mula dari segala tingkah laku manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari rumah, seorang manusia memulai perjalanan hidupnya bersama orang tuanya dan mengenali berbagai nilai dalam kehidupan.

Maka dari itu, terkadang kebaikan ataupun keburukan bisa berasal dari apa yang ada di dalam rumah.

Apa yang disampaikan oleh Buya Yahya kali ini juga berkaitan dengan upaya mencegah keburukan dari rumah.

Lantas keburukan apa yang dimaksud oleh Buya Yahya?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut pesan Buya Yahya tentang apa yang tidak boleh ada di dalam rumah.

Di dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menyampaikan pesan yang begitu penting terkait tata kelola rumah dan keluarga.

Mungkin terdengar sepele tapi justru bisa berdampak besar jika tak dikerjakan.

"Tolong dengar, hei hamba Allah, kalau anakmu sudah mulai gede tolong tempat tidurnya dibedakan laki perempuan satu-satu," pesan Buya Yahya.

Buya Yahya berpesan, jangan sampai di dalam rumah ada adik kakak laki-laki dan perempuan tidur di kamar yang sama.

Walaupun kondisinya serba kekurangan, tetap usahakan agar dipisah antara anak laki-laki dan perempuan.

"Maka semelarat apapun dirimu tolong bikin kamar berbeda anak laki dengan perempuan," tegas Buya Yahya. 

Juga soal kamar mandi, Buya Yahya mengingatkan agar dibuat toilet yang bisa ditutup serta dikunci pintunya.

"Semelarat apapun dirimu tolong toiletnya, itu kamar mandi ada kuncinya, semelarat apapun," ujar Buya Yahya.

Memang yang disampaikan Buya Yahya ini cukup keras karena ingin menghindari sesuatu yang lebih buruk terjadi di masa depan.

"Anda tidak semelarat itu kok, anda tidak semiskin itu, jangan biarkan anak satu kasur laki perempuan, pisah," kata Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya menggambarkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi jika kamar anak laki-laki dan perempuan tidak dipisah.

"Karena anak-anak, mungkin anak-anak, adik laki-lakinya pengen ke toilet, malam hari ada lampu ternyata tersingkap aurat kakaknya, atau sebaliknya," ujar Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT