News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Mengerjakan Shalat Dhuha tapi Masih Miskin, Sedangkan yang Tidak Pernah Shalat Dhuha Malah Kaya, Kok Bisa? Gus Baha Tegas Ungkap Alasannya, Ternyata...

Sudah sering ibadah shalat dhuha tapi masih miskin, sedangkan yang tidak pernah shalat dhuha malah kaya, kok bisa? Ternyata begini alasannya, diungkap Gus Baha.
Senin, 27 Mei 2024 - 21:03 WIB
Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sering mengerjakan shalat dhuha tapi masih miskin, sedangkan yang tidak pernah shalat dhuha malah kaya, ternyata ini alasannya kata Gus Baha.

Setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya, termasuk urusan ekonomi atau rezeki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar dimudahkan dalam hal rezeki, dalam Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amal ibadah.

gus baha
Gus Baha ungkap alasan kenapa orang sering shalat dhuha tapi tidak kaya-kaya. Sumber: Istimewa.

Misalnya mengerjakan shalat dhuha, shalat sunnah yang dikerjakan pagi hari saat matahari sedang naik hingga menjelang waktu dzuhur.

Salah satu keutamaan shalat dhuha yaitu diberi kemudahan dan kelancaran rezeki atau dicukupi kebutuhan hidupnya oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, tak sedikit orang yang rajin mengerjakan shalat sunnah dhuha dan berharap dimudahkan rezeki.

Namun, kehidupan setiap orang memang tidak ada yang sama. Ada orang yang sudah rutin mengerjakan shalat dhuha tapi masih merasa miskin.

Bahkan, ada yang sampai berpikir mengapa dirinya tidak kaya meski sudah sering shalat dhuha, sedangkan orang yang tidak shalat dhuha malah diberi kekayaan yang melimpah.

Ternyata di balik semua itu, Allah SWT memiliki alasan tersendiri kenapa tidak memberi kaya kepada hamba-Nya yang sering mengerjakan shalat sunnah.

Hal itu pernah dijelaskan oleh Gus Baha dalam salah satu ceramahnya.

Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha menjelaskan bahwa seorang muslim harus berpikir nubuwwah atau cara berpikir yang masuk akal agar tidak salah dan tidak ada keraguan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Gus Baha mneceritakan bahwa pada zaman dulu ada orang Anshar yang sudah lama masuk Islam protes kepada Rasulullah SAW karena saat ada pembagian, orang Quraisy yang baru masuk Islam mendapat jatah yang lebih banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan orang Anshar yang sudah lama menjadi pengikut Rasulullah SAW mendapat jatah lebih sedikit. Ia merasa tidak adil dan protes kepada Rasulullah SAW.

Kemudian Rasulullah SAW menjelaskan, orang-orang yang baru masuk Islam itu diberi kambing dan unta, namun mereka langsung pulang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT