News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Tiga Penyakit yang Paling Banyak Diderita Jemaah Haji saat di Tanah Suci 

Berdasarkan data Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, penyakit yang paling banyak diderita oleh jemaah haji Indonesia saat di Tanah Suci adalah hipertensi atau darah tinggi.
Rabu, 29 Mei 2024 - 19:26 WIB
Jemaah Haji Indonesia yang Sedang Rawat Jalan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Rabu (29/5/2024)
Sumber :
  • Putri/Media Center Haji 2024

Jakarta, tvOnenews.com - Berdasarkan data Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, penyakit yang paling banyak diderita oleh jemaah haji Indonesia saat di Tanah Suci adalah hipertensi atau darah tinggi.

“Yang rawat jalan banyak hipertensi diabetes melitus dan penyakit jantung,” ujar Kepala KKHI Madinah, Dr Karmijono  saat ditemui tim media center haji di KKHI Madinah, Rabu (29/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sehari jemaah haji yang menjalani rawat jalan di KKHI Madinah dapat mencapai sekitar 60 orang.

“Paling banyak rawat jalan sehari 60 orang, sambil rawat jalan kita pantau. Jika membaik dalam setengah hari kita kembalikan ke tempat menginapnya,” jelas Dr Karmijono.

Berdasarkan data KKHI, pada hari Rabu (29/5/2024), sebanyak enam jemaah dievakuasi ke Makkah.

Saat ini hanya tiga jemaah haji yang sedang menjalani perawatan di KKHI Madinah, namun yang sedang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi ada 39 jemaah. 

“Tiga jemaah haji yang masih dirawat di KKHI Madinah dan 39 jemaah di Rumah Sakit Arab Saudi,” tandas Dr Karmijono.

“King Salman ada 9, King Fahd 14 jemaah, Rumah Sakit Hamid Sulieman 4, Al Hayat 3, Saudi Jerman 3, Miqat dan Al Haram masing-masing 1 jemaah,” sambungnya.

Mengenai penyakit yang banyak diderita oleh jemaah haji Indonesia, Dr Karmijono menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan karena adanya pergeseran pola hidup setelah tahun 1980.

“Karena pergeseran pola hidup. Sebelum tahun 80 makanan cenderung sehat, biasanya masak, namun setelah tahun 80 dibombardir fast food,” ujar Dr Karmijono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dulu, di 89 baru menderita jantung, sekarang 45 ke atas sudah ada yang jantung.Bahkan kenyataannya banyak kasus usia lebih muda seperti 40 bahkan 36 tahun ada yang sudah stroke” lanjutnya.

Menurut Dr Karmijono, jika mau sehat solusinya adalah kembali ke pola hidup sehat. (put/mch)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT