News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebenarnya Sah atau Tidak Salat Tanpa Menggunakan Sajadah? Buya Yahya Tegas Bilang Begini, Ternyata Hukumnya…

Buya Yahya menjelaskan perihal salat perlu menggunakan sajadah atau tidak. Apakah dengan tidak menggunakan sajadah maka salat tidak sah? Begini penjelasannya.
Rabu, 5 Juni 2024 - 15:20 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Salat merupakan ibadah wajib yang dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Biasanya, umat Islam yang menjalankan ibadah salat selalu menggunakan alas atau sajadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sajadah biasanya dipakai sebagai alas saat sujud ketika melaksanakan salat.

Selain mukena, peci dan sarung, sajadah merupakan bagian dari alat salat yang biasanya dipakai.

Lalu, apakah setiap salat perlu selalu menggunakan sajadah sebagai pelengkap saat menunaikan ibadah?

Dalam suatu kesempatan, Buya Yahya memberikan penjelasannya mengenai penggunaan sajadah sebagai pelengkap salat.

Sang pendakwah memberikan pemahaman tentang keharusan salat menggunakan sajadah sebagai alas salat.

“Jangan menjadikan salat itu harus pakai sajadah,” kata Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, meski salat di tempat yang kotor bukan berarti wajib menggunakan sajadah.

“Kadang kami kalau diberi sajadah di sebuah tempat yang agak sedikit kotor misalnya di tanah, kalau dikasih sajadah khawatir dikira oleh orang salat harus pakai sajadah,” ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa salat bisa dilakukan di mana saja tanpa sajadah karena hal ini bukan merupakan syarat sah salat.

“Anda bisa salat di manapun tanpa sajadah sebab bumi Allah itu suci. Di padang pasir, padang rumput, di mana saja tidak pakai sajadah sah. Sajadah bukan syarat sahnya salat,” terang Buya Yahya.

Perihal tempat salat yang kotor, Buya Yahya mengatakan tempat yang kotor bukan berarti terdapat najis.

“Kotor tidak najis. Najis kan terbatas sekali hanya ada tujuh saja,” tuturnya.

Buya Yahya mengingatkan, jangan sampai salat ditinggalkan karena merasa tempat untuk salatnya kotor padahal belum tentu terdapat najis.

“Di sawah, lumpur tidak najis kok. Jangan gara-gara di di sawah nggak ada tempat salatnya lalu tidak salat. Salatlah di sawah, di perjalanan biarpun tidak ada masjid misalnya, asalkan tempat itu tempat umum yang diizinkan,” jelas Buya Yahya.

Buya Yahya berpendapat kebanyakan orang yang tidak melakukan salat bukan karena menentang Allah SWT, tetapi karena tidak mengerti cara salat yang mudah.

“Jadi salat bisa di mana saja tanpa sajadah. Ibu-ibu dengan baju muslimahnya sudah sangat cocok tidak harus pakai mukena. Ini adalah himbauan agar kita tidak meninggalkan salat,” tegas Buya Yahya.

Meski begitu, Buya Yahya tidak melarang seseorang salat dengan menggunakan alas lain.

Bisa saja seseorang menggunakan sajadah karena takut wajahnya kotor, atau menghirup debu dan tanah.

“Cuman kadang tempat itu terlihat tidak nyaman, mungkin aroma atau kotor, atau takut debu kalau sujud. Mungkin dikasih sesuatu atau tisu dan sebagainya yang penting hidung tidak nyedot tanah,” jelas Buya Yahya.

Salat menggunakan sajadah justru bisa menjadi makruh karena memilih sajadah yang bergambar sehingga membuat salat tidak khusyu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apalagi sajadahnya bergambar, malah makruh nanti akhirnya sambil berkhayal. Waktu ada gambar, Nabi menyingkirkannya,” pungkas Buya Yahya.

Hal senada juga diingatkan agar seseorang tidak menggunakan baju dengan ornamen mencolok di area pundaknya ketika salat agar tidak memecah fokus jemaah di belakangnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT