GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Selebrasi Gol Sujud Syukur Pemain Timnas Indonesia Dilatih Indra Sjafri Lebih Heboh dari Shin Tae-yong

Sujud syukur sebagai ciri khas selebrasi gol pemain Timnas Indonesia saat Indra Sjafri dan Shin Tae-yong menjadi pelatih memiliki fakta perbedaan yang menarik.
Minggu, 9 Juni 2024 - 14:45 WIB
Pelatih Indra Sjafri dan Shin Tae-yong mendapat kepercayaan memimpin pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase PSSI & tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia dari level muda hingga senior selalu melakukan sujud syukur saat selebrasi gol di setiap kompetisi.

Sujud syukur ini menjadi ciri khas pemain Timnas Indonesia ketika mencetak gol ke gawang lawan dan kemenangan di sebuah pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Timnas Indonesia selalu melakukan sujud syukur sebagai budaya yang mencuri perhatian dunia.

Sujud syukur berawal dari pelatih Indra Sjafri yang melakukan reformasi sepak bola dijadikan budaya saat memimpin sejumlah kelompok umur Timnas Indonesia.

Terkini, sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berasal dari besutan Indra Sjafri terpantau masih sujud syukur saat dinahkodai pelatih Shin Tae-yong.


Pemain Timnas Indonesia dari level muda hingga senior selalu sujud syukur saat selebrasi gol. (Kolase Tangkapan layar YouTube Danone Nations Cup & PSSI)

Meski begitu, ada fakta-fakta perbedaan sujud syukur pemain Timnas Indonesia saat dipimpin oleh Indra Sjafri dan Shin Tae-yong.

Hal ini mengingat para pemain Timnas Indonesia sangat jarang menunjukkan selebrasi gol berupa sujud syukur di bawah naungan pelatih Shin Tae-yong.

tvOnenews.com akan mengupas fakta menarik terkait perbedaan sujud syukur yang dilakukan skuad Garuda dari berbagai kelompok umur di bawah asuhan Indra Sjafri dan Shin Tae-yong.

Lantas, apa perbedaan sujud syukur pemain Timnas Indonesia berada di bawah kepemimpinan pelatih Indra Sjafri dan Shin Tae-yong?

Bagi Anda yang merasa penasaran terkait fakta-fakta perbedaan hal tersebut, mari simak penjelasannya di sini!

Indra Sjafri

Indra Sjafri, pelatih yang berhasil membuat Timnas Indonesia disorot dunia karena mengarahkan para pemain selalu bersujud usai cetak gol.

Tak hanya itu, Indra Sjafri juga mengajarkan pemain asuhannya selalu cium tangan wasit selain sujud syukur di lapangan.

Dikutip dari artikel tvOnenews.com sebelumnya, Indra Sjafri menceritakan awal mula tercetusnya sujud syukur saat selebrasi gol hingga cium tangan wasit sebelum mulainya pertandingan.

Mulanya Indra Sjafri mendapat tugas sebagai pelatih Timnas Indonesia di level usia muda.

Pertama, Indra Sjafri hanya menerima pendaftaran pemain yang berasal dari DKI Jakarta.

Setelah itu, pelatih asal Sumatera Barat itu melakukan blusukan ke seluruh wilayah Indonesia lantaran dirinya tidak puas terhadap komposisi pemain yang hanya diambil dari wilayah DKI Jakarta.

Pada akhirnya, Indra Sjafri menemukan komposisi pemain dan saat itu berhasil membawa Timnas Indonesia U-19 juara di Piala AFF U-19 2013.

Kala itu Indra Sjafri melatih Evan Dimas dan kawan-kawan sebagai pemain yang berhasil ditemukan olehnya setelah blusukan dari Aceh sampai Papua.

Ternyata Indra Sjafri memberikan alasan terkait dirinya bawa Evan Dimas dkk juara Piala AFF U-19 2013 karena ada sujud syukur yang diterapkan setiap selebrasi gol.

Menurutnya, setiap gol yang diraih skuad Garuda Muda saat itu terdapat sebuah kenikmatan dan keberkahan untuk Indonesia.

"Itu dari 2013, emang saya sudah kebiasaan karena memang kalau kita dapatkan kita kenikmatan kita harus bersujud," ujar Indra Sjafri saat diundang di podcast Deddy Corbuzier dikutip tvOnenews.com, Minggu (9/6/2024).

Pria berusia 61 tahun itu menganggap bahwa, buka baju hingga diputarkan pemain asuhannya hanya merugikan tim.

"Daripada pemain-pemain buka baju, selebrasi, putar-putar kan kartu kuning lebih baik sujud syukur," jelasnya.

Meski ia mengetahui bahwa, selebrasi sujud syukur tersebut tidak sesuai rukun dalam Agama Islam.

"Saya yakin sujud syukur itu mungkin secara rukun tidak memenuhi persyaratan masa pemain celana pendek, enggak wudhu dan sebagainya," terangnya.

Namun, ia mempercayai sujud syukur yang diajarkan kepada para pemainnya sebagai simbol dan budaya baru dibentuk oleh Indonesia.

"Tapi kan ada simbol, bersyukur kok. 2013 saya lakuin, kan semuanya sekarang sujud syukur," katanya.

Alhasil, Indra Sjafri kembali membawa Timnas Indonesia juara SEA Games 2019 saat menahkodai kelompok umur U-22.

Uniknya, simbol sujud para pemain Timnas Indonesia sampai saat ini telah mendunia dan menjadi sorotan karena sebagai tanda syukur usai skuad Garuda mencetak gol ke gawang lawan.

Terkini, Indra Sjafri kembali melatih Timnas Indonesia U-20 di ajang Toulon Cup 2024 meski dalam dua pertandingan para pemainnya belum berhasil mencetak gol.

Shin Tae-yong

PSSI resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia sejak Januari 2020.

Pelatih asal Korea Selatan itu pernah mengaku bahwa, dirinya sempat mendapat tawaran gaji yang menggiurkan dari negara lain untuk melatih timnas mereka.

Nama Shin Tae-yong melejit usai bawa Timnas Korea Selatan tekuk Jerman di Piala Dunia 2018.

Pada akhirnya, PSSI tertarik untuk menawarkan Shin Tae-yong sebagai pelatih andalan Timnas Indonesia sampai sekarang di berbagai kelompok umur.

Meski begitu, ada fakta menarik dari pemain Timnas Indonesia selama dipimpin oleh Shin Tae-yong.

Salah satunya sujud syukur, Shin Tae-yong merasa heran terhadap para pemain Timnas Indonesia yang selalu bersujud di lapangan usai cetak gol.

Hal itu mengingat Shin Tae-yong berangkat dari dalam lingkungan sepak bola Korea Selatan.

Pasalnya, pelatih Timnas indonesia itu jarang menemui selebrasi gol seperti sujud syukur di semua ajang kompetisi sepak bola Korea Selatan.

Ditambah, saat itu seluruh jajaran Timnas Indonesia U-22 di bawah asuhan Indra Sjafri melakukan sujud syukur di Stadion Olimpiade, Kamboja pada ajang SEA Games 2023.

Salah satu netizen Kamboja berasal dari akun TikToknya menganggap bahwa, selebrasi gol para Garuda Muda dianggap sebagai ritual penyembah rumput.

Hingga kini para pemain Garuda sangat jarang menunjukkan selebrasi gol sujud syukur di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Meski saat ini banyak pemain naturalisasi yang mendominasi di skuad Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Shin Tae-yong juga telah membiasakan diri terhadap selebrasi gol para pemain Timnas Indonesia jika ingin sujud syukur.

Shin Tae-yong juga menghormati budaya pemain Timnas Indonesia yang selalu cium tangan wasit dan para pelatih termasuk kepada dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu juga selalu membuat jadwal latihan Timnas Indonesia agar tidak bentrok dengan waktu ibadah para pemain.

Hal ini berdasarkan kebanyakan pemain Timnas Indonesia memeluk Agama Islam dah shalat sebagai kewajiban utama setiap harinya. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3 Timnas Indonesia: Bek Skuad Garuda Konsisten di Belanda, Neraysho Kasanwirjo Calon Diaspora, hingga Bek Jerman Bisa Main Tanpa Naturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Bek Skuad Garuda Konsisten di Belanda, Neraysho Kasanwirjo Calon Diaspora, hingga Bek Jerman Bisa Main Tanpa Naturalisasi

Mulai dari performa Nathan Tjoe-A-On yang kian konsisten di Liga Belanda hingga munculnya Reno Munz, berikut tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia.
Mensos Sebut Butuh Rp2 Triliun Lebih untuk Bansos Korban Bencana Sumatra

Mensos Sebut Butuh Rp2 Triliun Lebih untuk Bansos Korban Bencana Sumatra

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, memaparkan soal gelontoran bantuan sosial (bansos) pascabencana Sumatra yang nilainya mencapai lebih dari Rp2 triliun.
Menteri Agama Ungkap Jumlah Rakaat Salat Tarawih, Segini Jumlahnya

Menteri Agama Ungkap Jumlah Rakaat Salat Tarawih, Segini Jumlahnya

Pengelola Masjid Istiqlal memastikan salat tarawih perdana digelar Rabu (18/2/2026) malam dengan pengaturan ketat agar ibadah berjalan tertib dan khusyuk, sementara kapasitas jemaah dipertahankan maksimal seperti tahun sebelumnya.
Alami Kecelakaan Horor saat Moto3 Malaysia Musim Lalu! Noah Dettwiler Siap Kembali ke Lintasan, Tapi...

Alami Kecelakaan Horor saat Moto3 Malaysia Musim Lalu! Noah Dettwiler Siap Kembali ke Lintasan, Tapi...

Pembalap muda yang berasal dari Swiss, Noah Dettwiler, dipastikan kembali balapan pada musim 2026. Namun, comeback-nya bukan di kelas Moto3 seperti sebelumnya.
Kata-kata Manny Pacquiao soal Comeback Tinju Melawan Mantan Juara Rusia di Las Vegas

Kata-kata Manny Pacquiao soal Comeback Tinju Melawan Mantan Juara Rusia di Las Vegas

Legenda tinju dunia Manny Pacquiao dipastikan kembali ke ring pada 18 April di Las Vegas, menghadapi mantan juara kelas super ringan Ruslan Provodnikov. (18/2).
Een Kena Apes, Viral Aksi Polisi Tangkap Buron dengan Cara Mengamen Dalam Bus di Padang

Een Kena Apes, Viral Aksi Polisi Tangkap Buron dengan Cara Mengamen Dalam Bus di Padang

Penumpang bus antar kota jurusan Jakarta-Padang dikejutkan dengan aksi Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang yang menyamar menjadi pengamen untuk menangkap Een

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT