News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelupaan, Kerjakan Shalat Dzuhur Baru 2 Rakaat Sudah Ucapkan Salam, Boleh Diteruskan atau Tidak? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya...

Buya Yahya mengungkap hukum dari kasus tidak kerjakan jumlah empat rakaat shalat Dzuhur karena keburu ucap salam akibat kelupaan. Maka boleh terus atau tidak?
Selasa, 18 Juni 2024 - 14:40 WIB
Buya Yahya mengungkap hukum dari kasus kelupaan jumlah 4 rakaat saat shalat Dzuhur
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

tvOnenews.com - Shalat Dzuhur menjadi salah satu ibadah fardhu yang tidak boleh ditinggalkan umat Muslim.

Shalat Dzuhur memiliki keutamaan dahsyat, salah satunya Allah SWT akan membukakan pintu langit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini berdasarkan hadits shahih dari at-Targhib Nomor 584 tentang keutamaan shalat Dzuhur, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka hingga tergelincir matahari dan tidaklah tertutup hingga sholat Zuhur maka aku ingin saat itu yang naik bagiku adalah suatu kebaikan." (HR. at-Targhib)

Shalat Dzuhur juga menjadi waktu yang tepat dimana semua orang sedang melakukan istirahat di sela-sela kesibukan pekerjaannya.

Namun, biasanya banyak yang merasa kelelahan di tengah kesibukannya sehingga lupa dan baru mengerjakan shalat Dzuhur sebanyak dua rakaat.


Ilustrasi tahiyat di rakaat akhir sebelum ucap salam saat shalat Dzuhur. (Tim tvOnenews)

Lantas, apakah boleh meneruskan jumlah dua rakaat shalat Dzuhur yang tersisa? Buya Yahya menjawab kasus ini sebagai berikut.

Seperti apa Buya Yahya mengungkap kasus baru mengerjakan dua rakaat shalat Dzuhur sudah mengucapkan salam akibat kelupaan dan kelelahan? Mari simak penjelasannya di sini.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan tentang shalat Dzuhur dalam suatu ceramah.

Buya Yahya mengatakan shalat Dzuhur menjadi tantangan bagi seorang Muslim saat sibuk bekerja.

Meskipun pada jam 12 siang atau pukul 12.00 menjadi waktu istirahat mereka ketika bekerja.

Hal ini membuat seorang jemaahnya bertanya terkait mengerjakan shalat Dzuhur sudah keburu ucap salam karena tidak sampai empat rakaat.

Sontak, Buya Yahya memberikan keterangannya bagi hukum yang tidak mengerjakan Dzuhur sampai penuh rakaatnya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa, ibadah Dzuhurnya tetap sah karena hal tersebut sering terjadi akibat kelupaan.

"Ini karena salamnya ibu tak sadar maka tidak batal," ungkap Buya Yahya.

Sebaliknya, jika seseorang sengaja mengucap salam baru dua rakaat dalam keadaan sadar maka ibadahnya batal dan tidak boleh dilanjutkan.

"Kalau ibu lanjutkan salamnya ketika sadar, maka batal," ujar Buya Yahya.

Pria bernama asli Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif itu menyarankan sebaiknya melanjutkan shalat Dzuhurnya meski baru mengerjakan dua rakaat jika dalam keadaan tidak sadar.

"Kalau pas salam (satu atua dua kali) ibu baru sadar, maka langsung berdiri. Kemudian, tambah dua rakaat lagi," sarannya.

Pada umumnya, Buya Yahya menerangkan bahwasanya jika seseorang kelupaan jumlah rakaat shalat maka dilakukan dengan cara sujud sahwi.

Sujud sahwi sendiri memiliki arti sujud dilakukan sebanyak dua rakaat untuk menggantikan kesalahan atau kelupaan jumlah rakaat shalatnya.

Meski ia berasumsi kalau sujud sahwi tidak diwajibkan dan hukumnya hanya sunnah.

Maka bagi yang melupakan jumlah rakaat shalat boleh dilanjutkan atau tidak juga tak masalah.

"Kalau ada yang bertanya soal sujud sahwi, itu hukumnya sunnah tidak wajib. Nanti kalau dikira wajib bingung lagi," tegasnya.

Meski demikian, ia mempersilahkan bagi seseorang ingin mengerjakan sujud sahwi walaupun tidak ada kewajiban untuk melanjutkan ibadah Dzuhurnya.

"Shalat Dzuhur saya sah atau tidak, maka saya bilang sujud sahwi itu kalau mau," tuturnya.

"Kalau enggak sujud sahwi juga tidak apa-apa kok tetap sah shalatnya," tutupnya.

Diketahui, kisah ini juga pernah dialami oleh Rasulullah SAW saat lupa jumlah rakaat ketika mengerjakan shalat Dzuhur sampai lima rakaat.

Dari Ibnu Mas'ud RA mengatakan, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW terkait shalat Dzuhur dikerjakan Beliau sebanyak lima rakaat.

Al-Bukhari sudah mencantumkan kisah ini diriwayatnya sebagaimana Rasulullah SAW kelupaan dalam menghitung jumlah rakaat saat shalat Dzuhur, begini bunyinya:

Sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, "Apakah jumlah rakaat ini memang ditambah?" Nabi saw menjawab, "Mengapa demikian?" Sahabat yang tadinya menjadi makmum mengatakan, 'Anda telah melaksanakan salat zuhur lima rakaat.' Maka beliau pun sujud sebanyak dua kali setelah selesai mengucap salam tersebut." (HR. Bukhari)

tvonenews

Dalam Hadits Riwayat Muslim mengenai Beliau mengaku manusia biasa dan minta diingatkan para sahabatnya selain oleh Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

"Saya adalah manusia biasa. Saya juga bisa lupa sebagaimana kalian bisa lupa. Oleh karena itu, jika saya lupa, ingatkanlah." (HR. Muslim)

Kesimpulan: Seorang Muslim yang tidak sengaja melupakan jumlah empat rakaat saat shalat Dzuhur maka hukumnya masih sah dan tak ada kewajiban mengerjakan dua rakaat tersisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(klw/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 
Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT