News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Diam saat Banyak Cicak di Rumah, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Perbanyak Istighfar karena Ada Tanda Buruk...

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan segera memperbanyak istighfar saat banyak cicak bermunculan di dalam rumah karena ada tanda buruk ini yang harus diwaspadai.
Selasa, 25 Juni 2024 - 14:16 WIB
Ustaz Adi Hidayat mengingatkan perbanyak istighfar saat banyak cicak di dalam rumah karena ada tanda buruk ini
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Cicak menjadi salah satu hewan bertulang belakang reptil yang selalu muncul dalam rumah.

Tak hanya satu, cicak bisa muncul berjumlah banyak sehingga mengejutkan orang rumah sampai ucap istighfar karena dianggap sering mengganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang berpendapat bahwasanya kehadiran cicak di rumah wajib dibunuh karena berdasarkan sunnah Rasulullah SAW.

Ustaz Adi Hidayat juga mempertegas ketika munculnya cicak harus memperbanyak istighfar karena dianggap ada tanda buruk dalam rumah.

Sontak, kehadirannya membuat orang rumah tidak boleh membiarkan cicak terutama harus memperbanyak ucap istighfar karena ada tanda buruk ini.


Ilustrasi cicak singgah di sebuah makanan dalam rumah segera perbanyak istighfar. (Kolase Tim tvOnenews)

Lantas, Apa tanda buruk saat cicak bermunculan dengan jumlah yang banyak dalam rumah sampai harus sering mengucap istighfar? Ustaz Adi Hidayat menerangkan hal ini sebagai berikut.

Seperti apa Ustaz Adi Hidayat membagikan bahwa ada tanda buruk jika cicak selalu berkeliaran dalam rumah? Mari simak penjelasannya di sini.

tvOnenews.com melansir dari tayangan kanal YouTube Rhoman Story, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang sunnah Rasulullah SAW agar cicak harus dibunuh.

Dalam suatu ceramah, Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa Allah SWT sebenarnya punya tujuan saat menciptakan seluruh makhluk hidup, termasuk di antaranya hewan.

Ia berpendapat bahwasanya ada hikmahnya masing-masing yang terdapat tiga hal dari kehadiran hewan.

"Sebelum masuk ke persoalan cicak Anda mesti pahami dulu hikmah Allah ketika menciptakan sesuatu makhluk apa pun itu terdiri setidaknya dari tiga hal," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Pendakwah berusia 39 tahun itu menerangkan hewan diciptakan oleh Allah SWT menjadi bentuk ujian manusia untuk menyelesaikan banyak masalah.

Hal itu bertujuan agar manusia bisa mendapat manfaatnya dari kehadiran hewan.

"Hal pertama ada ujian kemaslahatan di makhluk itu dicipta supaya kita mengambil maslahat kebaikannya aja dari situ," katanya.

Ia menerangkan hal yang kedua bahwasanya hewan dihadirkan juga sebagai bukti ada tanda bahaya yang harus diketahui dan diwaspadai manusia.

"Ada sebagian yang diciptakan dari Allah SWT sebagai ujian yang hadirkan mudharat di situ supaya kita mengetahui ada keburukan yang harus kita hindari," tuturnya.

Misalnya cicak berdasarkan sunnah dari Rasulullah SAW bahwa hewan tersebut dianjurkan untuk dibunuh.

"Makanya ketika ditunjukkan oleh Allah dia muncul fitrahnya dia memang mesti misal dieksekusi, dibunuh," terangnya.

Menurutnya, anjuran cicak dibunuh karena menunjukkan ada tanda kotor dalam rumah membuktikan kehadirannya harus dihindari oleh penghuni rumah.

"Diciptakan oleh Allah untuk menandakan ada sesuatu yang harus kita hindari untuk kebaikan kita," ucapnya.

"Kalau Allah nggak tampakkan maka bahaya untuk kehidupan kita, termasuk cicak masuk pada ujian mudharat di samping ujian keimanan ada mudharat," lanjutnya.

Ia menyatakan banyaknya cicak merayap di dinding rumah sebagai bukti ada tanda yang kotor, salah satunya termasuk kepada tuan rumah sendiri.

"Maka diciptakan Allah untuk menunjukkan ada yang kotor, ada yang nggak bagus, termasuk dirinya sendiri," tuturnya.

Ia pun mendukung sunnah cicak harus dibunuh agar seseorang mendapat pahala lantaran berpacu dengan sebuah hadits.

"Rasulullah SAW selalu memberikan perintah untuk membunuh cicak dan dapat pahala di situ. Bunuhnya cicak itu seperti kita membunuh nyamuk untuk menunjukkan ada kotoran-kotoran di situ yang hikmahnya harus kita jauhkan," jelasnya.

Dari Sa'id bin Abi Waqqash RA menerangkan sebuah hadits riwayat shahih Muslim terkait anjuran cicak yang selalu muncul harus dibunuh, Rasulullah SAW bersabda:

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَسَمَّاهُ فُوَيْسِقًا.

Artinya: Dari Sa'id bin Abi Waqqash RA berkata, "Nabi Muhammad SAW memerintahkan membunuh cicak, dan beliau menamainya si penjahat kecil." (HR Muslim)

Ustaz Adi Hidayat juga menyampaikan keburukan dalam rumah akan hilang selain seseorang mendapat pahala saat membunuh cicak.

"Ketika Anda bunuh itu bukan cuman ada pahala di situ, tetapi menghilangkan keburukan-keburukan yang mungkin muncul," ungkapnya.

Pendakwah asal Pandeglang itu menyatakan bahwasanya ada sarang jin di tempat kotor menjadi favorit cicak bersinggah dalam rumah.

"Termasuk di situ mengusir keadaan-keadaan jin, karena jin senang di tempat yang kotor. Makanya saya bisa katakan kalau ada cicak di beberapa tempat itu jin biasanya ada juga di situ karena senang di tempat yang kotor," paparnya.

Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan cicak masuk golongan hewan yang mempunyai dosa kecil dari riwayat Rasulullah SAW.

Mengapa cicak memiliki dosa kecil? Ini berhubungan terhadap kisah Nabi Ibrahim AS sedang dibakar.

Kala itu cicak meniupkan api semakin membesar yang mempersulit Nabi Ibrahim AS memadamkan api.

"Nabi menganggap hewan ini fasik kecil, selain membawa kotoran dia pernah juga meniup api yang sedang membakar Nabi Ibrahim supaya semakin menyala," terangnya.

Ia pun berpesan agar cicak dibunuh dan diusahakan berkali-kali untuk mendapat banyak pahala.

tvonenews

Hadits Riwayat Muslim menjelaskan sekali pukulan kepada cicak maka Allah SWT langsung memberikan 100 kali lipat kebaikan, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR Muslim)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta hingga Yogyakarta akan Dikunjungi PM India, Narendra Modi Bakal Temui Presiden Prabowo

Jakarta hingga Yogyakarta akan Dikunjungi PM India, Narendra Modi Bakal Temui Presiden Prabowo

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dikonfirmasi akan mengunjungi Indonesia pada 6-8 Juli 2026.  Untuk diketahui, PM Modi
Gandeng Generasi Muda, Telkom Dorong UMKM di Wilayah 3T Go Digital dengan AI

Gandeng Generasi Muda, Telkom Dorong UMKM di Wilayah 3T Go Digital dengan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital yang merata di seluruh pelosok negeri. 
Apakah Benar Orang Kota Bharu Ramah-ramah? Influencer Indonesia Beri Catatan Mengejutkan soal Kelantan

Apakah Benar Orang Kota Bharu Ramah-ramah? Influencer Indonesia Beri Catatan Mengejutkan soal Kelantan

Negeri Kelantan, sebagian orang mendengar nama itu, langsung terbesit dengan kata Malaysia. Namun Negeri Kelantan ini tak hanya sekadar sebuah nama atau wilayah
Jelang Piala AFF 2026, Sumardji Beberkan PR Besar Timnas Indonesia yang Harus Segera Dibenahi

Jelang Piala AFF 2026, Sumardji Beberkan PR Besar Timnas Indonesia yang Harus Segera Dibenahi

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkap faktor utama yang membuat Timnas Indonesia belum pernah menjuarai Piala AFF.
Sumardji Tolak Anggapan Piala AFF Sebagai Turnamen Ecek-ecek, Singgung Soal Penantian Panjang Timnas Indonesia

Sumardji Tolak Anggapan Piala AFF Sebagai Turnamen Ecek-ecek, Singgung Soal Penantian Panjang Timnas Indonesia

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yakni Sumardji, menolak anggapan yang menyebut Piala AFF atau yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup sebagai turnamen ecek-ecek.
TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot AS ke Timika, Panglima Kogabwilhan III Desak OPM Segera Letakkan Senjata

TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot AS ke Timika, Panglima Kogabwilhan III Desak OPM Segera Letakkan Senjata

Personel TNI telah menuntaskan proses evakuasi jenazah Nicholas F Goselin, pilot pesawat Pilatus PK-RCY milik PT AMA, menuju Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. 

Trending

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Gagal Menembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Timnas Aljazair

Gagal Menembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Timnas Aljazair

Riyad Mahrez resmi mengakhiri kariernya bersama Timnas Aljazair setelah perjalanan negaranya terhenti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Purbaya mengatakan, pemerintah akan secara bertahap menunjuk lebih banyak perusahaan e-commerce atau marketplace (lokapasar), sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjualan barang di platform perdagangan elektronik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT