News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Berwudhu Langsung Dilap Pakai Handuk, Boleh atau Tidak? Ustaz Adi Hidayat Jawab Tegas Hukum Mengelap Air Wudhu

Setelah wudhu langsung dilap pakai handuk boleh atau tidak? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang hukum mengelap setelah berwudhu, ternyata hukumnya...
Rabu, 26 Juni 2024 - 00:13 WIB
Ustaz Adi Hidayat ungkap hukum mengelap setelah wudhu
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) jelaskan tentang hukum mengelap air wudhu. Bolehkah setelah berwudhu langsung dilap pakai handuk?

Ketika akan mengerjakan ibadah seperti shalat atau membaca Al-Quran, umat Islam diwajibkan untuk menyucikan diri atau berwudhu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam berwudhu, ada beberapa anggota tubuh yang wajib dibasuh, seperti wajah, kedua tangan sampai siku, kepala dan dua kaki sampai mata kaki.

tvonenews

Setelah wudhu, tentu saja sebagian anggota tubuh basah.

Sebagian orang mungkin pernah mendengar adanya larangan mengelap wajah setelah wudhu karena air wudhu akan menjadi cahaya di akhirat kelak.

Lantas, benarkah hal tersebut? Apa hukum mengelap anggota tubuh setelah berwudhu?Ā 

Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini, sebagaimana dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan, bahwa tidak ada keterangan langsung yang menyebutkan setelah wudhu boleh dilap atau tidak.

ustaz adi hidayat
Ustaz Adi Hidayat ungkap hukum mengelap setelah wudhu. Sumber: YouTube Adi Hidayat Official
Ā 

"Sampai saat ini belum ada keterangan langsung, termasuk pendapat dari para ulama, apakah boleh di lap atau tidak," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Namun, ada dalil-dalil yang menyebut soal kebiasaan Rasulullah SAW setelah berwudhu.

Misal, pernah ada riwayat yang mengatakan setelah berwudhu Rasulullah SAW minta mindil (semacam sapu tangan) untuk mengelap.

Ada juga dalam kondisi tertentu, setelah Rasulullah SAW mandi besar, diberikan mindil, tapi Nabi SAW pada saat itu menolak dan memilih menggunakan tangannya.

Menurut para ulama, ketika Nabi SAW diberi mindil, bukan berati beliau tidak mau mengelap.

Jadi pemberian mindil tersebut menunjukkan bahwa terbiasa diberi handuk/lap setelah mandi atau wudhu.

Hanya saja, saat itu Rasulullah SAW menginginkan menggunakan tangannya. UAH mengatakan, banyak hal yang bisa disimpulkan dari riwayat tersebut.

Lantas, benarkah mengelap air setelah berwudhu bisa menghapus cahaya di akhirat?


Ilustrasi orang berwudhu. Sumber:Ā Freepik/faizaminudin
Ā 

Menurut Ustaz Adi Hidayat mengatakan, mungkin pendapat tersebut muncul karena terdapat sebuah hadits yang terkait.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa umat Nabi Muhammad SAW ketika dipanggil di hari kiamat memiliki tanda khusus, yaitu datang dengan cahaya.

"Jadi Masyaallah, umat Nabi SAW ada cahaya atau tanda khusus nanti saat dipanggil di hari kiamat.
Cahaya itu dari bekas wudhunya," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Adapun, hadits tersebut memiliki beberapa penafsiran.Ā 

Penafsiran pertama mengatakan bahwa cahaya tersebut datang dari orang yang menjaga wudhunya.

Artinya, orang yang terus menjaga wudhunya, begitu batal akan wudhu lagi. Meski sulit menemukan air, ia akan bertayamum.

Tafsir yang kedua, cahaya itu datang dari orang yang berperilaku mulia, mulai dari wajah, tangan, hingga kaki.

Sebab, ketika seseorang berwudhu dengan benar, maka berarti seperti mengevaluasi diri, menjaga, bertaubat kepada Allah, serta membersihkan diri dari luar dan dalam.

Orang yang wudhunya benar, saat ia berkumur, maka juga akan menjaga lisannya, bukan hanya membersihkan kotoran di mulut saja.

Dan anggota tubuh lainnya juga akan berperilaku mulia, mulai dari wajah, tangan, hingga kaki akan digunakan untuk yang baik-baik.Ā 

Ustaz Adi Hidayat juga mengatakan, ada makna kiasan yang disampaikan, bahwa cahaya itu lahir karena kebaikan yang tampak setelah berwudhu.

Jadi, sebenarnya tidak ada hubungannya dengan mengelap air setelah wudhu atau tidak.

"Jadi kembali kepada kita saja, kalau situasinya sedang rapat kemudian wudhu di toilet, masa rapat sambil basah-basahan. Rapikan saja, nggak papa dilap," ujar Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kalau misalnya dalam situasi tahajud, ingin sendiri, tidak ingin dilap pun tidak ada masalah," lanjutnya.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT