News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Boleh Perempuan Salat Berjamaah di Masjid? Ustaz Adi Hidayat Tegas Bilang Begini, Sebaiknya Lakukan…

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan perihal boleh atau tidak perempuan salat berjamaah di masjid seperti laki-laki. Ternyata menurut Islam sebaiknya lakukan hal ini.
Jumat, 28 Juni 2024 - 13:40 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Salat menjadi ibadah yang wajib dilakukan oleh umat Muslim. 

Sebab, shalat merupakan perintah wajib dari Allah SWT untuk dilaksanakan oleh seluruh umat Islam di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi laki-laki, diwajibkan melaksanakan salat fardu berjamaah di masjid agar mendapat pahala dan keutamaan yang besar.

Sedangkan, bagi perempuan sebaiknya melaksanakan salat di rumah.

Namun terkadang perempuan mengharapkan pahala yang lebih dan ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lantas, boleh atau tidak perempuan salat berjamaah di masjid?

Dalam suatu kesempatan, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan mengenai hukum Islam jika perempuan ingin melaksanakan salat di masjid.

Awalnya Ustaz Adi Hidayat jelaskan persoalan boleh dan tidaknya bila perempuan melakukan salat lima waktu di masjid secara rutin.

Menurutnya terdapat hadits yang mengatakan perempuan lebih diutamakan untuk melaksanakan salat di rumah.

Namun, perlu diperhatikan kapan waktu hadits tersebut digunakan masyarakat.

Sebab, hal tersebut sangat mempengaruhi konteks apakah hadits itu dapat dilakukan atau tidak.

"Ya keutamaan masjidnya perempuan itu yang terbaik itu di tengah-tengah rumahnya. Di dalam ruangan rumahnya, bahkan di hadis lain, di kamar itu lebih bagus," kata Ustaz Adi Hidayat.

Selain hadis yang menganjurkan perempuan untuk salat di rumah, terdapat hadis lain yang justru menyarankan untuk melakukan salat berjamaah di masjid.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan hadits tersebut memang ada namun muncul pada suatu masa ketika perempuan tidak aman terlalu lama di luar rumah.

Maka, terdapat tiga sifat yang membuat perempuan salat di rumah nilainya sama dengan laki-laki di masjid.

Sifat pertama, Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa bila perempuan memiliki kewajiban di dalam rumahnya dan tidak dapat ditinggalkan.

Oleh karena itu, perempuan dianjurkan untuk menyelesaikan kewajiban di rumahnya.

"Misal, dia baru punya anak yang diberikan ASI, atau anak yang harus dirawat yang kalau dibawa ke masjid justru bisa memberikan gangguan kepada orang salat yang lain," terang UAH.

Dikhawatirkan membawa anak berisiko dapat menimbulkan keributan dan bisa jadi mengganggu ibadah orang lain di dalam masjid. 

Sebelum ke masjid saat salat, anak yang masih kecil mestinya diperkenalkan tempat ibadah terlebih dulu.

Sehingga, ketika anak datang ke masjid ia sudah memahami bahwa itu bukan tempat untuk bermain. 

Kemudian, Ustaz Adi Hidayat menambahkan sifat yang kedua bahwa perempuan dianjurkan salat di rumah jika di luar masih rawan fitnah bagi mereka.

Fitnah bagi perempuan di luar ini muncul pada masa Nabi membangun Masjid Nabawi.

Di masa itu, bahkan ada anjuran agar tidak keluar ke masjid larut malam.

"Begitu keluar, sering diganggu oleh preman-preman Madinah," kata Ustaz Adi Hidayat menjelaskan.

Selain itu, perempuan dianjurkan untuk beribadah salat di rumah apabila tidak ada tempat khusus di masjid.

Sebab, salat di masjid justru akan mempersulit perempuan karena tidak adanya shaf untuk perempuan.

Jika ketiga hal yang sudah dijelaskan tidak ada, maka perempuan boleh melaksanakan ibadah di masjid.

"Tandanya sudah ada shaf yang rapi, aman di jalannya. Kemudian di rumahnya pun tidak ada tugas yang menuntut perempuan ada di rumah, maka kalau kondisinya aman seperti itu, terbebas dari tiga hal yang demikian, maka hukum ke masjid itu utamanya sama dengan laki-laki," jelasnya.

Bahkan, ketika suami mengajak istri untuk salat berjamaah di masjid, hal ini menjadi sangat baik.

"Kalau bisa sekeluarga supaya keluarga itu bisa kenal dengan masjid. Anak-anaknya dibawa berangkat semua," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan untuk tempatkanlah hadis sesuai dengan makna dan konteksnya, terkhusus mengenai perempuan yang salat lima waktu di masjid.

(kmr/adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.
Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi menyindir pemerintah soal pelayanan pajak usai menonaktifkan kepala Samsat Soekarno-Hatta yang viral gara-gara tidak ikuti SE Gubernur.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT