Rajin Shalat dan Amalan Baik Jadi Sia-sia Bahkan Tetap Masuk Neraka, Kata Ustaz Adi Hidayat Kalau Lakukan Dosa Ini, Simak Penjelasannya
- dok.tangkapan layar youtube
Jakarta, tvOnenews.com-- Shalat jadi bagian ibadah utama bagi agama islam, contohnya fardhu yang dikerjakan 5 kali dalam sehari.Ā
Ā
Ā
Ā
Ā
Selain dari shalat, masih banyak amalan baik lain yang diajarkan islam, seperti sedekah sampai ibadah sunnahnya.
Ā
Ā
Ā
Ā
Bersungguh-sungguh memupuk shalat wajib, sunnah sampai amalan baik di dunia untuk tiket Surga-Nya Allah SWT.
Ā
Ā
Ā
Ā
Ternyata shalat dan amalan tersebut bisa jadi sia-sia, kata Ustaz Adi Hidayat jikalau umat muslim ada yang menjalankan dosa ini.Ā
Ā
Ā
Ā
Ā
Dosa tersebut disampaikan Ustaz Adi di YouTube audio dakwah, berikut penjelasannya.
Ā
Ā
Ā
Ā
Katanya, kalau sebagian dari kita suka lupa persoalan-persoalan serius, jarang disadari ketika, shalat dan amalan ini dikerjakan pada saat bersamaan ada dosa bisa menghancurkan amalannya.
Ā
Ā
Ā
Ā
"Amalan yang telah lelah kita tenun, seperti ada orang tahajud mulai merencanakan bangun malam tahajud sekian rakaat bergelut, dengan Rasulullah tiba-tiba dalam pandangan Allah enggak ada nilainya," kata Ustaz Adi dikutip, Senin (1/7/2026)
Ā
Ā
Ā
Ā
"Dia puasa Dia kemudian salat Dia kemudian juga bayar zakat dia membaca Alquran, tapi masya allah dia melakukan perbuatan bukan hanya menggugurkan amalannya," sambung Ustaz Adi
Ā
Ā
Ā
"Bahkan menghadirkan ancaman Allah yang menghadirkan siksa kubur, menghabiskan amalannya plus dijamin masuk neraka tanpa pernah keluar darinya," terangnyaĀ
Ā
Ā
Ā
Ā
Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Surah Ali-Imran, berikut:
Ā
Ā
Ā
Ų£ŁŁŁŁŁ°Ų¦ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁ ŲŁŲØŁŲ·ŁŲŖŁ Ų£ŁŲ¹ŁŁ ŁŲ§ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų§ŁŲÆŁŁŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ§ŁŁŲ¢Ų®ŁŲ±ŁŲ©Ł ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŁŁŁ Ł Ł ŁŁŁ ŁŁŲ§ŲµŁŲ±ŁŁŁŁ
Ā
Ā
Ā
Ā
Ā
Artinya: Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong.
Ā
Ā
Ā
Ā
Menurut Ustaz Adi Hidayat segala ibadah, dan amalan bisa lenyap atau seperti debu hilang karena habitat atau perilaku sendiri.
Ā
Ā
Ā
Ā
"Kenapa habitat karena makna dari arabnya merupakan sesuatu yang secara perlahan lama-kelamaan akan hilang dan bisa hilang semuanya seperti debu begitu saja," katanya lagi
Load more