News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wonderkid Timnas Indonesia Dipermainkan, Witan Sulaeman Menjadi Korban Garuda Indonesia saat Ingin Pulang Haji Gegara ini

Pemain andalan pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Witan Sulaeman harus menjadi korban penerbangan Garuda Indonesia ketika ingin pulang ibadah haji 2024.
Selasa, 9 Juli 2024 - 20:12 WIB
Wonderkid Timnas Indonesia, Witan Sulaeman menjadi pemain andalan pelatih Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia Witan Sulaeman harus menjadi korban layanan haji yang diberikan oleh maskapai Garuda Indonesia.

Wonderkid Timnas Indonesia itu harus turut merasakan pelayanan buruk dari pihak maskapai Garuda Indonesia hendak pulang ibadah haji menuju Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bermula saat jadwal penerbangan pesawat Garuda Indonesia ditumpangi oleh pemain Timnas Indonesia itu harus mengalami delay.

Lebih parahnya lagi, Witan Sulaeman menjadi sorotan lantaran pemain Timnas Indonesia itu masuk rombongan jemaah haji Indonesia tergabung dari kelompok terbang (kloter) 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-09).

Pemain Timnas Indonesia bernomor punggung 8 itu pada akhirnya harus menunggu jadwal kepulangan haji akibat penerbangan pesawat Garuda Indonesia mengangkut jemaah BPN-09 terlambat selama 28 jam.


Pemain Timnas Indonesia Witan Sulaeman menjadi korban maskapai Garuda Indonesia hendak pulang ibadah haji. (Kolase ANTARA & MCH 2024)

Jumlah jemaah haji yang merasakan keterlambatan penerbangan Garuda Indonesia sebanyak 324 orang salah satu di antaranya ada Witan Sulaeman bersama istrinya.

Rombongan jemaah haji tersebut kebanyakan berasal dari Palu, Sulawesi Tengah.

Jika mengacu jadwal penerbangan Witan Sulaeman bersama jemaah haji BPN-9, mereka berangkat dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada Sabtu, 6 Juli 2024, pukul 13.40 Waktu Arab Saudi (WAS).

Sayangnya pihak maskapai Garuda Indonesia tiba-tiba memberikan informasi secara mendadak bahwa penerbangan jemaah BPN-09 harus ditunda.

Padahal Witan dan rombongan sudah berada di bus hendak untuk bersiap pulang ke Tanah Air saat mendapat informasi adanya pesawat yang terlambat sampai 28 jam.

Akibat delay 28 jam, Witan dan jemaah haji BPN-09 harus kembali menuju Andalus Golden Hotel untuk bermalam di Madinah.

Kemudian, ia berangkat menuju Tanah Suci dari Bandara AMAA Madinah pada Minggu, 7 Juli 2024, sekitar kurang lebih pukul 17.40 WAS.

Saat hendak kembali menuju Bandara AMAA Madinah pada Minggu (7/7/2024), Witan Sulaeman dan sang istri tercinta, Rismahani mengenakan batik yang dikenakan jemaah haji Indonesia berwarna ungu.

Witan Sulaeman seperti biasanya selalu menggunakan peci berwarna hitam layaknya ketika dirinya saat berangkat ibadah haji ke Tanah Suci.

Kemudian, ia dan istri keluar dari hotel untuk kembali bersiap naik bus yang membawa rombongan BPN-09 menuju Bandara AMAA Madinah.

Meski alami delay, Witan Sulaeman menilai petugas Arab Saudi dan pihak maskapai tetap memberikan pelayanan terbaiknya.

"Pelayanan petugasnya bagus. Selama ini tidak ada kendala," kata Witan Sulaeman tengah bersiap naik bus untuk berangkat menuju bandara.

Sebelumnya Kementerian Agama melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief memberikan protes kerasnya kepada Garuda Indonesia.

Hilman melayangkan protesnya saat jadwal penerbangan jemaah BPN-09 terlambat selama 28 jam di fase pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci menuju Tanah Air.

"Kita protes keras Garuda Indonesia atas kembali terjadinya delay penerbangan jemaah haji Indonesia pada fase pemulangan. Delay lagi dan lagi. Berulang terus," ungkap Hilman Latief di Jakarta dikutip tvOnenews.com, Selasa (9/7/2024).

Tak tanggung-tanggung, Hilman menganggap Garuda Indonesia telah memberikan pelayanan penerbangan terburuk di musim haji 2024.

"Kita nilai kinerja Garuda Indonesia tahun ini sangat buruk, tidak profesional," tegas Hilman Latief.

Meski demikian, pihak Garuda telah memberikan kompensasi atas keterlambatan penerbangan pesawatnya kepada jemaah haji BPN-09.

Garuda Indonesia memberikan uang pengganti sejumlah 150 Riyal kepada masing-masing jemaah termasuk di antaranya Witan Sulaeman bersama istrinya.

Di sisi lain, Witan Sulaeman telah melaksanakan ibadah haji di tahun ini bersama sang istri.

Hal ini membuat Witan Sulaeman tidak memperkuat Timnas Indonesia sejak melawan Irak dan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Rencana Witan Sulaeman untuk beribadah haji di Tanah Suci akhirnya telah dilaksanakan meski sempat ditahan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong sendiri mengakui masih membutuhkan tenaga Witan Sulaeman sebagai juru gedor bersama skuad Timnas Indonesia.

tvonenews

Namun, Witan Sulaeman mendapatkan izin lantaran Shin Tae-yong tidak ingin menghalangi ibadah wonderkid sebagai pemegang keyakinan Agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkini, seluruh jajaran termasuk pelatih dan pemain Timnas Indonesia kian menyusun strategi dalam menghadapi laga di grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Timnas Indonesia pun akan menghadapi tim mengerikan di grup C putaran ketiga di antaranya China, Bahrain, Arab Saudi, dan Jepang. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT