News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh atau Tidak Setelah Wudhu, Air di Wajah Dilap Pakai Handuk? Ternyata Jawaban Tegas Ustaz Adi Hidayat Begini, Katanya itu...

Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah kesempatan pernah menjelaskan apakah setelah kita berwudhu diperbolehkan mengelap sisa air di wajah dengan menggunakan handuk.
Kamis, 18 Juli 2024 - 07:04 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah kesempatan saat sedang berdakwah pernah menjelaskan apakah setelah kita berwudhu diperbolehkan mengelap sisa air di wajah dengan menggunakan handuk.

Berwudhu merupakan salah satu cara untuk kita mensucikan anggota tubuh tertentu yang bertujuan untuk menghilangkan hadas kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, wudhu juga wajib dilakukan saat kita hendak melaksanakan salat dan membaca Al-Quran.


Ilustrasi berwudhu (Sumber: Freepik/faizaminudin)

Ketika berwudhu, anggota badan yang wajib dibasuh di antaranya wajah, kedua tangan sampai siku, sebagian kepala dan dua kaki sampai mata kaki.

Hal tersebut sudah pasti akan membuat anggota tubuh yang kita basuh dengan air akan menjadi basah.

Namun, kita mungkin pernah mendengar ada larangan untuk mengusap wajah setelah selesai berwudhu.

Ada anggapan jika kita tidak diperbolehkan mengelap wajah setelah wudhu karena air wudhu akan menjadi cahaya penerang di akhirat nanti.

Terkait hal tersebut, Ustaz Adi Hidayat mencoba untuk menjelaskan apakah kita diperbolehkan untuk mengelap air wudhu?


Ustaz Adi Hidayat (Sumber: YouTube Adi Hidayat Official)

Melansir dari sebuah tayangan yang diunggah di kanal youtube Adi Hidayat Official, berikut penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat.

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat mengatakan kalau tidak ada hadits atau keterangan dari ulama yang menyebutkan air wudhu boleh atau tidak dilap.

"Sampai saat ini belum ada keterangan langsung, termasuk pendapat dari para ulama, apakah boleh di lap atau tidak," tegas Ustaz Adi Hidayat.

Meski, tidak ada keterangan langsung perihal hal tersebut, terdapat dalil yang menjelaskan tentang kebiasaan dari Rasulullah SAW setelah berwudhu.

Salah satu riwayat menyebutkan, Rasulullah SAW meminta mindil (semacam sapu tangan) untuk mengelap setelah berwudhu.


Ustaz Adi Hidayat (Sumber: YouTube Adi Hidayat Official)

Sementara di riwayat lain, disebutkan kalau dalam kondisi tertentu Rasulullah SAW setelah melakukan mandi besar diberi mindil, namun beliau menolak dan memilih menggunakan tangan. 

Meski begitu, menurut para ulama hal tersebut bukan berarti Rasulullah SAW tidak mau mengelap.

Pemberian mindil tersebut menunjukkan bahwa beliau terbiasa diberi handuk/lap setelah mandi atau wudhu.

Namun, dalam kondisi tertentu Rasulullah SAW menginginkan menggunakan tangan untuk mengelap.

Ustaz Adi Hidayat pun mengatakan kalau kita bisa mengambil banyak kesimpulan dari riwayat-riwayat tersebut.


Ilustrasi berwudhu (Sumber: Freepik)

Pendapat larangan mengelap wajah setelah berwudhu bisa jadi muncul karena terdapat sebuah hadits yang terkait.

Di dalam sebuah hadits, dikatakan jika umat Nabi Muhammad SAW memiliki tanda khusus ketika dipanggil di hari akhir.

Disebutkan jika umat Nabi Muhammad SAW akan datang dengan cahaya ketika dipanggil di hari kiamat.

Dan disampaikan jika cahaya tersebut datang dari bekas wudhu yang selama ini dilakukannya.

"Jadi Masyaallah, umat Nabi SAW ada cahaya atau tanda khusus nanti saat dipanggil di hari kiamat. Cahaya itu dari bekas wudhunya," kata Ustaz Adi Hidayat.


Kolase Ustaz Adi Hidayat dan Ilustrasi Berwudhu (Sumber : Kolase tim tvOnenews)

Menurut Ustaz Adi Hidayat, hadist tersebut memiliki beragam penafsiran dimana ada yang menafsirkan jika cahaya tersebut datang dari orang yang menjaga wudhunya.

Maksudnya, orang yang menjaga wudhunya ketika batal maka dirinya memutuskan untuk berwudhu lagi.

Hal tersebut akan tetap ia lakukan meskipun kesulitan mencari air dan akan bertayamum.

Penafsiran yang kedua mengatakan bahwa cahaya itu datang dari orang yang berperilaku mulia, mulai dari wajah, tangan, hingga kaki.

Sebab, ketika seseorang berwudhu dengan benar, maka ia seperti mengevaluasi diri, menjaga, bertaubat kepada Allah, serta membersihkan diri dari luar dan dalam.

Munculah kiasan tentang cahaya tersebut, dikatakan bahwa cahaya tersebut datang dari kebaikan seseorang setelah dirinya berwudhu.

Maka dari itu, menurut UAH tidak ada hubungannya dengan kita mengelap wajah setelah berwudhu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kembali kepada kita saja, kalau situasinya sedang rapat kemudian wudhu di toilet, masa rapat sambil basah-basahan. Rapikan saja, nggak papa dilap," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Tapi kalau misalnya dalam situasi tahajud, ingin sendiri, tidak ingin dilap pun tidak ada masalah," pungkasnya. (gwn/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT