News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terus Berusaha Cegah Paham Radikalisme, Polri Dorong Penerapan Kontra Radikal

Polri melalui upaya kontra radikal menjadi bentuk keseriusan mencegah paham radikalisme. Polri menghadirkan berbagai tokoh, termasuk tokoh agama dan sebagainya.
Rabu, 24 Juli 2024 - 23:57 WIB
Ilustrasi mantan narapidana mencegah paham radikalisme sesuai tujuan Polri beri edukasi hindari aksi radikal
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengupayaan kontra radikal menjadi aspek penting demi mencegah paham radikalisme di Indonesia.

Ia menyebut Polri terus mempersempit ruang pergerakan paham radikalisme melalui pendorongan kontra radikal terhadap masing-masing individu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kontra radikal merupakan upaya membangun personal guna mencegah paham radikalisme yang saat ini banyak diembuskan oleh kelompok tertentu melalui berbagai elemen dengan tujuan mengubah paham seseorang menjadi radikal," ujar Trunoyudo dalam keterangan resminya diterima di Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Trunoyudo menyampaikan upaya kontra radikal sangat penting demi menghilangkan pemahaman radikalisme ketika di acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Terorisme adalah Musuh Kita Bersama" di Pondok Pesantren Al-Musthofa di Kendal, Jawa Tengah.

Ia mengabarkan berbagai pihak atau elemen harus terlibat sebagai bentuk mengoptimalkan upaya kontra radikal dilakukan secara menyeluruh. Misalnya beberapa pihak tersebut meliputi tokoh agama, masyarakat dan sebagainya.


Polri dan Ustaz Muhammad Nasir Abbas berbincang di acara Focus Group Discussion (FGD). (Divisi Humas Polri)

Ia menyarankan hal tersebut agar tidak hanya pihak dari forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) mendorong pencegahan paham radikalisme.

"Perlu juga peran serta dari tokoh agama, masyarakat, adat, dan pemuda," tuturnya.

Seorang mantan narapidana terorisme (napiter), Ustaz Muhammad Nasir Abbas menghadiri acara tersebut untuk menjadi narasumber utama.

Ustaz Muhammad Nasir Abbas memaparkan bahwa, terorisme adalah ancaman nyata meskipun pergerakannya tidak selalu terlihat.

"Terorisme itu benar ada walaupun gerakannya tidak kelihatan. Saya ini mantan napiter. Dulu saya musuh negara, dulu saya disiapkan untuk menghadapi pemerintah Indonesia. Dulu saya direkrut untuk jadi teroris di Indonesia,” ujarnya.

Nasir menyampaikan terorisme dimulai dari adanya kegagalan dalam menyikapi perbedaan.

Ia menjelaskan pengalamannya karena didasari dirinya telah mendedikasikan dirinya untuk merehabilitasi mantan napiter dan mendorong perdamaian.

"Kita perlu memahami bahwa terorisme tumbuh subur karena ketidakpedulian serta pemahaman yang salah," imbuhnya.

Lanjut, ia menuturkan jaringan terorisme tidak peduli terhadap orang yang direkrut mereka.

Menurutnya, siapa pun dapat berpotensi diajak mereka atas dasar berbagai kepentingan. Misalnya kepentingan tersebut meliputi tenaga, pendanaan, maupun informasi.

tvonenews

Nasir mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu tetap waspada khususnya menjaga keluarga agar terhindar paham-paham radikal.

Penjagaan ketat tersebut bertujuan agar paham radikalisme tidak berkembang, sehingga Indonesia tetap utuh dan damai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus waspada terhadap orang-orang yang tidak mau menerima perbedaan pendapat, orang yang suka mencela, mudah menyalahkan, dan mudah mengkafirkan sesama Muslim. Mari kita mewaspadai paham-paham radikal di masyarakat," tandasnya.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT