News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sengaja Injak Kotoran Kucing Setelah Wudhu, Batal atau Tidak? Ustaz Adi Hidayat Jelaskan itu Ada Aturannya

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hukum wudhu menjadi batal atau tidak setelah menginjak kotoran hewan kucing karena dalam kondisi tidak sengaja. Simak di sini!
Sabtu, 27 Juli 2024 - 16:23 WIB
Ustaz Adi Hidayat ungkap hukum wudhu menjadi batal atau tidak saat menginjak kotoran hewan kucing
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Freepik

tvOnenews.com - Wudhu menjadi kegiatan seseorang bersuci atau membersihkan dirinya dari kotoran yang bersifat najis.

Namun, ada juga kotoran menjadi salah satu opsi wudhu biasa disebut tayamum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya seseorang bertayamum menggunakan kotoran untuk melaksanakan wudhu ketika di kondisi tidak ada air atau dalam perjalanan.

Meski demikian, beberapa orang menyebut wudhu menjadi batal jika tidak sengaja menginjak kotoran bersifat najis, misalnya dari hewan kucing.

Lantas, benarkah seseorang menginjak kotoran kucing menyebabkan wudhu batal? Ustaz Adi Hidayat mengungkap kasus ini sebagai berikut.


Ilustrasi mengambil air wudhu setelah menginjak kotoran hewan kucing. (Istimewa)

Seperti apa Ustaz Adi Hidayat menyampaikan hukum wudhu ketika menginjak kotoran hewan kucing, sebaiknya simak penjelasannya di sini.

tvOnenews.com mengutip dari tayangan kanal YouTube Adi Hidayat Official, Sabtu (27/7/2024), Ustaz Adi Hidayat mengambil tema tentang hukum wudhu dalam suatu ceramah.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan pembahasan tentang wudhu sangat menarik. Hal ini menjadi salah satu syarat sah shalat.

Ustaz Adi Hidayat bahwa umat Muslim telah mendapat perintah agar segera berwudhu sebagai bentuk bersuci diri lebih dulu hendak mengerjakan shalat.

Anjuran tersebut sudah menjadi penjelasan dari Surah Al-Ma'idah ayat 6 mengenai tentang wudhu sebelum shalat, Allah SWT berfirman:

اَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Yaa ayyuhal-laziina aamanuu izaa qumtum ilas-salaati fagsiluu wujuuhakum wa aidiyakum ilal-maraafiqi wamsahuu biru'uusikum wa arjulakum ilal-ka‘bain, wa in kuntum junuban fattahharuu, wa in kuntum mardaa au ‘alaa safarin au jaa'a ahadum minkum minal-gaa'iti au laamastumun-nisaa'a falam tajiduu maa'an fa tayammamuu sa‘iidan tayyiban famsahuu biwujuuhikum wa aidiikum minh, maa yuriidullaahu liyaj‘ala ‘alaikum min harajiw wa laakiy yuriidu liyutahhirakum wa liyutimma na‘matahuu ‘alaikum la‘allakum tasykuruun.

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur." (QS. Al-Ma'idah, 5:6)

Kemudian, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan perihal kasus yang sering terjadi melihatkan seseorang tidak sengaja menginjak kotoran setelah berwudhu.

Ustaz Adi Hidayat mendapat sebuah pertanyaan ketika seseorang menginjak tanah tidak bersih terdapat kotoran.

Orang tersebut sedang berada di posisi setelah berwudhu tidak mengenakan alas kaki sebagai penghalang agar tak terkena kotoran.

Ustaz Adi Hidayat pun memahami sebuah pertanyaan tersebut dan langsung menjawab soal hukum setelah wudhu tidak menggunakan alas kaki.

Misalnya alas kaki tersebut berupa sandal, sepatu, taplak kaki dan sebagainya.

Menurutnya Direktur Quantum Akhyar Institute itu, kotoran yang terinjak meski sudah wudhu maka tidak menyebabkan batalnya wudhu.

"Tidak dong, telanjang kaki itu maksudnya tidak pakai alas bukan, tidak pakai sandal, tidak pakai sepatu, tidak-tidak batal. Meski kaki itu menginjak kotoran," ungkapnya.

Mengapa menginjak tanah yang kotor dan kedapatan kotoran hewan tidak membatalkan wudhu?

Ia pun mengambil kasus dari seseorang baru saja telah mengambil air wudhu setelah itu tidak melihat di depannya ada kotoran kucing.

Hal itu menyebabkan seseorang tanpa sadar telah terkena najis kotoran dari kucing. Maka, ia berasumsi wudhunya tetap tidak batal.

tvonenews

Ia menganjurkan seseorang cukup membersihkan kembali kakinya dari kotoran kucing agar tidak mengganggu ibadahnya.

"Misal ada kotoran kucing terinjak, anda sedang berwudhu itu tidak batal yang ada bersihkan najisnya, cuci kaki anda panstikan kotoran kucingnya hilang," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Santai Dedi Mulyadi Dikritik Penataan Gedung Sate Tak Ada Manfaat: Nanti Hasilnya Bisa Dinikmati

Respons Santai Dedi Mulyadi Dikritik Penataan Gedung Sate Tak Ada Manfaat: Nanti Hasilnya Bisa Dinikmati

Dedi Mulyadi tanggapi santai kritik soal penataan Gedung Sate dan Gasibu. Proyek bernilai miliar itu akan berdampak ekonomi dan dinikmati masyarakat luas.
Jusuf Kalla Bongkar Isi Chat Rismon Sianipar yang Minta Bertemu dan Berikan Buku Gibran EndGame

Jusuf Kalla Bongkar Isi Chat Rismon Sianipar yang Minta Bertemu dan Berikan Buku Gibran EndGame

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) akhirnya menguak satu per satu fakta di balik polemik yang kini tengah menyeret namanya.
Ketum Asbanda Sebut BPD harus Bertransformasi Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

Ketum Asbanda Sebut BPD harus Bertransformasi Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menegaskan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) harus bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan ekonomi daerah.
Baru 24 Jam Dibuka, Selat Hormuz Ditutup Lagi! Harga Minyak Dunia Terancam Terbang Gila-gilaan

Baru 24 Jam Dibuka, Selat Hormuz Ditutup Lagi! Harga Minyak Dunia Terancam Terbang Gila-gilaan

Penutupan tersebut diumumkan pada Sabtu (18/4/2026), hanya beberapa jam setelah sebelumnya sempat dibuka menyusul sinyal meredanya konflik. 
Prabowo di Retret Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Kita Tetap Satu

Prabowo di Retret Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Kita Tetap Satu

Pesan tersebut disampaikan dalam retret Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4/2026).
Dua Pelajar SMA Jualan Minuman Keras di Garut, Belanja Rp20 Ribu Dijual Rp50 Ribu

Dua Pelajar SMA Jualan Minuman Keras di Garut, Belanja Rp20 Ribu Dijual Rp50 Ribu

Dua pelajar SMA di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat dilaporkan menjual minuman keras. 

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Polemik paspor pemain Timnas Indonesia menyeret NAC Breda ke pusaran kritik klub Eredivisie. Kasus ini bermula dari laga kontroversial berujung ancaman hukum.
Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab dikenal KDM mendadak diajak nikah seorang janda saat meninjau Kantor Urusan Agama (KUA) Jonggol, Kabupaten Bogor.
Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain asing ini? Kisah mualafnya pernah viral loh. Pemain ini juga menikahi anak dari legenda timnas Indonesia
Tekanan Tanpa Henti! Parma Tahan Gempuran Udinese dan Bawa Pulang 3 Poin Penting

Tekanan Tanpa Henti! Parma Tahan Gempuran Udinese dan Bawa Pulang 3 Poin Penting

Parma meraih kemenangan tipis 1-0 atas Udinese dalam lanjutan Serie A di Stadion Bluenergy, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT