Anak Nggak Mau Sekolah atau Marah, Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Jadi karena Perilaku Orang Tua yang Ternyata....
- dok.tangkapan layar youtube
ٔلٔqul taāĆ¢lau atlu mĆ¢ įø«arrama rabbukum āalaikum allĆ¢ tusyrikĆ» bihĆ® syai'aw wa bil-wĆ¢lidaini iįø«sĆ¢nĆ¢, wa lĆ¢ taqtulĆ» aulĆ¢dakum min imlĆ¢q, naįø«nu narzuqukum wa iyyĆ¢hum, wa lĆ¢ taqrabul-fawâḫisya mĆ¢ dhahara min-hĆ¢ wa mĆ¢ bathan, wa lĆ¢ taqtulun-nafsallatĆ® įø«arramallĆ¢hu illĆ¢ bil-įø«aqq, dzĆ¢likum washshĆ¢kum bihĆ® laāallakum taāqilĆ»nKatakanlah (Nabi Muhammad),
Artinya: āKemarilah! Aku akan membacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu, (yaitu) janganlah mempersekutukan-Nya dengan apa pun, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, dan janganlah membunuh anak-anakmu karena kemiskinan. (Tuhanmu berfirman,) āKamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka.ā Janganlah pula kamu mendekati perbuatan keji, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah, kecuali dengan alasan yang benar. Demikian itu Dia perintahkan kepadamu agar kamu mengerti."
Dengan demikian, Ustaz Adi Hidayat meminta agar setiap Orang Tua bisa mnejadi contoh yang baik bagi anak.
Dalam realitanya, banyak anak berubah menjadi nakal ataupun malas Sekolah karena efek perilaku Orang Tuanya. Contoh kasusnya, Koruptor ataupun Maling dan lainnya.
"Sebaliknya, keburukan yang dilakukan orang tua, sepanjang ada anak diasuh hati-hati bisa dampaknya ke anak.
Meskipun di akhirat hisabnya masing-masing tapi di dunia bisa sampai (dampaknya)," tegas Ustaz Adi Hidayat.
"Makanya saya sering katakan pada ayah dan ibu bertutur yang baik, perilaku yang baik, atau misalnya digoda tidak baik, tolong ingat dulu anaknya," ucapnya.
"Kadang-kadang anak kena dampaknya. Betapa banyak anak bangun takut Sekolah karena ketika bangun dia dibilang anak koruptor, pembunuh ya dan sebagainya," pesan Ustaz Adi yang akrab disapa UAH. (Klw)
Waallahualam
Load more