News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Habib Bahar bin Smith Mengetahui Rhoma Irama Dijuluki Kiai Imaduddin sebagai Wali Allah SWT: Dia itu Percaya...

Habib Bahar bin Smith menganggap Raja Dangdut, Rhoma Irama dijuluki oleh Kiai Imaduddin Utsman Al-bantani sebagai Wali Allah SWT pernyataan tidak masuk akal.
Kamis, 22 Agustus 2024 - 15:36 WIB
Habib Bahar bin Smith tanggapi Rhoma Irama dijuluki Wali Allah SWT oleh Kiai Imaduddin
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith menyoroti Raja Dangdut Rhoma Irama mendapat julukan sebagai Wali Allah SWT dari Kiai Imaduddin Utsman Al-bantani.

Habib Bahar bin Smith menanggapi secara lucu setelah Kiai Imaduddin menyebut Rhoma Irama salah satu Wali dari Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Bahar bin Smith mengetahui Rhoma Irama disebut Wali Allah SWT karena Raja Dangdut mempercayai tesis milik Kiai Imaduddin.

"Bagaimana tanggapan Antum tentang Rhoma Irama diangkat jadi Wali sama Imad?," tanya pihaknya kepada Habib Bahar bin Smith dikutip tvOnenews.com dari YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official, Kamis (22/8/2024).

Habib Bahar bin Smith mengetahui Rhoma Irama disebut Wali Allah SWT karena Raja Dangdut mempercayai tesis milik Kiai Imaduddin.


Raja Dangdut, Rhoma Irama (kiri) dan Kiai Imaduddin Utsman Al-bantani (kanan). (Tangkapan layar YouTube Rhoma Irama Official)

"Gara-gara Rhoma Irama percaya tentang tesisnya Imad," ujar perekam video saat menjelaskan kepada Habib Bahar bin Smith.

Habib Bahar bin Smith langsung menjawab secara blak-blakkan terhadap Kiai Imaduddin yang telah memberikan julukan kepada Rhoma Irama.

Mulanya pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu menganggap bahwa, Kiai Imad sebagai pemecah belah umat Islam.

Ia menuturkan umat Islam sedang diadu domba perkara tesis yang mencoba menentang asal-usul habaib di Indonesia.

Tesist milik Kiai Imad menerangkan bahwa nasab Ba'alawi kepada Rasulullah SAW terputus di Indonesia.

"Berarti andaikan Ana ngomong, Imad itu pengadu domba umat, Imat pemecah belah umat, Imad pengadu domba antara habaib dan kiai," kata Habib Bahar bin Smith.

Tak hanya itu, Habib Bahar juga menyampaikan bahwa, sikap yang dipilih Kiai Imad salah satu yang dikhawatirkan oleh Rasulullah SAW.

Menurutnya, ada banyak orang berusaha mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan di akhir zaman.

Ia menyebutkan sikap tersebut hanya menimbulkan kerusakan akidah tidak sesuai dengan syariat agama Islam.

"Imad pengadu domba antara habaib dan kiai, Imad adalah ulama yang paling ditakuti oleh Rasulullah," jelasnya.

"Lebih Rasulullah khawatirkan daripada kerusakan yang ditimbulkan oleh Dajjal," sambungnya.

Ia memberikan pribahasa soal Rhoma Irama disebut wali oleh Kiai Imad hanya karena Raja Dangdut percaya dengan tesisnya.

Misalnya ia mencontohkan ketika ada banyak murid sekolah menumbuhkan keyakinan tesis membahas terputusnya nasab Ba'alawi maka seluruhnya akan dianggap Wali.

Ia berasumsi pernyataan Kiai Imad jika diambil dari kasus tersebut tidak bisa dterima oleh akal.

"Andaikan Ana ngomong begitu, kemudian seluruh murid-murid Ana se- Indonesia, mereka meyakini perkataan itu ya, mereka meneliti, mereka mencermati kemudian mereka yakin berarti semua murid-murid Ana ini Wali?," tanya Habib Bahar.

Pria keturunan Rasulullah SAW itu beranggapan bahwa, anak-anak muda yang mempercayai langkah Kiai Imad disebut tidak berdosa.

"Murid-murid Ana yang lebih muda dari Rhoma Irama menurut pandangan para ahli tasawuf lebih muda berarti dosanya lebih sedikit," imbuhnya.

"Atau yang lebih tua daripada Rhoma Irama yang amalnya lebih banyak berarti mereka semua wali," lanjutnya.

"Tergantung tinggal banyakan mana, kalau Imad cuma satu Walinya dia Rhoma Irama, Ana ada berapa banyak? Begitu aja enggak ribet," tambahnya.

Ia kembali menyinggung Kiai Imad dengan mudah memberikan julukan kepada Raja Dangdut sebagai Wali dari Allah SWT.

Hal ini berhubungan dengan Rhoma Irama terus mendukung tesisnya untuk mengupas tuntas rahasia nasab habaib di Indonesia.

"Ini orang g*bl*k jahil ini, masa menentukan seseorang Wali atau enggak hanya melalui kepercayaan akan apa hal yang dia lakukan," katanya.

"Entahkah itu berupa perbuatan, ucapan, tulisan, karangan atau apa gak bisa seperti itulah enggak masuk akal," sambungnya.

Sebelumnya, Kiai Imad menyebutkan julukan Wali diberikan kepada Rhoma karena Kiai Raden Syarif Rahmat sangat menggemari Raja Dangdut.

Kiai Imad merasa heran Kiai Syarif penghafal Al-Quran dan pintar dalam membaca kitab kuning tetapi sangat menyukai Rhoma Irama.

Pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum itu mendukung pandangan tersebut bahwasanya Rhoma Irama pantas disebut Wali.

"Bahwa Rhoma Irama adalah waliyun min aulia illahi ta'ala, Rhoma Irama adalah waliyun min auliyaillahi ta'ala," ungkap Kiai Imaduddin.

Kiai Imad merasa bangga terhadap Rhoma Irama yang sudah umurnya sudah tua masih menginginkan untuk mendalami asal-usul nasab Ba'alawi.

Kiai Imad juga merasa terbantu Raja Dangdut terus menggencarkan untuk mencari kebenaran melalui penyebaran ketidakpercayaan dirinya terhadap nasab Rasulullah SAW.

"Coba kita lihat umurnya sudah 80 tahunan tapi ketika mendengar tentang tesis saya dia ingin menelusuri dia ingin meneliti," papar Kiai Imad.

"Kemudian sekarang dia mempunyai keyakinan bahwa para habaib bukan keturunan Rasulullah," lanjutnya.

Menurut Kiai Imad, nasab Rasulullah SAW benar-benar terputus dan mustahil dibuktikan kebenarannya di Indonesia.

"Secara genetik mustahil mereka keturunan Nabi Muhammad SAW, jangankan keturunan Nabi, keturunan Arab saja mereka bukan," terangnya.

tvonenews

Ia masih bertanya-tanya soal kebenaran tokoh golongan Ba'alawi, Ubaydillah yang mengaku nenek moyang para habib sehingga masih tersambungnya nasab Ba'alawi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dikatakan Alawi ini anak dari Ubaydillah, dan Ubaydillah ini disebut anak Ahmad bin Isa. Tapi manuskrip di abad kelima sampai kedelapan tidak ada yang mencatat," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Siap Hadapi Lodewyk Pusung di Sidang Praperadilan Kasus Mega Korupsi MBG

Kejagung Siap Hadapi Lodewyk Pusung di Sidang Praperadilan Kasus Mega Korupsi MBG

Kejaksaan Agung RI buka suara usai Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung mengajukan praperadilan dalam kasus mega korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
A Sampai Z Cara Kerja Kamera Wasit, Tampilkan POV Pengandil di Piala Dunia 2026

A Sampai Z Cara Kerja Kamera Wasit, Tampilkan POV Pengandil di Piala Dunia 2026

Salah satu teknologi yang digunakan FIFA adalah kamera wasit yang memberikan pengalaman baru bagi suporter sepak bola untuk menyaksikan point of view (POV) pengandil di lapangan. 
Jadwal F1 GP Inggris 2026: Waktunya George Russell Bawa Mercedes Berjaya di Sirkuit Silverstone

Jadwal F1 GP Inggris 2026: Waktunya George Russell Bawa Mercedes Berjaya di Sirkuit Silverstone

Jadwal F1 GP Inggris 2026 akan berlangsung sepanjang akhir pekan ini. Balapan di Sirkuit Silverstone membuka peluang Mercedes melanjutkan dominasinya di F1 2026
KPK Duga Ada Pemerasan Terkait Deportasi WNA

KPK Duga Ada Pemerasan Terkait Deportasi WNA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya upaya pemerasan terkait upaya penindakan di Ditjen Imigrasi khususnya soal deportasi Warga Negara Asing (WNA).
Pemain yang Dilarang FIFA Merumput Selama 1 Tahun Tiba-tiba Muncul di Klub Raksasa Malaysia, Dipersiapkan Lawan Chelsea?

Pemain yang Dilarang FIFA Merumput Selama 1 Tahun Tiba-tiba Muncul di Klub Raksasa Malaysia, Dipersiapkan Lawan Chelsea?

Johor Darul Tazim menjalani latihan pertama pada pramusim 2026-2027 pada Kamis (3/6/2026). Dalam latihan perdana  tersebut, Joao Figueiredo yang tengah menjalani sanksi FIFA justru bergabung dalam tim.
Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Sebuah misi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung duka mendalam. 

Trending

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

Baru-baru ini beredar kabar di media massa hingga media sosial terkait dugaan KPK lakukan OTT bupati di Sumatera Utara (Sumut), pada Kamis (2/7/2026) petang
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Pertandingan Portugal melawan Kroasia yang akan digelar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) itu bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.
Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Sejumlah fasilitas khusus disiapkan untuk menarik investor asing agar mau investasi di PFII. Ada kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, perpajakan, hingga pengadilan khusus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT