GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Jangan Langsung Buang Air Minum yang Kemasukan Lalat, Ustaz Abdul Somad Ungkap dalam Islam Ada...

Ustaz Abdul Somad menjelaskan air minum yang kejatuhan atau tercampur dengan hewan lalat sebaiknya jangan langsung dibuang karena dalam Islam ada tanda ini.
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 19:19 WIB
Ustaz Abdul Somad ingatkan jangan buang air minum yang tercampur hewan lalat
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official & Freepik

tvOnenews.com - Air minum menjadi kebutuhan bagi makhluk hidup untuk menjaga kesehatan masing-masing.

Air minum memiliki fungsi sebagai proses pembakaran kalori dalam tubuh sekaligus mempercepat penyembuhan dan mencegah penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, makhluk hidup khususnya manusia harus menggunakan air minum agar tidak mengganggu kesehatan.

Beberapa orang menyebutkan apabila ada air minum yang tiba-tiba kemasukan hewan lalat sebaiknya jangan digunakan karena bisa berbahaya.

Meski begitu, Ustaz Abdul Somad menyarankan agar air minum yang tercampur dengan lalat sebaiknya tidak dibuang karena ada tanda ini.


Ilustrasi hewan lalat sebelum masuk ke dalam air minum berwarna di piring. (Pixabay)

Lantas, mengapa air minum yang telah kotor karena kemasukan lalat tidak boleh dibuang? Ustaz Abdul Somad menjelaskan hal ini secara gamblang.

Seperti apa Ustaz Abdul Somad menerangkan alasan air minum tidak dibuang saat menyatu dengan lalat? Mari simak penjelasannya di sini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube Micka Bennoda, Sabtu (24/8/2024), Ustaz Abdul Somad menjelaskan tentang air minum tercampur dengan hewan.

Ustaz Abdul Somad memahami tubuh manusia harus membutuhkan air minum yang menyehatkan dan bersih.

Terutama air putih yang menjadi bahan konsumsi untuk mengisi cairan dalam tubuh.

Namun, Ustaz Abdul Somad tidak bisa membantah apabila ada hewan kecil khususnya lalat yang masuk ke dalam air minum ternyata menyimpan rahasia.

Ia mengatakan alasan air minum tercampur lalat tidak perlu dibuang karena sudah diatur dalam hukum agama Islam.

"Itu diatur dalam Islam," ungkap Ustaz Abdul Somad.

Penceramah asal Sumatera itu menyarankan agar lalat yang tercampur semakin dicelupkan ke dalam air minum.

Menurutnya, lalat yang dicelupkan tidak akan membuat air minum menjadi berbahaya meski hewan kecil tersebut sangat menjijikkan.

"Kalau lalat masuk ke dalam tempat air minum kamu, apa yang dilakukan? Celupkan (benamkan)," katanya.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa, ada rahasia yang terdapat dalam sayap lalat.

Ia merincikan bagian sayap satunya membawa bakteri yang bisa menimbulkan penyakit.

Misalnya seseorang akan mengalami tipes, demam dan penyakit lainnya akibat sayap tersebut.

Meski demikian, ia juga menyebutkan kalau bagian sayap satunya lagi dijadikan sebagai penawar bakteri tersebut.

"Salah satu sayapnya (lalat) membawa bakteri. Salah satu sayapnya membawa obat penawar," jelasnya.

"Dari sebelah ini datang bakteri, penyakit merusak, tipes, demam, malaria," sambungnya.

Ia menuturkan bakteri yang ditimbulkan oleh sayap bagian berbahayanya akan ditahan atau diserang oleh sayap obat penawarnya.

"Tapi dari sini datang penawar. Bakteri yang dari sini dimakan oleh bakteri. Bakteri makan bakteri," terangnya.

Ustaz Abdul Somad menyampaikan ada obat penawar dari salah satu sayap lalat dijelaskan melalui salah satu hadits.

tvonenews

Dari Abu Hurairah meriwayatkan hadits mengenai lalat yang dicelupkan ke dalam air minum, begini bunyinya:

حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ، قَالَ حَدَّثَنِي عُتْبَةُ بْنُ مُسْلِمٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ بْنُ حُنَيْنٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ، ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ، فَإِنَّ فِي إِحْدَى جَنَاحَيْهِ دَاءً وَالأُخْرَى شِفَاءً

Artinya: Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Apabila lalat jatuh di minuman seseorang dari kamu hendaklah ia tenggelamkan kemudian buang, karena salah satu sayapnya terdapat penyakit dan sayap lainnya terdapat penawarnya." (HR. Bukhari)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Temui Kemensos RI, DEMA PTKIN Siap Kolaborasi dalam Bidang Pendidikan, Berfokus pada Sekolah Rakyat

Temui Kemensos RI, DEMA PTKIN Siap Kolaborasi dalam Bidang Pendidikan, Berfokus pada Sekolah Rakyat

DEMA PTKIN melaksanakan pertemuan bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia pada Senin, 19 Mei 2026, bertempat di kantor kementerian sosial di Jakarta.
Megawati Hangestri Belum Juga Berangkat ke Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Penyebabnya

Megawati Hangestri Belum Juga Berangkat ke Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Penyebabnya

Meski sudah resmi diperkenalkan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri ternyata belum juga berangkat ke Korea Selatan. Agen sang pemain akhirnya membongkar alasanya
Gojek Resmi Ubah Skema Bagi Hasil GoRide, Driver Kini Dapat 92 Persen

Gojek Resmi Ubah Skema Bagi Hasil GoRide, Driver Kini Dapat 92 Persen

Gojek resmi mengubah skema bagi hasil GoRide menjadi 92 persen untuk driver dan 8 persen untuk perusahaan mengikuti Perpres Nomor 27 Tahun 2026.
Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Meninggal di Area Kampus Gowa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban

Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Meninggal di Area Kampus Gowa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban

Kabar duka menyelimuti lingkungan Fakultas Teknik Unhas Gowa. Seorang mahasiswi Departemen Teknik Arsitektur 2024 berinisial PTJ ditemukan tewas di area kampus
Siapkan Kejutan untuk F1 GP Kanada 2026, Mercedes Dikabarkan akan Lakukan Upgrade Besar di Montreal

Siapkan Kejutan untuk F1 GP Kanada 2026, Mercedes Dikabarkan akan Lakukan Upgrade Besar di Montreal

Mercedes dilaporkan tengah bersiap menghadirkan pembaruan signifikan pada mobil mereka untuk gelaran F1 GP Kanada 2026 akhir pekan ini.
Dedi Mulyadi soal Cara Atasi Kemiskinan: Pemerintahnya Belanjanya Efisien, Tidak Dipakai Jalan-jalan Pejabat

Dedi Mulyadi soal Cara Atasi Kemiskinan: Pemerintahnya Belanjanya Efisien, Tidak Dipakai Jalan-jalan Pejabat

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian saat melakukan blusukan ke kawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung, yang mulai sepi aktivitas perdagangan.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT