Bangun Tidur Tengah Malam Dosa Berguguran, Amalkan Wirid Anjuran Rasulullah SAW ini, Kata Syekh Ali Jaber agar Hajat...
- Kolase Envato Elements & Tangkapan layar YouTube Saling Sapa
Almarhum mantan Imam Besar Masjid Nabawi sejak 13 tahun itu menuturkan setelah Rasulullah SAW mengamalkan Wirid dilanjutkan mengambil air wudhu.
Setelah itu, Rasulullah SAW kembali melanjutkan tidurnya meski sempat terbangun pada tengah malam dan mengisi dengan amalan Wirid ini.
Dari Abdullah Ibnu Abbas Ra meriwayatkan hadits terkait Rasulullah SAW saat bangun tidur tengah malam membaca Wirid, begini bunyinya:
"Suatu ketika di tengah malam, Rasulullah terbangun karena ingin membuang hajat. Kemudian setelah itu, beliau berwudhu dan tidur kembali." (HR. Bukhari)
Almarhum Syekh Ali Jaber mengutip anjuran Rasulullah SAW saat terbangun tengah malam membaca Wirid "Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikala lah".
Bacaan Wirid saat Bangun Tidur Tengah Malam Anjuran Rasulullah SAW
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
Bacaan Latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikala lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli sya'in qadir. Alhamdulillah wa subhaanallaah, wa la ilaaha llallah, wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illa billaah.
Artinya: "Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan hanya Allah yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dialah Dzat yang Maha Kuasa, segala puji bagi Allah, Maha suci Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan upaya melainkan karena Allah."
Almarhum Syekh Ali Jaber juga menjelaskan bacaan Wirid ini ditambahkan "Allahummaghfirli" agar hajat dikabulkan oleh Allah SWT.
Load more