News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Amalan ini Mengalahkan Pahala Shalat Tahajud, Meski Sederhana Tolong Rutinkan Kata Habib Novel Alaydrus

Habib Novel Alaydrus mengatakan ada satu amalan bisa meraih pahala melebihi dari shalat tahajud. Ia menyebut amalan ini sangat sederhana dilakukan setiap hari.
Rabu, 4 September 2024 - 01:59 WIB
Habib Novel Alaydrus ungkap pahala shalat tahajud masih dikalahkan amalan ini
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus

tvOnenews.com - Shalat tahajud selalu menjadi amalan terpopuler memberikan pahala besar untuk umat Muslim.

Umat Muslim selalu memburu shalat tahajud agar bisa meraih banyak keutamaan dahsyat, salah satunya pahala besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pahala besar tersebut mengingatkan shalat tahajud dikerjakan pada sepertiga malam karena ditunaikan secara khusyuk.

Meski begitu, Habib Novel Alaydrus mengatakan shalat tahajud bukan ibadah yang memberikan keutamaan pahala paling besar dari amalan lain.

Habib Novel Alaydrus menyampaikan ada amalan lain yang dikerjakan dapat mengalahkan pahala dari shalat tahajud.


Ilustrasi berzikir amalan setelah shalat tahajud. (Freepik)

Lantas, apa amalan yang bisa menyaingi keutamaan pahala shalat tahajud? Habib Novel Alaydrus membocorkan hal ini sebagai berikut.

Bagi Anda merasa penasaran terkait amalan dahsyat mengalahkan pahala mengerjakan shalat tahajud, mari simak penjelasannya di sini.

Dikutip tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Ngaji Asyik, Rabu (4/9/2024), Habib Novel Alaydrus membahas amalan yang mampu memberikan keutamaan pahala melebihi dari shalat tahajud.

Mulanya Habib Novel Alaydrus mengakui shalat tahajud salah satu ibadah sunnah yang tidak pernah ditinggalkan umat Muslim.

Terutama bagi orang yang mempunyai hajat mendapat pahala besar dan aliran rezeki bisa mengerjakan melalui tahajud.

Namun, Habib Novel Alaydrus menyatakan amalan ini sangat sederhana dan tahajud masih dikalahkan kedudukan meraih keutamaan pahalanya.

Pria keturunan Rasulullah SAW itu menjelaskan amalan ini didapatkan dari salah satu pesan ayahnya.

Ia menyebutkan sebagai seorang anak selalu mengingat pesan diberikan oleh sang ayah.

Menurutnya, amalan ini sangat mudah diterapkan meski keutamaannya masih belum disadari banyak orang.

Ia pun mengajak umat Muslim agar amalan ini selalu dirutinkan setiap hari.

Habib Novel Alaydrus menuturkan pesan almarhum ayahnya selalu menganjurkan melakukan amalan menyenangkan hati diri sendiri dan orang lain.

"Pesan almarhum ayah saya untuk saya, senangkan hatimu dan biasakan menyenangkan orang lain," terang Habib Novel Alaydrus.

Pimpinan majelis ilmu dan dzikir Ar-Raudhoh, Surakarta, Jawa Tengah itu menjelaskan dari kisah para Wali yang diutus oleh Allah SWT.

Ia menerangkan bahwasanya kebahagiaan orang lain menjadi tujuan utama yang dilakukan oleh para Wali Allah SWT.

Ia berpendapat para Wali telah diberikan karunia-Nya agar orang lain selalu mendapat kebahagiaan.

"Nanti banyak kisah para Wali yang hidupnya hanya menyenangkan orang, menyenangkan orang, hasilnya disenangkan oleh Allah SWT," jelasnya.

Habib Novel Alaydrus mengungkapkan amalan membahagiakan orang lain tersebut bisa dilakukan hanya sederhana.

Ia memberikan contoh orang yang memberikan makanan kepada tetangga sudah menunjukkan membuat orang sekitar dibuat bahagia.

"Ibu-ibu kalau mau senangkan orang gampang, yang ahli masak kirimi tetangga masakan, senang itu," tuturnya.

"Kalau ada orang ngidam pengin masakan tertentu, niatkan itu saya masakin biar senang dia," lanjutnya.

Ia memberikan pendapatnya bahwa, pahala shalat tahajud bisa dikalahkan cukup melalui perbuatan membahagiakan orang lain.

Ia meyakini kebahagian orang lain akan memunculkan rasa bahagia dan bangga pada diri sendiri.

"Itu amalan yang luar biasa, bahkan mungkin bisa mengalahkan pahala tahajud," imbuhnya.

Habib Novel Alaydrus menjelaskan orang yang rutin tahajud belum tentu mendapatkan pahala.

Ia mengatakan jika tahajudnya tidak pernah khusyuk dan masih ada kesombongan diri untuk membuktikan sebagai ahli ibadah maka pahalanya sia-sia.

"Mungkin tahajudmu, tahajudku enggak khusyuk, banyak riya, banyak ujub, banyak sum'ah, dan lain sebagainya," paparnya.

Ia memahami amalan menyenangkan orang lain berpotensi riya. Meski begitu, pahalanya sangat besar karena hati orang lain telah senang diberikan makanan.

"Tapi kalau nyenangin hati InsyaAllah yang dibuat senang mendoakan semoga surga, padahal kita riya, padahal kita ujub, padahal kita sum'ah," terangnya.

"Tapi doanya mukmin buat mukmin yang lain itu manfaat," sambungnya.

tvonenews

Habib Novel Alaydrus menambahkan, amalan tersebut juga salah satu yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya agar selalu berbuat baik.

"Itulah amalan yang diajarkan oleh para aulia sholihin, diajarkan baginda Muhammad SAW," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT