News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Jangan Pernah Shalat Isya di Waktu ini, Walau Masih Ada Jam Tersisa, Ustaz Adi Hidayat Peringatkan Hukumnya...

Ustaz Adi Hidayat mengupas tuntas soal hukum mengerjakan shalat Isya di waktu ini meski masih berada dalam jam pelaksanaannya. Mari simak penjelasannya di sini.
Sabtu, 14 September 2024 - 03:52 WIB
Ustaz Adi Hidayat bagikan hukum shalat Isya jika dikerjakan pada waktu ini meski masih ada jam tersisa
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Shalat Isya memiliki waktu berawal dari setelah Maghrib hingga pertengahan malam.

Pelaksanaan shalat Isya menunjukkan sudah memasuki waktu malam hari dan sebagai kewajiban ibadah terakhir bagi umat Muslim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Abdullah bin 'Amr meriwayatkan hadits waktu shalat Isya dikerjakan sampai pertengahan malam, Rasulullah SAW bersabda:

"Waktu shalat Isya adalah hingga pertengahan malam." (HR. Muslim Nomor 612)

Adapun waktu terakhir shalat Isya menunjukkan tanda-tanda menjelang matahari terbit atau saat masuknya fajar shadiq.

Namun, umat Muslim tidak boleh melalaikan shalat fardhu', terutama Isya yang memiliki waktu lebih panjang sampai menjelang terbitnya fajar shadiq.


Ilustrasi seorang perempuan berdoa setelah mengerjakan shalat Isya. (Istockphoto)

Lantas, mengapa seseorang mengerjakan shalat Isya di akhir waktu? Apa hukum pelaksanaannya ditunaikan sebelum adzan Subuh? Ustaz Adi Hidayat menerangkan hal ini.

Seperti apa Ustaz Adi Hidayat membahas hukum shalat Isya ditunaikan di akhir waktu? Mari simak informasinya di sini agar tidak salah tafsir.

Dinukil tvOnenews.com dari channel YouTube Adi Hidayat Official, Sabtu (14/9/2024), Ustaz Adi Hidayat mengupas tuntas tentang shalat Isya dalam kajiannya.

Mulanya Ustaz Adi Hidayat menyebutkan bahwa, shalat wajib terakhir ditunaikan umat Muslim terletak di pelaksanaan Isya.

Namun, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan masih ada rahasia belum terungkap perihal batas akhir waktu shalat Isya.

Ia menyampaikan hal tersebut karena masih banyak Muslim kelupaan hingga sengaja melalaikan Isya lantaran sudah mengantuk dan lelah di malam hari.

Pendakwah asal Pandeglang itu berasumsi seseorang memilih tidur lebih cepat setelah melakukan aktivitas bekerja seharian.

Hal ini membuat orang yang sudah lelah setelah sibuk bekerja bisa meninggalkan dan menunda kewajiban mengerjakan Isyanya.

Menurutnya, seseorang yang lelah diusahakan bangun tidur jika kondisinya belum menunaikan Isya.

Meski begitu, Direktur Quantum Akhyar Institute itu menegaskan dirinya tidak pernah mendukung Isya dikerjakan di batas akhir waktu.

Ia berharap agar setiap umat Muslim tetap mengerjakan Isya pada awal waktu agar mendapat pahala besar.

"Tapi lebih baik prinsipnya tunaikan dari batas awal waktu sampai ke pertengahan waktu atau tengah malam," kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat menuturkan apabila seseorang memaksa tidur akibat lelah disarankan mengerjakan Isya bersamaan dengan waktu tahajud.

Ia menganjurkan shalat Isya dikerjakan dari jam 12 malam hingga jam 1 malam sebagai tanda sudah memasuki waktu tahajud.

"Mau kita ambil jam 12 (pukul 00.00) atau kisaran sampai jam satu (pukul 01.00)," ungkapnya.

Lanjut, Ustaz Adi Hidayat menerangkan rahasia yang belum terungkap terletak pada waktu pelaksanaan Isya yang dilarang oleh Allah SWT.

Pendakwah usia 39 tahun itu berpendapat Allah SWT memakruhkan waktu tersebut saat hamba-Nya mengerjakan shalat Isya di jam itu.

Ia memahami waktu dimakruhkan oleh Allah SWT masih berada pada jam pelaksanaan Isya.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menuturkan waktu shalat Isya dimakruhkan oleh Allah SWT terletak sekitar 30 menit sebelum adzan Subuh.

Ia menyebutkan orang mengerjakan Isya mendekati waktu sahar sangat tidak disukai oleh Allah SWT.

"Dianggap tidak disukai, bahkan makruh bagi orang yang sengaja mengakhirkan shalat Isya, sampai mendekat ke waktu sahar, 30 menit sebelum waktu Subuh," katanya.

"Itu dipandang makruh sekali pun masih ada waktunya di situ," sambungnya.

Ustaz Adi Hidayat memberikan rincian contoh dari salah satu daerah mempunyai awal waktu Subuh pada jam 4 pagi maka pelaksanaan Isya terakhir harus dikerjakan sebelum pukul 03.30 atau jam setengah empat dini hari.

Hal ini menjadi pengingat bagi orang-orang yang selalu menunda dan melalaikan shalat Isya mendekati waktu Subuh.

tvonenews

Ustaz Adi Hidayat menerangkan waktu makruh shalat Isya dijelaskan dalam dalil Al-Quran dari Surah Maryam Ayat 59, Allah SWT berfirman:

فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا ۙ

Bacaan Latin: Fa khalafa mim ba‘dihim khalfun adaa‘us-salaata wattaba‘usy-syahawaati fa saufa yalqauna gayyaa.

Artinya: "Kemudian, datanglah setelah mereka pengganti (generasi baru) yang mengabaikan shalat dan mengikuti hawa nafsu. Mereka kelak akan tersesat." (QS. Maryam, 19:59)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemakaman Kopral Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Berjalan Kidmat

Pemakaman Kopral Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Berjalan Kidmat

Upacara pemakaman Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon, di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, spekulasi lawan FIFA Matchday, hingga Dean James diparkir.
Inter Milan Full Senyum Jelang Hadapi AS Roma! Lautaro Martinez hingga Henrikh Mkhitaryan Comeback di Laga Krusial Penentu Scudetto

Inter Milan Full Senyum Jelang Hadapi AS Roma! Lautaro Martinez hingga Henrikh Mkhitaryan Comeback di Laga Krusial Penentu Scudetto

Henrikh Mkhitaryan dipastikan masuk dalam skuad Inter Milan untuk menghadapi AS Roma di San Siro. Kabar ini menjadi angin segar bagi Nerazzurri.
Operasi Senyap Inter Milan saat Hadapi AS Roma, Petinggi Nerazzurri Pantau Kapten Giallorossi untuk Dibajak Musim Panas Nanti

Operasi Senyap Inter Milan saat Hadapi AS Roma, Petinggi Nerazzurri Pantau Kapten Giallorossi untuk Dibajak Musim Panas Nanti

Laga Inter Milan kontra AS Roma di San Siro tidak hanya menarik karena mempertemukan dua tim besar Serie A. Pertandingan ini juga disebut bisa menjadi awal.
Usai Cetak Brace di Timnas Indonesia, Beckham Putra Punya Target Gol Baru jelang Laga vs Semen Padang

Usai Cetak Brace di Timnas Indonesia, Beckham Putra Punya Target Gol Baru jelang Laga vs Semen Padang

Bintang muda Persib Bandung Beckham Putra tengah dalam kepercayaan diri tinggi jelang laga lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-26. Skuad Maung Bandung di..
Kejagung Amankan Kajari Karo Imbas Kasus Amsal Sitepu, Terancam Kena Sanksi

Kejagung Amankan Kajari Karo Imbas Kasus Amsal Sitepu, Terancam Kena Sanksi

Ia menjelaskan tim dari Kejagung akan mendalami seluruh proses penanganan perkara, termasuk menilai tingkat profesionalitas aparat penegak hukum di daerah tersebut.

Trending

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Striker muda Luke Vickery yang belum dinaturalisasi sudah berani bermimpi bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030. Begini katanya.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobriskov mengungkapkan biang kerok timnya bisa kalah dari Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro di laga lanjutan final four Proliga 2026 seri Surabaya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT