News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Resah! Pelaku Pembunuhan Penjual Gorengan di Sumbar Mantan Residivis Kasus Pencabulan dan Belum Ditangkap, Ingatkan Pesan Ustaz Adi Hidayat Ada Hukuman yang Menanti di...

Tersangka IS dalam kasus pembunuhan tragis Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan yang ditemukan tewas di Padang, Sumbar. Ternyata mantan seorang residivis
Selasa, 17 September 2024 - 05:46 WIB
Bikin Resah! Pelaku Pembunuhan Penjual Gorengan di Sumbar Mantan Residivis Kasus Pencabulan dan Belum Ditangkap, Ingatkan Pesan Ustaz Adi Hidayat Ada Hukuman yang Menanti di...
Sumber :
  • dok.kolase

Jakarta, tvOnenews.com-- Pelaku pembunuhan Penjual Gorengan di Sumbar, Indra Septriaman yang berinisial IS (26) telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih dalam pengejaran Kepolisian. 

Tersangka IS dalam kasus pembunuhan tragis Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan yang ditemukan tewas di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Ternyata mantan seorang residivis

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pernah mendekam di penjara karena kasus pencabulan sebelumnya. 

Polisi kini mempercepat pencarian terhadap tersangka sebelum penetapan Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Iya, benar. Itu adalah foto tersangkanya, sesuai dengan gambar yang beredar,” ungkap Kombes Dwi pada Senin (16/9).

 

 

Pandangan Islam soal Kasus Pembunuhan 

 

Sehubungan dengan kasus Pembunuhan Penjual Gorengan di Sumbar, mengingatkan sebuah pesan dalam dari Ahli Agama, Ustaz Adi Hidayat. 

 

dok.tangkapan layar YouTube 

 

Dalam ceramahnya, yang menyinggung kasus pembunuhan juga, tapi beda kasus yaitu Vina Cirebon.  

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dalam YouTube Adi Hidayat Official, dikutip Selasa (17/9/2024).

Dengan lugas secara umum, ia mengingatkan para pelaku kejahatan tersebut sangatlah tidak bermanusiawi.

Bagaimana tidak, dalam penjelasan Ustaz Adi, dikatakan para pelaku sudah memutus segala niat baik korban hingga nilai baik dan cita-cita korban.

"Membunuh seseorang dalam kehidupan di dunia ini, tentu memutus harapan dia (korban) untuk mengumpulkan banyak nilai-nilai kebaikan, memberikan kontribusi yang positif dalam nilai kehidupan yang berkemanusiaan. Lalu membunuh cita-cita dia, membunuh atau memutuskan segala proses kebaikan mungkin sedang ia runut," kata Ustaz Adi Hidayat.

Sehubungan dengan Kasus Vina Cirebon, pembunuhan berencana atau tidak, Ustaz Adi tidak mengklaimnya. 

Apabila dikaitkan dengan kasus Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar itu, maka sama karena yang menentukan hasilnya Kepolisian. 

 

Namun, ia menegaskan ada surah An-Nisa ayat ke-93 harus dipahami, terkait ancaman janji Allah SWT kepada pelaku pembunuhan, sebagai berikut:

وَمَنۡ يَّقۡتُلۡ مُؤۡمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآؤُهٗ جَهَـنَّمُ خَالِدًا فِيۡهَا وَغَضِبَ اللّٰهُ عَلَيۡهِ وَلَعَنَهٗ وَاَعَدَّ لَهٗ عَذَابًا عَظِيۡمًا‏ ٩٣

Artinya: "Dan barang siapa membunuh seorang yang beriman dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan azab yang besar baginya".

 

"Janganlah kalian menghilang nyawa atau membunuh seseorang, kecuali pada sesuatu yang dibenarkan oleh ketentuan yang berlaku, hukum dengan alasan yang dibenarkan," katanya.

"Bahkan ada satu kasus dibahas dalam Quran surah ke-4 An-nisa di ayat 93. Jika korbannya adalah korban dari salah satu pembunuhan berencana, bahkan ia sosok yang beriman, seorang muslim yang beriman kepada Allah SWT. Maka terdapat 5 ancaman bagi pelaku pembunuhan berencana yang korbannya seorang muslim atau bahkan orang beriman pada Allah SWT," terang Ustaz Adi Hidayat. 

Lebih lanjut, Ustaz yang akrab disapa UAH ini, menerangkan secara rinci ada lima ancaman yang Allah SWT janjikan di akhirat untuk pelaku pembunuhan.

Satu yang pasti yaitu masuk ke neraka jahanam.

"Artinya, barangsiapapun yang membunuh seseorang mukmin dengan sengaja (pembunuhan berencana), maka apa yang potensi dia dapatkan (si pelaku): dia terancam neraka jahanam," ungkap UAH menjelasakan.

 

"Bukan hanya sekedar neraka tapi neraka jahanam, kedua dijamin kekal di dalamnya, ketiga ia mendapatkan murka Allah SWT, keempat dan dia dilaknat oleh Allah SWT dan kelima Allah SWT janjikan siksa yang sangat berlipat," pesan Ustaz Adi Hidayat. (klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT