GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Bullying Diduga Kembali Terjadi di Ponpes, Ustaz Adi Hidayat Miris dan Tegas Minta Dihentikan: Bahaya Hancurkan Mental!

Kasus perundungan atau bullying diduga terjadi di Ponpes Pesantren Az Zayadiy, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ustaz Adi Hidayat dengan tegas katakan ini.
Kamis, 19 September 2024 - 01:26 WIB
Kasus Bullying Diduga Kembali Terjadi di Ponpes, Ustaz Adi Hidayat Tegas Minta Dihentikan: Bahaya Karena Hancurkan Mental
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

“Jika kita ambil dalam tiga aspek, aspek fisik, aspek intelektual, aspek mental spiritual. Di dalam kekuatan mental ini ada kekuatan spiritual,” tandasnya.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, perundungan atau bullying yang kini marak terjadi akan menghancurkan aspek mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mental sudah dirusak, kata Ustaz Adi Hidayat maka dampaknya akan sangat berbahaya.

“Bullying ini langsung menghancurkan ke bagian inti yang paling dalam yaitu aspek mentalitas,” jelasnya.

Jika mental sudah hancur, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, maka kecerdasan akan tidak berguna.

“Jadi kalau mentalnya hancur orang cerdas pun bisa tidak akan punya fungsi,” jelasnya.

“Kalau mentalnya hancur orang yang kuat pun kekuatannya tidak akan pernah tampil,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Maka dari itu, Ustaz Adi Hidayat memohon agar semua pihak bisa kerjasama dalam menghentikan perundungan atau bullying dimanapun.

“Oleh karena itu tidak ada manfaatnya bullying ini ya. Sekali lagi Tidak ada manfaatnya bullying ini dan dampaknya akan sangat besar,” tuturnya.

“Bullying ini punya dampak yang sangat bahaya, menjatuhkan menghancurkan bukan hanya menjatuhkan personal tapi juga instansi dan keluarga,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, perundungan atau bullying juga akan memutus masa depan baik korban atau pelaku.

“Adik-adikku teman-temanku bukan hanya menjatuhkan personal tapi ini memutus masa depan,” nasihat Ustaz Adi Hidayat.

“Mentalnya hancur karena hanya ada kebiasaan yang dipertahankan. Sekali lagi bagi adik-adikku di tingkatan berbagai jenjang institusi pendidikan tidak perlu membuktikan kehebatan dengan membully orang lain,” lanjutnya.

Daripada melakukan perundungan atau bullying, Ustaz Adi Hidayat sarankan para generasi mudah semangat belajar dan kemudian kembali lalu bangun daerahnya masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Buktikan saja dengan meningkatkan semangat kita untuk belajar setelah itu tanamkan rasa untuk mengabdi kembali ke daerah masing-masing bangun daerahnya dengan semua profesi yang berbeda-beda,” saran Ustaz Adi Hidayat.

“Kalau setiap daerah bisa menghasilkan putra daerah yang hebat sekolah balik membangun lagi lalu diintegrasikan kita akan cepat makmurnya,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo: 8.000 Prajurit TNI Dikirim ke Gaza dalam 1–2 Bulan, Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF

Prabowo: 8.000 Prajurit TNI Dikirim ke Gaza dalam 1–2 Bulan, Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF

Ia memperkirakan keberangkatan dapat dilakukan dalam satu hingga dua bulan mendatang sebagai bagian dari misi internasional.
Siapa “Pemilik” Selat Hormuz? Jalur Minyak Dunia yang Kini Jadi Arena Latihan Iran, Rusia, dan Tiongkok

Siapa “Pemilik” Selat Hormuz? Jalur Minyak Dunia yang Kini Jadi Arena Latihan Iran, Rusia, dan Tiongkok

Selat Hormuz jadi lokasi latihan Iran, Rusia, dan Tiongkok. Siapa sebenarnya pemilik jalur strategis yang dilalui 20 persen pasokan minyak dunia ini?
Baru 32,52 Persen Pejabat Lapor Harta Periode 2025, KPK Ingatkan LHKPN Bukan Formalitas

Baru 32,52 Persen Pejabat Lapor Harta Periode 2025, KPK Ingatkan LHKPN Bukan Formalitas

KPK mencatat kepatuhan LHKPN 2025 baru 32,52 persen per Januari 2026. Pejabat diminta segera melapor sebelum batas waktu 31 Maret 2026.
Biduan Dangdut Beraksi hingga Jam 2 Pagi di Gubuk Karaoke Liar Kembangan Jakarta Barat, Warga Resah Lapak Semi Permanen Disulap Jadi Tempat Hiburan Malam

Biduan Dangdut Beraksi hingga Jam 2 Pagi di Gubuk Karaoke Liar Kembangan Jakarta Barat, Warga Resah Lapak Semi Permanen Disulap Jadi Tempat Hiburan Malam

Sebagai warga yang tinggal di sekitar Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat, Chandra (30) merasa resah karena di daerahnya ada lapak-lapak liar yang menjadi gubuk karaoke.
Emas Pegadaian Ngegas Lagi! UBS Sentuh Rp2,965 Juta per Gram Pagi Ini

Emas Pegadaian Ngegas Lagi! UBS Sentuh Rp2,965 Juta per Gram Pagi Ini

Pergerakan harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar
Harga Emas Pegadaian Naik Pagi Ini, UBS Tembus Rp2,965 Juta per Gram, Galeri24 Ikut Menguat

Harga Emas Pegadaian Naik Pagi Ini, UBS Tembus Rp2,965 Juta per Gram, Galeri24 Ikut Menguat

Harga emas Pegadaian naik Jumat pagi. UBS tembus Rp2,965 juta per gram dan Galeri24 Rp2,946 juta, mencerminkan tren penguatan logam mulia.

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembanguna (PPP) dengan Ketua Umum Mardiono digugat tokoh PPP Jawa Barat.
Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Penjaga gawang muda milik FC Volendam Kayne van Oevelen menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia menjelang FIFA Series. Kiper berdarah Surabaya itu di-
Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez menilai belum banyak pembalap yang mengetahui cara untuk mengalahkan Marc Marquez di lintasan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT