News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Bullying Diduga Kembali Terjadi di Ponpes, Ustaz Adi Hidayat Miris dan Tegas Minta Dihentikan: Bahaya Hancurkan Mental!

Kasus perundungan atau bullying diduga terjadi di Ponpes Pesantren Az Zayadiy, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ustaz Adi Hidayat dengan tegas katakan ini.
Kamis, 19 September 2024 - 01:26 WIB
Kasus Bullying Diduga Kembali Terjadi di Ponpes, Ustaz Adi Hidayat Tegas Minta Dihentikan: Bahaya Karena Hancurkan Mental
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan perundungan atau bullying kembali terjadi.

Setelah kasus yang menimpa seorang dokter dan lingkungan sekolah Binus Simpug, kali ini kasus perundungan atau bullying diduga terjadi di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Az Zayadiy, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diduga meninggal dunia usai mendapatkan perundungan atau bullying dari kakak tingkatnya.

Padahal belum lama ini Ustaz Adi Hidayat dengan tegas mengingatkan kepada semua pihak agar hentikan kasus perundungan atau bullying, khususnya di dunia pendidikan.

Begini pesan Ustaz Adi Hidayat mengenai kasus perundungan atau bullying atau akhir-akhir ini marak terjadi di dunia pendidikan.


Kasus Bullying Diduga Kembali Terjadi di Ponpes, Ustaz Adi Hidayat Miris dan Tegas Minta Dihentikan: Bahaya Hancurkan Mental! (Sumber: ANTARA)

Ustaz Adi Hidayat dengan tegas meminta seluruh pelajar untuk ingat bahwa dirinya sedang disiapkan menjadi generasi emas.

“Kita harus punya kesadaran bahwa kita ini adalah orang-orang yang diharapkan menjadi generasi emas untuk membangun bangsa ini. Tolong diingat itu baik-baik,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Maka dari itu, Ustaz Adi Hidayat berharap semua pelajar yang sedang menempuh pendidikan sadar.

“Tanamkan pada diri kita kita ini generasi emas yang sedang dipersiapkan untuk memakmurkan bangsa,” nasihat Ustaz Adi Hidayat.

Hal ini karena para pelajar inilah yang akan meneruskan negeri ini.

“Bukan konteks membangun lagi konteks kemerdekaan sudah diraih konteks pembangunan dilaksanakan sampai dengan kini,” jelasnya.

“Nanti ada konteks kemakmuran yang harus kita capai bisa kita raih karena tantangan di masa depan itu tidak mudah,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Ustaz Adi Hidayat memohon agar semua hentikan tindakan perundungan atau bullying.

Hal ini karena menurut Ustaz Adi Hidayat, perundungan atau bullying menghancurkan inti dari seorang manusia.

“Karena itu bila bullying ini tidak dihentikan tidak distop maka akan sangat berpotensi menghancurkan mental,” ungkapnya.

“Bullying akan merubah karakter dan ini yang sangat berbahaya,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian mengingatkan ada, tiga aspek dalam fisik setiap manusia.

“Jika kita ambil dalam tiga aspek, aspek fisik, aspek intelektual, aspek mental spiritual. Di dalam kekuatan mental ini ada kekuatan spiritual,” tandasnya.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, perundungan atau bullying yang kini marak terjadi akan menghancurkan aspek mental.

Jika mental sudah dirusak, kata Ustaz Adi Hidayat maka dampaknya akan sangat berbahaya.

“Bullying ini langsung menghancurkan ke bagian inti yang paling dalam yaitu aspek mentalitas,” jelasnya.

Jika mental sudah hancur, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, maka kecerdasan akan tidak berguna.

“Jadi kalau mentalnya hancur orang cerdas pun bisa tidak akan punya fungsi,” jelasnya.

“Kalau mentalnya hancur orang yang kuat pun kekuatannya tidak akan pernah tampil,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Maka dari itu, Ustaz Adi Hidayat memohon agar semua pihak bisa kerjasama dalam menghentikan perundungan atau bullying dimanapun.

“Oleh karena itu tidak ada manfaatnya bullying ini ya. Sekali lagi Tidak ada manfaatnya bullying ini dan dampaknya akan sangat besar,” tuturnya.

“Bullying ini punya dampak yang sangat bahaya, menjatuhkan menghancurkan bukan hanya menjatuhkan personal tapi juga instansi dan keluarga,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, perundungan atau bullying juga akan memutus masa depan baik korban atau pelaku.

“Adik-adikku teman-temanku bukan hanya menjatuhkan personal tapi ini memutus masa depan,” nasihat Ustaz Adi Hidayat.

“Mentalnya hancur karena hanya ada kebiasaan yang dipertahankan. Sekali lagi bagi adik-adikku di tingkatan berbagai jenjang institusi pendidikan tidak perlu membuktikan kehebatan dengan membully orang lain,” lanjutnya.

Daripada melakukan perundungan atau bullying, Ustaz Adi Hidayat sarankan para generasi mudah semangat belajar dan kemudian kembali lalu bangun daerahnya masing-masing.

“Buktikan saja dengan meningkatkan semangat kita untuk belajar setelah itu tanamkan rasa untuk mengabdi kembali ke daerah masing-masing bangun daerahnya dengan semua profesi yang berbeda-beda,” saran Ustaz Adi Hidayat.

“Kalau setiap daerah bisa menghasilkan putra daerah yang hebat sekolah balik membangun lagi lalu diintegrasikan kita akan cepat makmurnya,” lanjutnya.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, jika generasi bangsa sering berkelahi maka pasti karakter yang buruk yang akan diciptakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena itu stop bullying, stop perundungan,” nasihat Ustaz Adi Hidayat.

“Saatnya kita buktikan Keinginan kita untuk tampil dengan meningkatkan pengetahuan yang benar di atas kepintaran kita,” lanjutnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wujudkan Semangat MengEMASkan Indonesia, Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi 'Alumni Calling' Indonesia Punya Kamu 2026

Wujudkan Semangat MengEMASkan Indonesia, Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi 'Alumni Calling' Indonesia Punya Kamu 2026

PT Pegadaian berkolaborasi dengan Garuda TV menghadirkan program inspiratif bertajuk Indonesia Punya Kamu 2026: “Connecting Generations”. 
Wakili Bahlil Lahadalia, Eks Menpora Resmi Tutup Munas ke-X AMPI

Wakili Bahlil Lahadalia, Eks Menpora Resmi Tutup Munas ke-X AMPI

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo resmi menutup Musyawarah Nasional (Munas) X Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Bintang/Sofyan dari Pasangan China di Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Bintang/Sofyan dari Pasangan China di Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Pelatih Voli Pantai putra Indonesia, Andi Ardiansyah, ungkap kunci kemenangan pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Effendi di perempat final Asian Games 2026.
Ray Rangkuti soal G30S: Perbedaan Pendapat Jangan Diselesaikan dengan Senjata, tapi Dialog

Ray Rangkuti soal G30S: Perbedaan Pendapat Jangan Diselesaikan dengan Senjata, tapi Dialog

Ray Rangkuti mengingatkan peringatan G30S harus menjadi pelajaran demokrasi: perbedaan pendapat tidak diselesaikan dengan senjata, tetapi melalui dialog dan
Muhammadiyah Desak Label Non Halal untuk Rokok dan Vape, Ini Alasannya

Muhammadiyah Desak Label Non Halal untuk Rokok dan Vape, Ini Alasannya

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Jaringan Pengendalian Tembakau Muhammadiyah (MTCN) mengambil langkah taktis mendatangi BPJPH
Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Drama Jelang Duel Lawan Anthony Joshua di Kelas Berat

Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Drama Jelang Duel Lawan Anthony Joshua di Kelas Berat

Petinju kelas berat, Tyson Fury mengungkapkan drama yang terjadi jelang duel melawan Anthony Joshua di perebutan gelar juara kelas berat.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT