News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepuasan Jemaah Haji 2024 Masuk Kategori Memuaskan, Ini Tanggapan Kemenag

Dalam data yang dirilis, melaporkan indeks kepuasan haji 2024 jemaah Indonesia (IKHJI). sangat memuaskan dengan mencapai angka (skor) 88,20. Simak penjelasan..
Jumat, 20 September 2024 - 19:58 WIB
Kepuasan Jemaah Haji 2024 Masuk Kategori Memuaskan, Ini Tanggapan Kemenag
Sumber :
  • dok.laporan BPS soal Kepuasan Haji

Jakarta, tvOnenews.com-- Kabar terbaru soal haji 2024 menurut data masuk kategori memuaskan. 

Hal ini disampaikan dalam acara Kementerian Agama bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta. Dalam data yang dirilis, melaporkan indeks kepuasan haji jemaah Indonesia (IKHJI) di tahun 2024 sangat memuaskan dengan mencapai angka (skor) 88,20.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief hasil ini tak lepas dari kerjasama antara petugas dan semua pihak terkait. 

Mengingat situasi Haji 2024 berbeda karena di tengah Pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah tadi pagi kita melihat paparan dari BPS dan berdiskusikan beberapa hal terkaitnya, hasil survei ya yang untuk tahun ini mendapatkan kenaikan secara umum yaitu dan skor 88,20," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief di Jakarta, Jumat (20/9/2024).

"Artinya kenaikan cukup signifikan karena memang perolehan tertinggi perhidayannya pasca covid itu tahun 2022, dimana waktu itu jumlah masih 50% dan sampai 90,26 ya," jelasnya. 

Menurut Hilman Latief, angka ini lebih tinggi dari tahun 2023, dengan perlu adanya berbagai perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Haji. 

Selain peningkatan respons jemaah yang positif terhadap inovasi-inovasi yang kita lakukan dari mulai pelayanan di dalam negeri, di luar negeri, transportasi, makanan, konsumsi, hotel juga banyak kemajuan diperoleh pada saat puncak haji, pada saat puncak haji, terutama di Arafah dam Mina apresiasi juga diberikan oleh jemaah pada kita," tambahnya.

"Baik untuk pelayanan akomodasinya, untuk konsumsi dan juga transportasi pada saat puncak haji. Nah dari catatan tadi kita, melihat bahwa meskipun ada kenaikan tetapi catatan highlightnya adalah untuk akomodasi perlu mendapatkan perbaikan yang signifikan ya di masa akan datang," ungkap Hilman Latief.

Dalam kesempatan yang sama, hasil kepuasan haji itu disebut IKHJI, didapatkan oleh BPS setelah melakukan survei terhadap terhadap 14.000 sampling. 

 

Berikut isi laporan data IKHJI 2024, secara rinciannya:

-Penilaian untuk Transportasi Bus Shalawat mendapatkan hasil 91,61 atau tambah 1,70 poin dari angka sebelumnya 89,91. 

-Penilaian untuk Transportasi Bus Antarkota mendapatkan nilai 91,81 atau tambah 1,70 poin dari 89,90 .

-Penilaian untuk Hotel mendapatkan nilai 89,75 atau tambah 0,86 poin dari 88,89.

-Penilaian untuk Petugas Haji mendapatkan nilai 88,97 atau tambah 1,47 poin dari 87,50.

-Penilaiann untuk Konsumsi Non-Armuzna mendapatkan nilai 88,75 atau tambah 2,30 poin dari 86,45.

-Penilaian untuk Ibadah mendapatkan nilai 88,02 atau tambah nilai 1,58 poin dari 86,44.

-Penilaian untuk Lainnya (umum) mendapatkan nilai 86,66 atau tambah nilai 2,88 poin dari 83,78.

-Penilaian untuk Transportasi Bus Armuzna mendapatkan nilai 85,20 atau tambah nilai 6, 84 poin dari 78,36.

-Penilaian untuk Konsumsi Armuzna mendapatkan nilai 84,77 atau tambah 11,20 poin dari 73,57.

-Penilaian untuk Tenda mendapatkan nilai 76,10 atau tambah 3,16 poin dari 72,94.

 

"Semua jenis layanan telah mencapai kriteria 'sangat memuaskan', kecuali layanan tanda dan konsumsi Armuzna," jelas bunyi laporan BPS.

Maka berdasarkan data itu, secara umum, jemaah haji Indonesia telah menerima semua pelayanan yang diberikan oleh pemerintah secara “sangat memuaskan”.

"Hasil survei BPS tahun 2024 indeks kepuasaan jemaah haji sebesar 88.20,” ujar Kepala Subdirektorat Pengembangan Basis Data BPS Joko Parmiyanto.

Sehubungan dengan naiknya indeks kepuasan Haji, disampaikan Hilman Latief karena adanya kerjasama baik antar petugas yang bertugas. 

Namun, untuk urusan seputar layanan Tenda Haji, diakui memang perlu adanya perbaikan lebih baik kedepannya.

"Dari sisi petugas itu cukup diapresiasi banyak tadi sudah saya sampaikan di paparan bahwa beberapa itu petugas diapresiasi. Tentang tenda, tadi nilainya masih rendah ya Pak, 70 sekian nanti untuk pemenang langkahnya ke depan," ungkapnya .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi begini, tendanya itu bagus, banyak, tapi memang jemaahnya banyak jadi maksudnya tenda itu adalah lebih kepada maknanya ya, kepada kapasitas, sebetulnya rasio jumlah jemaah kita di satu lokasi tertentu untuk menempati tenda-tenda digunakan oleh mereka yang ramai," sambung Hilman.

"Kemarin karena masalah kepadatan kalau padatnya iya, tugas dari Kementerian Agama menjaga bagaimana agar jangan sampai terjadi kepadatan berlebihan tentu dari sini, masalah infrastrukturnya itu kewenangan dari pemerintah setempat," pesan Hilman Latief menjawab pertanyaan wartawan. (klw) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT