News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Tiba-tiba Beri Pesan Wasiat ke Jokowi Buntut Masa Jabatan Presiden akan Berakhir, Apa Saja Isinya?

Habib Bahar bin Smith tiba-tiba berbicara memberikan dua pesan wasiat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang masa jabatan Presiden RI akan berakhir.
Sabtu, 21 September 2024 - 19:15 WIB
Habib Bahar bin Smith beri pesan wasiat kepada Presiden Jokowi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ulama Habib Bahar bin Smith tiba-tiba berbicara tentang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Habib Bahar bin Smith menyampaikan pesan wasiat kepada Jokowi menjelang masa jabatan presiden akan berakhir kurang lebih satu bulan, pada 20 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo alias Mulyono," ungkap Habib Bahar bin Smith dikutip tvOnenews.com melalui kanal YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official, Sabtu (21/9/2024).

Habib Bahar bin Smith mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan Jokowi sebelum masa jabatan presiden selesai.

"Sebelum masa jabatanmu berakhir, hendaklah kau melakukan dua hal. Hendaklah kau melakukan dua perkara," tuturnya.


Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Istimewa)

Pimpinan LSM Majelis Pembela Rasulullah itu menjelaskan hal pertama terkait Presiden Jokowi harus menyampaikan rasa terima kasih.

Ia menyerukan agar Jokowi berterima kasih kepada masyarakat Indonesia telah memilihnya menjadi Presiden RI selama dua periode atau 10 tahun.

Ia menyebutkan masyarakat Indonesia memilih Jokowi sebagai presiden karena memiliki kepercayaan dapat membangun negeri menjadi makmur.

Hal itu membuat masyarakat Indonesia dianggap Habib Bahar pantas menerima ucapan rasa terima kasih dilontarkan oleh Presiden Jokowi.

"Berterima kasihlah atas mandat, atas amanat, dan kepercayaan yang telah rakyat berikan kepadamu," terangnya.

Lanjut, pria keturunan Rasulullah SAW itu menerangkan hal kedua bahwa, Presiden Jokowi harus menyampaikan permintaan maafnya.

Ia menyerukan permintaan maaf tersebut harus dilakukan secara terbuka oleh Jokowi di masa-masa akhir jabatannya sebagai Presiden RI.

Ia menganggap bahwa, berbagai kebijakan semasa pemerintahan Jokowi selama menjadi presiden dianggap dirinya telah merugikan masyarakat Indonesia.

"Minta maaflah engkau kepada rakyat karena engkau suka tipu rakyat, engkau bohongi rakyat dengan muka polosmu," terangnya.

"Minta maaflah kepada rakyat Indonesia, atas kesalahan-kesalahan baik yang tampak, maupun tidak tampak," sambungnya.

Tak hanya itu, Habib Bahar juga berpendapat bahwa Presiden Jokowi akan rugi apabila tidak menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

"Itu nasihat saya, jangan sampai nanti engkau rugi, karena kelak di akhirat akan dimintai pertanggungjawabannya," tuturnya.

"Jangan sampai di akhirat kau sudah datang bawa pahala banyak, nanti datang masyarakat Indonesia mereka mengadu kepada Allah habis pahalamu, tinggal dosa-dosa," lanjutnya.

"Itu wasiat saya kepada Jokowi yang sebentar lagi akan habis masa jabatannya," tandasnya.

tvonenews

Sebelumnya, Jokowi telah memberikan pernyataan bahwa masa jabatan dirinya sebagai Presiden RI akan berakhir pada 20 Oktober 2024.

Hal itu berlangsung setelah presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pulang ke Solo tanggal 20 (Oktober) nanti pulang ke Solo," tukas Jokowi di Kompleks Istana Negara, IKN dikutip tvOnenews.com, Sabtu.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT