News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Jadi Pemenang, Shin Tae-yong Ungkap Tujuan Utama ke Indonesia Selain Tertantang Budaya dan Agama tapi Mau Benahi....

Beberapa pemain kadang terlihat, biasa sudah mulai salah umpan dan beberapa sudah sering berjalan dan malas berlari, hal-hal seperti juga dibenahi Shin Tae-yong
Kamis, 26 September 2024 - 00:17 WIB
Bukan Jadi Pemenang, Shin Tae-yong Ungkap Tujuan Utama ke Indonesia Selain Tertantang Budaya dan Agama tapi Mau Benahi....
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com-- Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong namanya sangat populer di Indonesia, khususnya di tengah pecinta Sepakbola.

Sejak ditangani pelatih asal Korea Selatan itu, yang akrab disapa STY mampu buat Timnas Indonesia terus menunjukan peningkatan performa dan juga kualitas para pemainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa disadari, Shin Tae-yong berhasil membawa banyak perubahan untuk Timnas Indonesia sejak pertama kali melatih pada 2019 lalu.

Sebagaimana diketahui, sebelum Timnas Indonesia diasuh STY, ada argumen Skuad Garuda kerap terlihat kehabisan tenaga saat bermain di babak kedua.

 

dok.kolase tvonenews.com

 

Beberapa pemain kadang terlihat, biasa sudah mulai salah umpan dan beberapa juga sudah sering berjalan dan malas berlari, hal-hal seperti inilah yang ingin dibenahi Shin Tae-yong.

Salah satu prestasinya, Shin Tae-yong mampu mendorong Timnas Indonesia ke Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pada satu momen podcast Coach Shin Tae-yong dalam YouTube BAL, menjelaskan ia punya tujuan utama ke Indonesia. Apakah ingin buat atau jadi pemenang?.

 

dok.kolase tvonenews.com/Timnas Indonesia 

 

Ternyata utamanya, Shin Tae-yong jelaskan bukan itu. Melainkan ingin menata struktur (sistem) dunia persepakbolaan Indonesia lebih baik.

Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, tidak hanya mengantarkan Timnas Indonesia juara tapi lebih dari itu.

"Sebenarnya saya ke Indonesia untuk mengubah sistem sepak bolanya. Daripada terlalu menitik beratkan pada prestasi," tegas STY, dikutip Kamis (26/9/2024).

"Saya berpikir dengan akarnya harus kuat maka ke atasnya juga kuat. Tidak bisa hanya membebankan kancah senior ke pelatih," ungkapnya.

Sehubungan dengan sistem Persepakbolaan Indonesia yang rapikan. Menurutnya, perlu juga untuk memupuk pada generasi muda atas skill bisa diasah untuk ajang lebih besar.

 

"Saya benar - benar merekrut generasi muda," ucap STY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimanapun saya harus menempa generasi atau pemain muda dan merubah sistemnya," terang bapaknya Skuad Garuda ini.

Di sisi lain, ia juga mengaku agama dan budaya di Indonesia jadi salah satu tantangannya memilih Indonesia. Selain karena memang tertantang tapi juga mengasah dirinya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT