GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Boleh Mendengar Ada Berita Kabar Buruk? Syekh Ali Jaber Bagikan Cara Bersikap Sebaiknya Harus...

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah berbagi kepada jemaahnya cara bersikap saat mendengar ada berita kabar buruk mengandung informasi membuat pembacanya ketakutan.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 17:33 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah sampaikan cara bersikap saat mendengar ada berita kabar buruk
Sumber :
  • Facebook Syekh Ali Jaber Official

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah membahas perihal ada berita kabar buruk.

Almarhum Syekh Ali Jaber memahami ketika orang-orang mendengar berita kabar buruk akan selalu menjadi perhatian mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut almarhum Syekh Ali Jaber, mereka akan berusaha mencoba untuk mendengarkan isi dari berita kabar buruk tersebut.

Almarhum Syekh Ali Jaber menyatakan berita kabar buruk yang didengar akan menimbulkan perdebatan dan ketakutan bagi mereka.

Lantas, bagaiman cara seseorang bersikap saat mengetahui ada kabar berita buruk?


Ilustrasi ekspresi pria mendengar berita kabar buruk. (iStockphoto)

Dikutip tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube MuhammadAli, Senin (1/10/2024), almarhum Syekh Ali Jaber membahas berita kabar buruk yang kerap kali terngiang di seluruh kalangan.

Almarhum mantan Imam Besar Masjidil Haram itu menjelaskan biasanya berita kabar buruk mengandung segala informasi yang bikin penontonnya penasaran.

Ia menuturkan berita kabar buruk bisa mengandung informasi yang positif maupun negatif.

Ia menyebutkan berita kabar buruk suatu informasi yang sangat penting harus didengar sesama.

Namun, almarhum Syekh Ali Jaber menyampaikan jika berita tersebut mengandung kebaikan maka seseorang harus mendengarnya sampai selesai.

Sebaliknya, ia mengingatkan jika informasi yang disampaikan mengandung hoaks atau keburukan maka boleh ditinggalkan orang mukmin.

"Kalau berita yang mau didengar itu baik boleh lanjut. Kalau informasinya tidak baik, bilang sama yang membawa berita sebaiknya diam," kata almarhum Syekh Ali Jaber.

Almarhum Syekh Ali Jaber pun menjelaskan cara seseorang bersikap saat mendengar berita kabar buruk.

Terutama bagi mereka yang kerap kali menyampaikan berita hoaks mengandung fitnah.

Ia berpendapat seseorang bisa melakukan penolakan secara halus agar mereka yang menyampaikan kabar tersebut tidak tersinggung.

Meski seseorang yang menolak juga harus menunjukkan sikap tegasnya agar tidak terpengaruh dengan informasi fitnah tersebut.

"Saya enggak mau dengar, saya enggak mau tahu," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia sedikit bercerita bahwa dirinya mempunyai pengalaman ketika seseorang mendatanginya dengan menyampaikan ada berita kabar buruk.

Ia menuturkan orang yang menghampirinya memberikan informasi mengandung gosip orang lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT