News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk jika Tikus Diam-diam Singgah di Rumah Tolong Banyak Istighfar, Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Penyebabnya

Ustaz Khalid Basalamah menegaskan jika ada tikus kerap kali singgah di rumah secara diam-diam disarankan selalu mengucap istighfar karena ada kabar buruk ini.
Rabu, 2 Oktober 2024 - 19:57 WIB
Hewan tikus saat memasuki rumah memunculkan tanda buruk ini kata Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah menyoroti tikus yang kerap kali masuk rumah secara diam-diam.

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar perbanyak kalimat istighfar saat hewan tikus selalu masuk dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan bahwa ada penyebab membuat tikus diam-diam singgah di rumah.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, penghuni rumah harus istighfar jika banyak tikus berdatangan ke dalam rumah lantaran menunjukkan adanya kabar buruk.

Mengapa tikus yang bersinggah dalam rumah membawa tanda buruk dan diharuskan perbanyak istighfar?


Ustaz Khalid Basalamah (kiri) dan tikus saat mengumpat di dalam rumah (kanan). (Kolase tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official & iStockPhoto)

Dikutip tvOnenews.com dari unggahan video YouTube Bimbingansalaf, Rabu (2/10/2024), Ustaz Khalid Basalamah membahas tikus masuk rumah setelah mendapat pertanyaan dari jemaahnya.

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan ada tanda buruk berupa dosa berasal dari rumah.

Menurutnya, tanda dosa yang tersimpan dalam rumah berasal dari penghuninya.

Ia menyebutkan ada perbandingan dosa ditandai tikus masuk ke rumah meliputi perbuatan yang dilakukan berulang kali maupun sekali.

"Beda hukuman zina sekali dengan zina 10 kali, bohong sekali dengan bohong 10 kali," terang Ustaz Khalid Basalamah.

Ia merincikan dosa yang kerap kali diulang-ulang memperoleh hukuman paling menakutkan dan siksaannya sangat dahsyat.

Misalnya ia mencontohkan dosa zina dan bohong yang selalu berulang kali dilakukan oleh penghuni rumah sebagai perbuatan buruk dilaknat oleh Allah SWT.

Lanjut, pendakwah kelahiran asal Makassar itu menuturkan ada banyak hukuman dari Allah SWT atas dosa yang diterima oleh mereka.

"Makin sering diulangi makin berat loh hukumannya, dan hukuman ini macam-macam," katanya.

Ia kembali mencontohkan orang yang berbuat curang akan mendapat dosa semakin menumpuk berdampak kepada keluarga di rumahnya.

"Ada orang tidak sadar, mungkin dia buat nota palsu di kantornya, efeknya ke keluarganya, ribut sama istrinya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, pendakwah kelahiran 1 Mei 1975 itu menerangkan macam-macam hukuman dari perbuatan dosa zina maupun bohong.

Ia membagikan berbagai hukumannya diambil dari para ulama salaf yang memberikan pandangan mereka terhadap orang berbuat dosa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT