GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Shalat Berjamaah Dapat Shaf Pertama, Tolong Jangan Ubah Posisi, Kata Syekh Ali Jaber Ada Tanda Bahaya ini

Almarhum Syekh Ali Jaber mengingatkan orang yang dapat shaf pertama saat shalat berjamaah tidak mengubah posisi shafnya ke belakang karena ada tanda bahaya ini.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 19:43 WIB
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah ingatkan saat dapat shaf pertama dalam shalat berjamaah jangan ubah posisi ada tanda ini
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan keutamaan shalat berjamaah di shaf pertama.

Almarhum Syekh Ali Jaber menuturkan orang yang mengejar shaf pertama saat shalat berjamaah akan meraih pahala besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, almarhum Syekh Ali Jaber menyampaikan bahwa para malaikat terus berdoa kepada orang yang shalat berjamaah di posisi shaf pertama.

Kemudian, shalat berjamaah berada dalam shaf pertama sangat menguntungkan dapat mendengar suara bacaan imam dengan baik.

Hal ini mengingatkan jarak antara shaf pertama dengan posisi imam shalat berjamaah sangat dekat.


Ilustrasi shalat berjamaah di shaf pertama. (Freepik)

Namun, almarhum Syekh Ali Jaber mengingatkan agar orang yang telah mendapat shaf pertama tidak boleh mengubah posisinya.

Ia menyatakan ada tanda bahaya yang diperoleh orang tersebut jika sengaja berpindah tempat meski telah mendapat shaf pertama.

Lantas, apa tanda bahaya bagi orang mengubah posisi shaf pertama ke tempat lain dalam shalat berjamaah?

Dikutip tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube Muslim - Saluran Dakwah, Kamis (3/10/2024), almarhum Syekh Ali Jaber pernah menerangkan tentang keutamaan shaf pertama yang sangat dahsyat.

Ia menyampaikan keutamaannya didasari dari hadits riwayat Imam At-Tirmidzi.

"Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi," ungkap almarhum Syekh Ali Jaber.

"Barang siapa yang shalat 40 hari tidak terlepas takbiratul ihram tidak tertinggal, Imam Allahuakbar dia sudah stand by Allahuakbar selama berapa hari? berarti 200 shalat," sambungnya.

Almarhum mantan Imam Besar Masjidil Haram itu menuturkan bahwa orang yang berusaha mendapat shaf pertama akan dijauhkan api neraka.

Tak hanya api neraka, ia menegaskan bahwa orang mukmin shalat berjamaah di shaf pertama terhindar dari sifat kemunafikan.

"Dia dapat dapat kebebasan dari neraka dan dari kemunafikan," terangnya.

Menurutnya, orang yang telah menjadi orang munafik tidak akan pernah mengejar keutamaan shaf pertama.

Ia berpendapat orang yang memiliki ciri-ciri munafik dilihat dari cara posisi shalat dan takbiratul ihramnya.

"Makanya saya mendorong jamaah kalau mau tahu dirinya mukmin atau munafik kira-kira gimana posisinya shalat? khususnya takbiratul ihram," tuturnya.

"Suka dijaga atau sering masbuk," tambahnya.

Ia menyampaikan ada perbedaan jumlah amal dihasilkan oleh orang munafik dan mengejar shaf pertama ketika shalat berjamaah.

"Beda yang sering masbuk, beda sama orang yang datang lebih awal," ucapnya.

Misalnya, ia mencontohkan bahwa orang beriman akan mendapat posisi berbeda saat di sisi Allah SWT dibandingkan bagi mereka yang munafik.

"Enggak mungkin sama di sisi Allah wallahi beda Allah Maha Adil," imbuhnya.

Kemudian, ia juga menuturkan bahwa mereka yang selalu mengejar shaf pertama dan tidak pernah sama sekali akan mendapat posisi berbeda dalam surga.

Hal ini mengingatkan bahwa surga memiliki tingkatan yang harus diketahui bersama.

"Semua masuk surga Insyaallah kita bersama-sama. Itu karena karunia dan rahmat dari Allah, tapi di dalam surga ada tingkatannya," jelasnya.

Ia menyebutkan perbedaan tingkatan dalam surga didasari dengan jumlah amalan selama hidup di dunia.

"Di dalam surga itu masing-masing tergantung amal. Masuk surga tingkatannya ada yang di bawah, ada yang di tengah, di atas bersama nabi bersama para sahabat bersama waliyulloh orang shaleh," paparnya.

"Tidak mungkin sama itu tergantung amalannya sejauh mana," lanjutnya.

Ia menambahkan selain keutamaan shaf pertama terletak pada orang yang rajin ibadah sunnah, seperti Tahajud, Dhuha, dan sebagainya mendapat posisi surga yang berbeda.

"Tak mungkin sama-sama orang yang malas," ungkapnya.

tvonenews

Lanjut, almarhum mantan juri di Hafizh Indonesia itu mengingatkan agar orang yang mendapat shaf pertama tidak boleh mengubah posisinya.

Misalnya ia sering melihat orang sudah berada dalam shaf pertama tiba-tiba mundur ke belakang bisa meninggalkan kebaikannya.

Ia menyatakan orang tersebut hanya menunjukkan sikap riya akibat mundur ke shaf belakang setelah dipuji lantaran sebelumnya shalat berjamaah di shaf pertama.

"Ke shaf tanpa sesuatu, kebaikan dia mundur ke belakang, mundur dan dia tinggalkan kebaikan tersebut. Itu namanya Riya," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Shin Tae-yong akan Comeback ke Indonesia, Ada Urusan Apa?

Resmi! Shin Tae-yong akan Comeback ke Indonesia, Ada Urusan Apa?

Shin Tae-yong dipastikan kembali ke Indonesia. Jeje bongkar bocoran agenda rahasia eks pelatih Timnas, diduga bukan melatih lagi dan siap ambil peran baru.
Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Barcelona, Hansi Flick Pilih Bungkam

Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Barcelona, Hansi Flick Pilih Bungkam

Pelatih FC Barcelona Hansi Flick mengaku pertahanan timnya tampil buruk saat kalah 1-2 dari Girona FC pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB.
Kabar Baik dari Nathan Tjoe-A-On yang Kini Main di Eerste Divisie

Kabar Baik dari Nathan Tjoe-A-On yang Kini Main di Eerste Divisie

Bek kiri Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On kembali dipercaya tampil sejak menit awal saat Willem II menghadapi Jong FC Utrecht pada lanjutan Eerste Divisie 2025
Guru di Jember Telanjangi Murid di Kelas, Menteri PPPA: Tak Ada Alasan Apapun untuk Membenarkan

Guru di Jember Telanjangi Murid di Kelas, Menteri PPPA: Tak Ada Alasan Apapun untuk Membenarkan

Dugaan guru menyuruh murid kelas V menanggalkan pakaian di ruang kelas di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menuai sorotan dari banyak pihak. Peristiwa itu disebut dipicu tuduhan kehilangan uang.
Parkir Liar di Tanah Abang Patok Harga hingga Rp100 Ribu, Rano Karno Geram Turunkan TNI

Parkir Liar di Tanah Abang Patok Harga hingga Rp100 Ribu, Rano Karno Geram Turunkan TNI

Parkir liar di Tanah Abang, mematok Harga hingga Rp100 ribu. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meyakini persoalan parkir liar di Tanah Abang bisa tertib.
Misi Balas Dendam! Luis Enrique Siap Bawa PSG Hajar AS Monaco di Liga Champions

Misi Balas Dendam! Luis Enrique Siap Bawa PSG Hajar AS Monaco di Liga Champions

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menegaskan timnya menargetkan kemenangan baik di laga tandang maupun kandang saat menghadapi AS Monaco pada playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT