GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Banyak Harta Jadi Pilot Garuda 15 Tahun, Capt Rizka Triansyah Rela Resign karena Tidak Tahan dengan ini

Masih ingat kisah Capt Rizka Triansyah Leihitu memilih resign sebagai pilot maskapai Garuda Indonesia? Padahal telah mengabdi 15 tahun. Ternyata ini alasannya.
Senin, 28 Oktober 2024 - 17:35 WIB
Capt Rizka Triansyah Leihitu, mantan pilot maskapai Garuda Indonesia
Sumber :
  • Instagram/@rizkatleihitu

tvOnenews.com - Maskapai Garuda Indonesia memang telah menjadi layanan penerbangan paling besar dari Tanah Air. Namanya yang semakin melesat memiliki kisah unik dari para pekerjanya baik dari pilot hingga kru pesawat lainnya.

Mantan pilot Garuda Indonesia, Capt Rizka Triansyah Leihitu telah mengabdi selama 15 tahun. Namun, ia rela memilih resign karena beberapa alasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Capt Rizka Triansyah cukup memiliki banyak harta. Itu menjadi hasil yang sangat memuaskan sebagai pilot Garuda Indonesia, salah satu penerbangan berplat merah selama belasan tahun.

Capt Rizka Triansyah mempunyai kisah alasan resign dari salah satu kru pilot maskapai Garuda Indonesia. Pembahasan dalam ceritanya sangat menarik untuk diketahui bersama.

Keputusannya berhenti sebagai pilot sempat bikin publik sangat heboh. Padahal, mimpinya telah tercapai sebagai pilot di pihak penerbangan ternama di Indonesia.

tvonenews

Namun begitu, ia pun tetap berbagi kisah rela meninggalkan mimpinya meski bisa meraup banyak harta dalam profesinya.

Dinukil tvOnenews.com melalui kanal YouTube Kasisolusi, Senin (28/10/2024), Capt Rizka Triansyah, pilot senior Garuda Indonesia menyampaikan awal mula resign diputuskan olehnya. Ternyata, itu berawal dari dirinya yang mengkhawatirkan hal ini. Rasa takutnya terbilang cukup besar.

Sebagai pilot, ia terus melakukan pekerjaannya agar tetap dikenal profesional. Saat membawa penumpang, ia tidak pernah meninggalkan ibadah.

Pasalnya, syariat agama Islam tetap menjadi pedoman penting bagi hidupnya. Itu merupakan cara Capt Rizka mempunyai bekal baik di dunia dan di akhirat.

Dalam suatu cerita, Capt Rizka menuturkan pelaksanaan ibadahnya sangat sulit dilakukan olehnya. Terutama shalat, ia harus melakukannya saat profesi sebagai pilotnya berfungsi di dalam penerbangan.

Di kabin pesawat, ia melaksanakan shalat lima waktu. Tempat itu menjadi solusi agar tetap menunaikan kewajiban ibadahnya baik dalam kondisi di darat maupun penerbangan.

Capt Rizka Triansyah Leihitu tetap memutuskan resign meski masih bisa ibadah di penerbangan. Keputusannya bergantung dengan beberapa alasan, selain memantapkan sosok yang telah hijrah.

Cita-citanya untuk keluarga menjadi salah satu alasan Capt Rizka resign. Ia mempunyai mimpi tinggi agar anaknya sukses.

"Gua anaknya American Dream banget kan. Gua punya cita-cita tinggal di Amerika. Gua pengen anak-anak gua sekolah di Amerika dan gua hidup di sana," ujar Capt Rizka Triansyah.

"Lu akan sedih banget ketika anak lu bisa pintar, punya ijazah sarjana, cumlaude di Amerika gitu kan. Tapi anak lu enggak bisa ngaji," sambung dia.

Sebagai Muslim taat agama Islam, ia mempunyai ketakutan anaknya tidak bisa mengaji dan mengenal ajaran agama Islam. Meski suatu saat, buah hatinya sukses sesuai dengan mimpinya.

"Perintah pertamanya adalah Iqra gitu loh, membaca. Dan harapan gua selain dia (anak) bisa ngaji, juga bisa bahasa Arab," tuturnya.

Namun demikian, Capt Rizka menyerahkan pekerjaannya kepada rekan seperjuangannya. Pengalihan itu bersifat sementara agar tetap bisa menunaikan shalat di bagian kokpit pesawat.

Pengakuan tersebut berawal dari sang host Kasisolusi, Deryansha Azhary bertanya bagaimana cara ibadah shalat di pesawat, terutama saat penerbangan berlangsung yang membutuhkan beberapa jam hingga berhari-hari.

"Enggak dong, gua shalat kalau lagi terbang di atas. Gua serahin tugas gua ke pilot satunya lagi, gua salat. Gua shalat di kokpit. Di kokpit gua, lega," jelasnya.

Setelah itu, ia kembali mendapat pertanyaan dari Deryansha terkait keinginan Capt Rizka serius belajar agama Islam. Pasalnya, sang pilot benar-benar ingin keluar meski hatinya sangat berat.

Pilot Capt Rizka Triansyah pilih jadi TKI di Arab Saudi
Pilot Capt Rizka Triansyah pilih jadi TKI di Arab Saudi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Ketika proses salaman, ia mengutarakan rasa berat hati meninggalkan kru seperjuangannya selama di maskapai Garuda Indonesia. Saat tangannya berjabat dengan crew pesawat, pramugari dan pihak lainnya ada rasa sedih dialami olehnya.

Saat salaman ke lawan jenis, ia mulai membiasakan diri tahap demi tahap agar tidak bersentuhan dengan lawan jenis. Ia mencoba menghindar karena mempunyai alasan selalu dalam kondisi telah wudhu.

Perihal syaratnya dalam ajaran agama Islam, ibadah Wudhu akan batal saat bersentuhan dengan lawan jenis. Ketentuan tersebut menjadi alasan Capt Rizka kerap kali menghindari hal itu.

Tak hanya itu, ia juga menceritakan tantangan keduanya. Setiap kru pesawat khususnya pramugari kerap kali berpakaian seksi sebagaimana ketentuan dalam menjalankan profesi di maskapai Garuda Indonesia.

Tatapan mata itu menunjukkan ujian keimanan yang dimiliki oleh Capt Rizka. Meski pilihan tersebut merupakan bagian tetap menjaga dan meningkatkan keamanan dalam proses penerbangan.

"First impression kan kita harus tegur sapa ya. Terus terang gua masih belum bisa yang begini (menunduk). Tapi itu juga bukan tanpa alasan, gua harus profiling kru gua," ucap dia.

Soal tatapan terhadap lawan jenis, Capt Rizka menegaskan itu ujian agar tidak berpaling dengan syariat yang telah termaktub di agama Islam. Itu juga menjadi tugas suami menjaga hati istri.

"Gua melihat ini benar kru gua atau bukan. Karena kalau bukan kru gua, itu bisa jadi threat penerbangan gua," katanya.

"Gua harus profiling, jadi gua gak mau terlalu saklek akhirnya jadi mudharat bagi semua orang. Pada akhirnya gua di cabin dan di kokpit, dipisahin sama pintu kokpit," tambah dia lagi.

Ia menganggap profesinya sebagai pilot sebuah anugerah telah dilimpahkan oleh Allah SWT. Namun, ia tetap harus menjaga jarak tanpa menuju ke belakang agar menjaga keimanannya sebaik mungkin.

"Secara profesi rezeki gua ya, privilege gua. Jadi itu menjaga gua banget sepanjang jalan," imbuhnya.

Menurutnya, keberkahan sebagai pilot merupakan kebahagiaannya. Apalagi, kalau penerbangan menuju Tanah Suci sebagai bentuk ibadah di dalamnya karena mengantarkan jemaah ke sana.

"Jadi pilot itu berkah loh. Lu nganter orang safar, lu sendiri jadi ikut safar. Apalagi kalo lu nganternya ke Tanah Suci. MasyaAllah, terangnya.

Perihal cita-citanya sejak resign dari Garuda, mata impiannya menuju pada Jazirah Arab. Itu merupakan impian terbesar Capt Rizka.

"Kembali ke cita-cita ya. Lu kalau bicara Saudi, Makkah-Madinah pengin di sana dong. Itu yang bikin jadi motivasi gua, berubah dari American Dream, gua pengen deket dengan rumahnya Rasul," ungkap dia.

Dari pengalamannya, Capt Rizka pun telah menjalankan niatnya. Ia melamar di sejumlah maskapai berbasis penerbangan dari Tanah Arab.

"Gua pikir mana jalan yang paling mudah buat gua ke sana, dengan skill yang gua miliki gua apply pilot di negara-negara jazirah Arab," tuturnya.

Salah satunya Saudi Airlines, ia mengaku telah melamar di maskapai tersebut. Sayangnya ada peraturan yang menjadi halangan dirinya sulit bekerja di sana.

"Gua ngelamar semua yang di jazirah Arab, ada Qatar, ada Etihad, Emirates, Oman Air, ada Flydubai. Mulai ada jawaban satu per satu, cuman harus pertimbangkan matang-matang," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gua pekerja, gua akan jadi TKI di sana, pejuang devisa buat Indonesia, jadi gua tetap kontribusi buat negara ini," tandasnya.

(udn/kmr/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Marc Marquez menyampaikan kabar terbarunya setelah menjalani sukses operasi akibat crash yang ia alami di MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, akhir pekan lalu.
Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana asing kabur Rp1,1 triliun usai pengumuman MSCI 2026. IHSG anjlok lebih dari 1 persen setelah sejumlah saham besar RI didepak dari indeks global.
KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK menggeledah rumah pengusaha Heri Black terkait kasus suap Bea Cukai dan mendalami dugaan perintangan penyidikan.
Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut viralnya  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat dan menuai kegaduhan. Kini, MPR RI bakal menggelar ulang final Lomba Cerdas Cermat
Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam menjaga aspek keselamatan operasional dengan menggelar Apel Safety
Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngerjain tukang sol di Bandung sampai tertawa ngakak. Momen ini terjadi saat Dedi Mulyadi tertibkan pedagang liar di Bandung.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT