Apa Kabar Bima Yudho Saputro? Selebgram Awbimax yang Pernah Kritik Jalan Rusak Lampung, Kini Ungkap Sudah Tinggalkan Islam
- Instagram @awbimax
Jakarta, tvOnenews.com - Nama selebgram Bima Yudho Saputro alias Awbimax kembali menggegerkan publik. Pada 2023, ia pernah viral dan menuai pujian karena mengkritik kondisi jalan rusak di Lampung.
Bima Yudho Saputro saat itu mengunggah video menohok. Judul yang disematkan selebgram sekaligus TikToker Awbimax itu bertajuk "Alasan Kenapa Lampung Gak Maju-Maju" viral di media sosial.
Kontroversi semakin membesar pasca Awbimax dilaporkan ke polisi. Hal ini membuat Bima Yudho sangat didukung oleh publik karena gaya penyampaian kritiknya sangat tajam.
Kali ini Awbimax menuai sorotan terkait kepercayaannya yang dianut olehnya. Belakangan ini Bima mengungkapkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk meninggalkan agama Islam dan justru pilih menjadi agnostik.
"Saya agnostik dan meninggalkan Islam. Semoga itu sudah jelas," tulis Bima dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Kamis (6/8/2026).
Awbimax Tinggalkan Islam dan Pilih Agnostik sejak 3 Tahun Lalu
- Instagram @awbimax
Lebih lanjut, Bima menerangkan keputusan tersebut sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Artinya, selebgram tersebut telah memilih meninggalkan agama Islam pada 2023.
Tidak hanya itu, ia juga membicarakan orientasi seksualnya sebagai seorang "gay". Ia mengatakan bahwa, dirinya telah menyampaikan hal ini secara terbuka sejak lebih dari setahun lalu.
Di balik itu, Awbimax meluruskan isu liar terkait keputusannya meninggalkan agama Islam tanpa diketahui oleh keluarganya. Ia secara tegas membantah tuduhan tersebut.
"Saya telah berbicara dengan keluarga saya secara pribadi, dan kami terus saling mencintai dan mendukung satu sama lain setiap hari," terangnya.
Alasan Bima Yudho Saputro Ungkap Kepercayaannya
Ia sebenarnya tidak menginginkan terkait kepercayaan yang dianutnya diketahui oleh publik. Ia pun mengungkapkan alasan persoalan ini mau tak mau harus diungkap ke ruang media sosial.
Kata dia, persoalan kepercayaan agnostiknya menjadi konsumsi publik tak lepas dari berbagai pertanyaan yang kerap muncul di ruang media sosial.
"Saya tidak pernah menginginkan ini menjadi konsumsi publik, tetapi pertanyaan yang terus muncul telah membuat jelas bahwa pernyataan sederhana lebih baik daripada diam," katanya.
Ia pun menyampaikan pernyataan tegasnya bahwa dirinya bukan lagi seorang penganut kepercayaan agama Islam. Ia yang sebelumnya menjadi Muslim kini memilih untuk menjadi agnostik.
Load more