GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan hanya Bicara Taktik dan Formasi Timnas Indonesia, Sosok ini Blak-blakan Shin Tae-yong Sangat Butuh Spiritual

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata ingin mendalami kebutuhan spiritual selama melatih Garuda. Itu langsung diungkap oleh sosok penting di PSSI.
Selasa, 29 Oktober 2024 - 17:51 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat beri instruksi ke pemain
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah mengakui sangat butuh sentuhan spiritual. Selama di Garuda, kebutuhan tersebut menjadi aspek utama baginya.

Shin Tae-yong menuturkan selama menjadi pelatih Timnas Indonesia sejak pertama kali, hal utama yang diperlukan adalah spiritual. Itu mengingatkan mayoritas para pemain Garuda sangat kental dengan budaya dan agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kebutuhan spiritual tidak cukup bagi Shin Tae-yong saat ini. Sang pelatih menjadi sorotan utama oleh PSSI. Garuda masih belum menunjukkan performa terbaiknya di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Di grup C, Shin Tae-yong dituntut membawa Timnas Indonesia agar tidak di zona papan bawah klasemen. PSSI meminta target minimal di bagian 4 besar.

Shin Tae-yong harus menerima panggilan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir baru-baru ini. Mereka berbincang tentang performa Timnas Indonesia yang belum memuaskan dalam empat laga terakhir.

tvonenews

Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu harus menjalankan tugasnya dengan baik, sebagaimana itu merupakan tuntutan dari PSSI. Terutama, Garuda akan menghadapi dua tim besar langganan Piala Dunia pada bulan November 2024.

Pertemuan antara Shin Tae-yong dan PSSI turut merespons banyak kritikan dari publik terkait taktik dan formasi Garuda yang masih terbilang biasa dan belum indah.

Kritikan keras dari publik mencuat saat Garuda ditekuk oleh China pada pekan ke-4 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Shin Tae-yong menerima kenyataan pahit, hasil skor akhir 2-1 atas negeri Tirai Bambu.

Kebetulan, beberapa tim lain turut merombak skuadnya akibat belum mendapat hasil maksimal. Contohnya, federasi dari Australia harus memberhentikan Graham Arnold sebagai pelatih kepala.

Terbaru, Arab Saudi ikut memberhentikan hubungan kerja samanya terhadap Roberto Mancini yang ke depannya tidak menjadi pelatih Green Falcons.

Tentunya, faktor yang mendukung Shin Tae-yong selain taktikal dan formasi yang mumpuni mengacu pada kebutuhan spiritual.

Sebelumnya, STY sapaan akrabnya, pernah mengutarakan kebutuhannya perlu mengenali budaya dan agama di Indonesia. Ia membicarakan itu kepada media dari Korea Selatan, Sportalkorea dan Sport Kyunghyang.

Pada awal 2024, data The Royal Islamic Startegic Studies Centre (RISSC) menampilkan negara Indonesia memiliki 277,53 juta jiwa penduduk. Sebanyak 240,62 juta atau sekitar 86,7 persen rata-rata menganut agama Islam.

Pelatih usia 54 tahun itu harus mempelajari agar tidak menyinggung soal kepercayaan para pemain.

"Bahkan ada seorang dokter beragama Islam di Jakarta. Saya pun mengundangnya untuk mendengar budaya Islam selama sekitar tiga jam," ujar Shin Tae-yong kepada Sportalkorea dalam suatu wawancara.

Menurutnya, para pemain bisa menyeimbangkan antara kebutuhan ibadah dan bermain sepak bola. Hanya demi sebuah permainan, ia tidak menginginkan spiritual harus dilupakan oleh mereka.

"Saya berjanji kepada pelatih dan atlet lokal agar menghormati waktu beribadah mereka," tuturnya.

"Saya melakukannya dengan baik tanpa rasa tidak nyaman dalam latihan," tambah dia.

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

 

Kepada Sport Kyunghyang, Coach Shin telah mengetahui perihal waktu ibadah bagi pemain Muslim. Ada beberapa yang tidak dapat diubah dan bersifat mutlak.

"Anda tidak bisa bertanding di hari-hari tertentu seperti ketika ada ibadah shalat Jumat," kata Coach Shin.

Sejalan dengan pendapat Coach Shin, mantan Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti pernah mendukung kebutuhan bagi sang pelatih.

Pendapat itu disampaikan saat La Nyalla menjadi saingan Erick Thohir. Ia berstatus sebagai calon Ketua Umum PSSI pada 2023.

"Bagus, tapi masih kurang sentuhan. Ya harus saya yang sentuh, harus tangan dingin saya. Sentuhan-sentuhan spiritual," tutur La Nyalla sebelum KLB PSSI dikutip dari Bola.com, Selasa (29/10/2024).

Perihal shalat Jumat, La Nyalla menyatakan waktunya tidak bisa diubah yang mengharuskan pria Muslim ibadah.

"Shalat Maghrib ya shalat dulu. Waktu shalat harus shalat lah. Pemain ini hidup jangan mengandalkan diri kita atau orang lain, tapi andalkan kekuasaan Allah. Kurang sentuhan saja STY," tandas La Nyalla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, ia harus mengakui kekalahannya. Hasil yang diraih hanya menorehkan 22 suara, sedangkan Erick Thohir meraih 64 suara dari 86 suara.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT