GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hampir 5 Tahun Latih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Pernah Jujur Kurang Nyaman dengan Budaya ini Meski Tak Singgung Agama

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengutarakan rasa tidak nyamannya tinggal di Indonesia akibat dari budaya ini, meski dia sangat toleransi beragama.
Rabu, 30 Oktober 2024 - 19:29 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong alias STY dalam sesi wawancara
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

STY nama panggilannya itu merasa kecewa terhadap pelatih asal Jerman, karena budaya di Korea Selatan tidak dihormati dan membuat para pemain tak nyaman.

"Saya sangat sedih saat itu sehingga saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya tidak akan pernah melakukan itu jika saya ingin menjadi pelatih di negara lain," katanya kepada Sports Kyunghyang dikutip, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Coach Shin yang telah membuktikan toleransinya sangat tinggi, ternyata pernah menemukan satu titik tertentu kurang nyaman dengan budaya di Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Marah
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Marah
Sumber :
  • AFC

 

Ia sampai membandingkan perbedaan yang sangat jauh dalam urusan budaya antara Korea Selatan dan Indonesia. Masyarakat di Tanah Air kerap kali hanya memanggil namanya, yakni "Shin Tae-yong".

Budaya panggilan nama tersebut membuat Coach Shin tidak nyaman. Cara itu dianggap tidak menunjukkan sikap sopan santun.

Ia membeberkan budaya panggilan nama di Korea Selatan. Di sana sangat jarang sekali memanggilnya dengan hal serupa di Indonesia.

Pasalnya, orang yang lebih tua harus mendapat panggilan secara khusus. Para pemuda Korea Selatan bahkan tidak pernah hanya menyebutkan namanya.

Sisi lain, cara penyebutan masyarakat Indonesia saat memanggil namanya juga dianggap salah. Mereka menyapanya dengan sebutan "Shin Tai-yong".

"Bahkan anak-anak berusia 4-5 tahun di sini (Indonesia) memanggil saya 'Shin Tai-yong', seperti seorang teman," ungkap dia dikutip dari media Korea Selatan, Isplus, Rabu.

Saat di Korea Selatan, ia menjelaskan masyarakat dan fans timnasnya kerap kali memanggil berupa kalimat "Pelatih Shin Tae-yong". Setidaknya, itu merupakan rasa hormat mereka meski ada sebutan pelatih atau coach.

"Mereka bilang ini yang disebut budaya, tetapi saya merasa tidak enak saat pertama kali datang," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika itu kita (Korea Selatan), bukankah kita bakal memanggilnya 'Pelatih Shin Tae-yong'? Namun di sini, orang-orang dari segala usia dan jenis kelamin dapat dengan mudah dipanggil dengan nama depan mereka," tambahnya.

Pada awalnya, ia belum membiasakan diri mendengar sebutan hanya berkalimat nama tanpa ada embel-embel lain. Meski demikian, kenyamanannya telah ditunjukkan dari nazarnya jika Garuda masuk Piala Dunia 2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 17-23 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 17-23 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 17-23 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Jadwal UFC 330 Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry di Kelas Welter

Jadwal UFC 330 Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry di Kelas Welter

Jadwal UFC 330 hari ini, di mana ada pertarungan perebutan gelar juara kelas welter antara Islam Makhachev melawan Ian Machado Garry, yang dipastikan berlangsung seru dan menarik.
Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,

Trending

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT