GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Majelis Masyayikh: UU Pesantren Perkuat Eksistensi dan Jaga Kekhasan Pendidikan Islam

Majelis Masyayikh mengatakan bahwa Undang-undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren akan memperkuat eksistensi di tengah perubahan zaman.
Minggu, 3 November 2024 - 18:09 WIB
Ilustrasi Santri yang sedang Berjalan di Sebuah Pesantren
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Masyayikh mengatakan bahwa Undang-undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren akan memperkuat eksistensi di tengah perubahan zaman.

Undang-undang tentang pesantren itu juga dapat menjaga nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khas dari lembaga pendidikan Islam di Indonesia itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai pengakuan resmi, UU Pesantren memberi landasan hukum untuk menjamin kemandirian dan kekhasan pesantren," tandas Ketua Majelis Masyayikh KH. Abdul Ghaffar Rozin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/11/2024).

Undang-undang Pesantren yang dibuat ini telah melibatkan Majelis Masyayikh sebagai badan independen yang bertanggung jawab dalam menjamin mutu pendidikan pesantren.

Rozin kemudian menegaskan bahwa Majelis Masyayikh akan berperan dalam mengawal kualitas pendidikan pesantren tanpa intervensi.

Dengan begitu, ia berharap karakteristik dan independensi pesantren akan tetap terjaga.

Menurut Rozin, sistem ini memiliki dua aspek utama.

Adapun yang pertama, aspek eksternal yang akan dikelola oleh Majelis Masyayikh melalui evaluasi dan penilaian untuk memetakan serta mengembangkan strategi peningkatan mutu.

"Kedua, aspek internal yang ditangani oleh independen Dewan Masyayikh yang fokus pada pengawasan dan pengendalian mutu pendidikan di dalam pesantren," ujar Rozin. 

Sementara Sekretaris Majelis Masyayikh, KH. A. Muhyiddin Khatib, menegaskan bahwa pengakuan formal melalui UU ini menjadi kebanggaan bagi pesantren.

Namun, dirinya mengingatkan bahwa dengan hadirnya undang-undang ini, beberapa pihak mungkin khawatir akan munculnya intervensi yang dapat mengubah nilai-nilai pesantren.

"Begitu UU ini lahir, ada beberapa kekhawatiran. Perlu kita pahami bersama agar tidak menjadi persoalan di antara kit,” tandas Muhyiddin.

“Kita semua, terutama para kiai, maqom-nya itu mengatur, bukan diatur,"  sambungnya.

Lebih lanjut, Muhyiddin menjelaskan, UU Pesantren adalah bagian dari upaya panjang untuk menguatkan posisi pesantren dalam pendidikan nasional.

Upaya ini juga sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas peran pesantren dalam sejarah Indonesia.

Muhyiddin juga menambahkan, kualitas dan kuantitas lulusan pesantren yang kini berjumlah jutaan mencerminkan kontribusi besar lembaga ini terhadap masyarakat.

Sementara di sisi lain, Muhyiddin juga menyoroti bahwa pesantren tidak hanya membutuhkan pengakuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Juga dukungan agar kualitas dan tradisi pendidikannya dapat terus berkembang,” ujarnya.

Majelis Masyayikh, melalui Dewan Masyayikh, bertanggung jawab penuh atas pengembangan kurikulum dan standar pendidikan pesantren dan itu semua tanpa intervensi dari pemerintah. (ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Disambut Tepuk Tangan Meriah, Gubernur Sherly Tjoanda Beri Keputusan Tegas untuk Nelayan yang Nikah Sirih

Disambut Tepuk Tangan Meriah, Gubernur Sherly Tjoanda Beri Keputusan Tegas untuk Nelayan yang Nikah Sirih

Keputusan tegas Sherly Tjoanda disambut tepuk tangan meriah. Gubernur Sherly Tjoanda beri keputusan tegas soal banyaknya nelayan di Malut yang nikah sirih.
Hari Ini Eks Wamenaker Noel Ebenezer Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan Sertifikat K3

Hari Ini Eks Wamenaker Noel Ebenezer Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan Sertifikat K3

Noel Ebenezer mengaku menyesal telah menerima gratifikasi senilai Rp3,36 miliar dan motor Ducati terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3...
Momen Prabowo Mandikan Air Kembang Pesawat Tempur saat Peresmian Alutsista 6 Rafale hingga Airbus A400M

Momen Prabowo Mandikan Air Kembang Pesawat Tempur saat Peresmian Alutsista 6 Rafale hingga Airbus A400M

Presiden RI Prabowo Subianto resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) modern kepada TNI dalam seremoni besar di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026).
Jadwal Siaran Langsung Malaysia Masters 2026: Leo/Daniel Siap Kerja Rodi

Jadwal Siaran Langsung Malaysia Masters 2026: Leo/Daniel Siap Kerja Rodi

Jadwal siaran langsung Malaysia Masters 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Prabowo Tambah Kekuatan Tempur, Rafale hingga Rudal Meteor untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

Prabowo Tambah Kekuatan Tempur, Rafale hingga Rudal Meteor untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto resmi menyerahkan sederet alat peralatan pertahanan dan keamanan modern kepada TNI dalam seremoni di Lanud Halim Perdanakusuma.
Nasib Nathan Tjoe-A-On Segera Ditentukan Jelang Bela Timnas Indonesia, Ini Jadwal Playoff Liga Belanda

Nasib Nathan Tjoe-A-On Segera Ditentukan Jelang Bela Timnas Indonesia, Ini Jadwal Playoff Liga Belanda

Nathan Tjoe-A-On akan menentukan nasibnya bersama klubnya sebelum membela Timnas Indonesia. Willem II Tilburg akan mengikuti laga playoff promosi-degradasi melawan FC Volendam.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT