GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Marcio Souza, Mantan Legiun Asing Persib Diwarnai Kontroversi yang Dulunya Mualaf Malah Kini Pindah Agama

Mantan pemain asing Persib Bandung, Marcio Souza da Silva era 2010-an yang memiliki segudang kontroversi sempat mualaf di Indonesia meski kembali pindah agama.
Minggu, 10 November 2024 - 12:35 WIB
Mantan penyerang asing Persib Bandung, Marcio Souza da Silva
Sumber :
  • X/@persib

tvOnenews.com - Mantan pemain asing Persib Bandung, Marcio Souza da Silva pernah menganut agama Islam setelah memutuskan mualaf.

Sebagai juru gedor Persib Bandung, Marcio Souza juga dikenal menjadi sosok pemain asing yang mualaf di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum di Persib Bandung, Marcio Souza pertama kali merumput di Liga Indonesia pada 2006. Kala itu, ia bermain sebagai legiun asing Persela Lamongan.

Di Persela Lamongan, Marcio Souza hanya membela selama dua tahun. Namun, penampilannya sangat memukau bersama Laskar Joko Tingkir.

Souza telah mencatatkan 41 gol dari 66 pertandingan selama berkiprah di beberapa klub Indonesia.

tvonenews

Selain soal mualaf, Souza telah memikat pecinta sepak bola Tanah Air. Ia menjadi pemain asal Brasil memiliki selebrasi unik, sehingga dijadikan sebagai pemain asing ikonik yang pernah bermain di Indonesia.

Pemain kelahiran 14 Januari 1980 itu kerap kali melakukan selebrasi seperti gaya Tukul Arwana. Ia selalu menarik bibirnya dan bertepuk tangan secara vertikal.

Kemampuannya menjadi penyerang berbahaya karena bisa memasukkan bola melalui tendangan jarak jauh, tendangan bebas hingga sundulan kepala.

Adapun klub lainnya yang pernah dibela di antaranya, Semen Padang, Deltras Sidoarjo, Arema Indonesia dan terakhir Perseman Manokwari.

Saat di Semen Padang, ia berhasil membawa klub asal Tanah Minang untuk berkutat di Indonesia Super League musim 2009-2010.

Kemudian, ia juga menyabet sebanyak delapan gol saat berseragam Persib Bandung pada musim 2011/2012.

Meski demikian, Souza menjadi salah satu pemain asing diwarnai kontroversi yang pernah dimiliki oleh Persib Bandung.

Marcio Souza
Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram/@marciosouza1401

 

Kala itu, ia harus ditangkap saat berada di Brasil pada 2016. Kontroversi ini tidak lahir mendapat tuduhan pengaturan skor.

Perihal kontroversinya, Souza harus masuk ke jurang kasus pengaturan skor. Kecurangan ini ketika membela Perseman Manokwari karena diduga jual-beli pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tuduhan menjual pertandingan yang dilakukan Souza diduga kepada Persepar Palangkaraya bernilai Rp50 juta. Bahkan, ia juga dituduh menjualnya ke bandar judi berada di Malaysia.

Pada 2012, ia juga mendapat pertentangan akibat kiprahnya yang memiliki jejak buruk. Ia dilarang bermain oleh PT Liga Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT