News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Legenda Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto? Asisten Pelatih Como Makin Religius Meski Sempat...

Legenda Timnas Indonesia sekaligus asisten pelatih Como 1907, Kurniawan Dwi Yulianto menampikkan kehidupannya semakin religius. Bahkan terjadi sejak pensiun.
Senin, 11 November 2024 - 17:50 WIB
Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • VIVA/Vanfutbol

tvOnenews.com - Legenda Timnas Indonesia sekaligus asisten pelatih Como 1907, Kurniawan Dwi Yulianto menampikkan kehidupannya semakin religius.

Selain seputar tentang legenda Timnas Indonesia bantu promosi klub Como 1907 ke Serie A, Kurniawan Dwi Yulianto menjadi taat ibadah sebagai penganut agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurniawan Dwi Yulianto memang menjadi salah satu legenda Timnas Indonesia yang pernah bersinar pada masanya. Kariernya juga sangat cemerlang di eranya.

Si Kurus sapaan akrabnya, telah bergulat bersama Timnas Indonesia sejak 1995.

Berdasarkan data statistik dari Transfermarkt, Kurniawan bahkan telah mencatatkan sebanyak 59 pertandingan bersama Garuda.

tvonenews

Di Timnas Indonesia, ia juga membesutkan bola sebanyak 33 gol. Ini yang membuatnya dinobatkan sebagai penyerang terbaik Garuda. Pasalnya, jumlah gol Kurniawan bersama Timnas Indonesia di bawah torehan yang dihasilkan oleh Bambang Pamungkas.

Gaya permainannya menampikkan kecepatan, keterampilan dan selalu agresif menjadi ciri khasnya saat bergulat di lapangan.

Ia juga menjadi pemain yang selalu kreatif dan berusaha menciptakan sesuatu saat berseragam Timnas Indonesia.

Pria lahir di Magelang itu pernah membela Garuda di beberapa ajang kompetisi bergengsi, salah satunya SEA Games dan Piala AFF.

Namun, Si Kurus pernah meratapi nasibnya sempat mengakhiri kariernya. Ia terjerat kontroversi penggunaan narkoba pada 1990-an. Performanya bermain sepak bola semakin turun akibat kasus ini.

Kurniawan mengakui kecanduan narkoba ini didasari hatinya yang masih labil saat masih remaja. Pencarian jati diri menjadi sangat penting meski harus terseret ke berbagai hal negatif.

Namun begitu, kasus ini tidak menghalangi kariernya sampai cemerlang bersama Garuda sampai 2005.

Pada 2014, ia pun memutuskan gantung sepatu sebagai pesepak bola profesional tepat pada usia 38 tahun.

Pada 2018, ia pernah menjadi asisten pelatih Garuda. Bahkan juga dipercaya sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U23 pada 2019.

Kurniawan Dwi Yulianto
Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • Instagram @kurniawanqana

 

Kini, ia menjadi sorotan publik karena membawa klub asal Italia, Como 1907 berlaga di Serie A Italia.

Kesuksesannya tidak lepas dari kebutuhan spiritual yang tak pernah ditinggalkan olehnya.

Pada 2015, ia pernah menyempatkan shalat Dzuhur di sebuah hotel. Ia masuk ke dalam kamar mandi yang ternyata bertujuan mengambil air Wudhu.

Setelah keluar dari kamar mandi, keadaannya telah memakai sarung untuk bersiap-siap mengerjakan shalat Dzuhur.

Pria identik kepala plontos ini seakan-akan menjadi kepribadian yang semakin baik. Meski dahulu pernah terjerat narkoba dan dunia gelap gulita alias dugem.

Namun demikian, ia tidak pernah berniat untuk memamerkan ibadahnya, karena amalannya bersifat privasi.

Dari pengakuannya, ia hanya meninggalkan ibadahnya saat berada di Swiss dan Italia. Bahkan sama sekali tidak mengerjakan shalat.

Ia mengakui ada masa yang benar-benar dirinya labil, sehingga tuhan terlupakan dan tidak pernah melaksanakan shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurniawan akhirnya mampu melewati masa itu dan bangkit dari keterpurukannya. Ini yang membuatnya semakin religius.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT