News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AKP Ulil Ryanto Anshari Tewas saat Bertugas Usai Ditembak AKP Dadang Iskandar, Apakah Mati Syahid? Ustaz Maulana Bilang… 

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari diketahui tewas dalam kasus polisi tembak polisi yang dilakukan oleh tersangka AKP Dadang Iskandar
Minggu, 24 November 2024 - 15:42 WIB
AKP Ulil Ryanto tewas ditangan AKP Dadang Iskandar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari diketahui tewas dalam kasus polisi tembak polisi yang dilakukan oleh tersangka AKP Dadang Iskandar.

Diduga kuat penembakan yang dilakukan Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar ini yaitu soal kasus penangkapan pelaku tambang galian C.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini terjadi pada Jumat dini hari (22/11/2024) pada pukul 00.43 WIB di halaman parkir Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat.

Kejadian bermula saat AKP Ulil Ryanto menangkap pelaku tambang galian C dan diserahkan ke Mapolres Solok Selatan.


Tersangka, AKP Dadang Iskandar. (ANTARA)

Setelah pelaku diamankan, lalu AKP Dadang Iskandar memanggil AKP Ulil Ryanto yang kala itu baru saja menyerahkan terduga pelaku tambang galian.

Keduanya bertemu di area parkir Mapolres Solok Selatan, secara mengejutkan AKP Dadang Iskandar menembak AKP Ulil Ryanto tepat di kepala bagian kanannya.

AKP Ulil Ryanto dinyatakan tewas ditempat setelah dihabisi tujuh peluru oleh AKP Dadang Iskandar.

Mengetahui kejadian ini, apakah AKP Ulil Ryanto dapat dikatakan sebagai mati syahid?

Dalam satu kajiannya, Ustaz Maulana menjelaskan kriteria seseorang mendapatkan mati syahid.

Seperti apa penjelasan Ustaz Maulana mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube TRANS TV Official, kematian atau meninggal pasti akan dialami oleh semua orang di dunia. 

Namun Ustaz Maulana mengungkapkan Allah pasti menguji hambanya untuk bersabar dan sampai mengucapkan kata Alhamdulillah.

“Mungkin di sisi lain kita emosi, lalu bersabarlah kita. Setelah itu datanglah keridhoan Allah hingga akhirnya kita bersyukur,” ungkap Ustaz Maulana pada tayangan YouTube TRANS TV Official.

Ustaz Maulana
Ustaz Maulana. (Ist)

Seperti apakah kriteria bila seseorang mendapatkan keutamaan mati syahid?

Ustaz Maulana menyampaikan seseorang dapat disebut mati syahid dapat dilihat dari amalnya ketika hidup di dunia. 

Ia mengatakan kebiasaan saat hidup didunia itu akan muncul ketika orang tersebut mati syahid.

Selain itu, beberapa kriteria orang yang mati syahid juga disebutkan oleh Ustaz Maulana.

“Sakit, jatuh, kejatuhan, tenggelam, terbakar, menuntut ilmu, melahirkan, dan dalam tugas itu masuk kategori orang-orang yang tergolong mati syahid,” ujarnya.

Bila seseorang meninggal dalam kondisi yang demikian, lantas apa keutamaan dari mati syahid?

Dirinya melanjutkan bahwa orang yang mati syahid akan mendapatkan ampunan serta ditempatkan di surga Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ampunan Allah dan diperlihatkan tempatnya di surga. Ini bentuk kemuliaan yang luar biasa, bergugurnya dosa-dosa kita disebabkan mati syahid itu luar biasa,” pungkasnya.

Meski begitu, setiap orang tidak ada yang tahu rahasia kematian dari Allah SWT mengenai kapan, dimana dan bagaimana seseorang itu meninggal dunia. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT