GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seketika Kembali Bersih dari Dosa, Amalkan ini saat Shalat Sebelum Baca Al Fatihah, Ustaz Adi Hidayat Bilang…

Sebelum membaca surat Al Fatihah, terdapat amalan yang bisa dibaca saat memulai shalat agar terbebas dari dosa. Ustaz Adi Hidayat beri penjelasannya, kalau...
Sabtu, 30 November 2024 - 23:20 WIB
Ustaz Adi Hidayat jelaskan amalan doa penghapus dosa
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Sebelum membaca surat Al Fatihah, terdapat amalan yang bisa dibaca saat memulai shalat agar terbebas dari dosa. Ustaz Adi Hidayat beri penjelasannya.

Selain terbebas dari dosa, Ustaz Adi Hidayat mengatakan bila seseorang membaca amalan ini maka akan diampuni dan dibersihkan dari segala dosa seperti baju kembali putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, ketika memulai shalat jangan terburu-buru dan langsung membaca Al Fatihah.

Resapi bacaan doa ini agar mendapat ampunan dari segala dosa seperti kembali bersih layaknya baju putih. 

Amalan doa apa yang dimaksud?

Dalam satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan doa penghapus dosa sebelum membaca Al Fatihah saat shalat.

Seperti apa penjelasan Ustaz Adi Hidayat mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, ada doa yang bisa mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, seseorang bisa menangis jika meresapi makna dari doa ini.

"Perhatikan, kalau shalatnya benar, anda bisa nangis saat baca doa ini," ungkap Ustaz Adi Hidayat tentang doa sebelum Al Fatihah saat shalat.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang makna yang mendalam dari doa tersebut.

"Ngaku banyak salah, saya mengakui dalam shalat ini saya banyak salah," ujarnya

"Dan mungkin Kau wafatkan aku dalam shalat ini," sambungnya.

Inti dari doa ini yaitu pengakuan dosa dan memohon ampunan kepada Allah.

"Maka mohon Ya Allah, hapuskan salahku, gugurkan dosaku, jauhkan aku dari kesalahanku di akhirat nanti seperti Engkau jauhkan Timur dan Barat yang tak pernah bertemu," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Ya Allah, kalaupun pekat, bersihkan seperti noda dibersihkan dari pakaian, kalau perlu gunakan air yang dingin, hamba tobat Ya Allah, bertaubat," lanjutnya.

Serta memohon bila wafat dalam shalat ini, maka wafat dalam keadaan bersih dari dosa dan husnul khotimah.

"Dan bilapun hamba wafat dalam shalat ini, jadikan tobat hamba menggugurkan dosa, dan jadikan wafat hamba husnul khotimah, itu maksudnya," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Ternyata, yang dimaksud oleh Ustaz Adi Hidayat adalah salah satu bentuk dari doa iftitah yang dibaca di rakaat pertama setelah takbiratul ihram sebelum Al Fatihah.

Berikut bacaan lengkap doa agar dosa diampuni:

"Allahumma baa'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqatsawbul abyadlu minaddanasi, Allahumaghsil khathaayaaya bil maai watstsalji wal baradi.

Artinya,

"Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa sebagaimana Engkau menjauhkan timur dan barat. Ya Allah bersihkanlah diriku dari kesalahan dan dosa sebagaimana telah Engkau bersihkan baju putih dari kotoran. Ya Allah, bersihkanlah aku segala kesalahanku dengan air, salju, dan embun sebersih-bersihnya."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amalkanlah doa tersebut, resapi maknanya sebagai pengakuan dosa sekaligus permohonan ampun kepada Allah.

Maka Allah akan bersihkan dari segala dosa hingga bersih layaknya baju putih tak bernoda. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 akan bermain menghadapi Jepang pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto perlu mengembalikan anak-anak asuhnya ke jalur kemenangan.
Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, di mana nasib ganda putra Indonesia langsung ditentukan hari ini termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang kembali berpasangan dan Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah langsung hadapi jalan terjal.
Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT