GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makan Nasi Telur Ceplok Harus Dihindari, Kata dr Zaidul Akbar Sekalipun Harga Murah dan Enak kalau Mau Sehat Campur Buah Kesukaan Rasulullah SAW

Hal ini diluruskan karena ada yang menilai sehat dan tidak. Nasi dan telur ceplok/dadar disorot dr Zaidul Akbar karena rasanya enak dan murah. Pakai buah ini...
Jumat, 6 Desember 2024 - 16:19 WIB
Makan Nasi Telur Ceplok Harus Dihindari, Kata dr Zaidul Akbar Sekalipun Harganya Murah dan Enak kalau Mau Sehat Campur Buah Kesukaan Rasulullah SAW
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com-- Konsultan Kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar menyampaikan pesan sehat untuk umat muslim. Hal ini untuk menjawab perdebatan sehat atau tidak makan nasi putih pakai telur di masyarakat.

Hal ini luruskan karena ada yang menilai sehat dan tidak. Nasi dan telur ceplok atau dadar disorot dr Zaidul Akbar karena rasanya enak dan murah, tetapi ia sarankan hindari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penjelasan, pria yang akrab disapa dr Zaidul untuk konsumsi apapun harus dipahami. Sebab yang dimakan atau minum bisa jadi sehat atau tidak, tergantung bagaimana disajikannya. 

Ia menyarankan agar menambahkan sesuatu agar lebih sehat. Mulai sekarang tampaknya Anda harus lebih memerhatikan, bagaimana cara memakan nasi telur yang benar agar sehat. 

Mengutip dari ceramahnya di YouTube milik dr. Zaidul Akbar, Jumat (6/12). Ia menjelaskan alasannya. Simak penjelasan di bawah ini.

Menurutnya, makanan banyak mengandung karbohidrat dan protein nyatanya tak baik bagi tubuh, meski makanan itu terlihat 'murah' dan enak.

"Makanan yang sederhana tuh seperti apa? Jadi kalau misalkan ibu bapak makan dalam satu piring ada nasinya ada kentangnya, kemudian ada ikan, ikan beneran ya. Ada telurnya kemudian ada tempenya, kemudian ada sayurnya,” kata dr Zaidul Akbar.

"Jadi, kalau ditanya makanan yang sederhana yang sederhana seperti apa? Yang tidak terlalu banyak ragamnya,” sambungnya.

Sehubungan dengan nasi telur, dr Zaidul Akbar menyampaikan kalau sebaiknya dihindari. Sebab protein telur jadi rusak karena efek digoreng.

“Kalau bicara telur sendiri, sebenarnya kalau telur itu kan protein (sehat). Jadi, ketika telur itu digoreng sudah terjadi denaturasi telurnya sudah gak sehat,” ungkap Zaidul Akbar. 

Kemudian, kata dr Zaidul Akbar makan telur yang dimasak dengan baik. Maka proteinnya akan tetap terjaga dan tidak rusak.

"Jadi kalau mau masak telur itu ada caranya, supaya proteinnya gak rusak," tegasnya.

"Kalau protein ketemu karbohidrat mungkin nasi kalau menurut keterbatasan pengetahuan saya tidak melihat ada yang bermasalah di situ,” pesan Konsultan Kesehatan itu.

Dengan begitu, dr Zaidul Akbar juga menyampaikan kalau nasi telur maupun nasi goreng itu sama-sama melawati proses goreng.

Konsultan kesehatan itu pun beri saran dalam penyajian ala Zaidul Akbar saat konsumsi nasi putih dan telur. 

Dalam penjelasannya, ia menjelaskan sisa memilih buah kurma sebagai tambahan gula sehat dan mengurangi yang digoreng.

 

"Bukan nasi goreng, dalam rangka nasi serat dan mineral penting ke nasinya tadi sehingga tidak berat diolah tubuh kita," pesannya. 

Penggunaan kurma bisa jadi bahan pemanis alami. Seperti halnya, bikin sambal ditambah kurma sama bawang putih sama garam sebagai pelengkap makanan nasi telur anda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi karena judulnya kita sudah mulai berpisah sama gula pasir teman-teman bisa ganti pemanisnya pakai kurma," ucapnya.(klw)

waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT