News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benar atau Tidak Angka 7 Rahasia Tentukan Usia Jadi Kaya dan Miskin? Mbah Moen Jelaskan soal Rezeki Sebenarnya...

Almarhum Mbah Moen pernah mengupas tuntas rahasia angka 7 digadang-gadang cara melihat rezeki manusia yang ditentukan melalui usia menjadi kaya atau miskin.
Senin, 9 Desember 2024 - 15:55 WIB
Mbah Moen bicara rezeki ditentukan dari perhitungan angka 7 melihat usia jadi kaya dan miskin
Sumber :
  • NU Online

Tidak semua orang memperoleh ketetapan rezeki hidupnya sampai di usia mereka yang sudah tua.

Ini berhubungan dengan dalil Al Quran bahwa Allah SWT telah menjamin ketetapan rezeki setiap hamba-Nya, meskipun harus dicari dengan usaha semaksimal mungkin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada juga orang yang merasakan hidupnya dari usia dini hingga tua telah berkucupan dan bergelimpangan harta kekayaan juga merupakan takdir dari Allah SWT.

Jika ada orang merasa penasaran bagaimana cara menentukan hidupnya bisa kaya atau miskin, Mbah Moen membagikan rahasianya melalui perhitungan angka 7.

"Setiap 7 tahun pasti berubah, 7 tahun berpisah, setelah 7 tahun harus sekolah," terang dia.

"Setelah 7 tahun harus sekolah lanjutan. 7 tahun lagi harus sekolah yang lebih tinggi. 7x4=28," sambungnya.

Gurunya Gus Baha itu menyinggung soal pernikahan di mana salah satu bentuk rezeki atas pemberian dari Allah SWT.

Perhitungan usia 28 tahun menunjukkan seseorang telah siap dalam menjalani kehidupan barunya untuk membentuk keluarga kecil yang harmonis.

"Kalau umur 28 belum nikah, namanya terlalu tua," katanya.

Soal usia, Mbah Moen kembali memberikan perkalian apabila seseorang telah mencapai angka 35 tahun harus berada dalam kondisi mapan.

"Setelah usia seseorang sudah 28 tahun maka jika ditambah 7 lagi jadi sudah 35 tahun, diumur segitu dia harus punya pekerjaan," jelasnya.

tvonenews

Lantas, bagaimana jika belum bekerja disebabkan sulit memperoleh lapangan pekerjaan?

Mbah Moen menyebutkan tanda orang tersebut masih tidak ditakdirkan untuk mencari nafkah.

Meski begitu, tokoh sesepuh PPP itu berpendapat takdir seseorang bisa kaya atau miskin atas ketetapan rezekinya dilihat setelah beranjak usia 42 tahun.

Bagi Mbah Moen, usia 42 tahun menjadi waktu yang tepat apakah takdir seseorang bisa merasakan kaya atau miskin sebagai bentuk melihat ketetapan rezekinya.

"35+7=42, kalau kaya ya terlihat kaya, kalau miskin ya terlihat miskin. Kalau 42 tahun tidak kaya maka memang Allah SWT tidak mengtakdirkan seseorang tersebut untuk jadi kaya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mbah Moen kembali menjelaskan di mana kondisi seseorang harus telah merasakan masa ketenangannya dilihat saat berusia 49 tahun.

Perihal usia 49 tahun, ini berhubungan dengan masa pensiun kerja yang rata-rata ketetapannya diambil dari usia 50-55 tahun jika mengacu pada sistem perusahaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Gelar Aksi Depan Kedubes AS, Doakan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Warga Gelar Aksi Depan Kedubes AS, Doakan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Sejumlah peserta datang bersama keluarga. Di tengah kerumunan tampak beberapa warga membawa bayi dan anak-anak kecil
Inter Milan Wajib Waspada! Mesin Serang AS Roma Pulih Tepat Waktu dan Siap Menebar Ancaman di Giuseppe Meazza

Inter Milan Wajib Waspada! Mesin Serang AS Roma Pulih Tepat Waktu dan Siap Menebar Ancaman di Giuseppe Meazza

Matias Soule diperkirakan akan tampil sejak menit awal saat AS Roma menghadapi Inter Milan di Giuseppe Meazza. Kabar ini memberi warna baru bagi Giallorossi.
Pemakaman Kopral Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Berjalan Kidmat

Pemakaman Kopral Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Berjalan Kidmat

Upacara pemakaman Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon, di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, spekulasi lawan FIFA Matchday, hingga Dean James diparkir.
Inter Milan Full Senyum Jelang Hadapi AS Roma! Lautaro Martinez hingga Henrikh Mkhitaryan Comeback di Laga Krusial Penentu Scudetto

Inter Milan Full Senyum Jelang Hadapi AS Roma! Lautaro Martinez hingga Henrikh Mkhitaryan Comeback di Laga Krusial Penentu Scudetto

Henrikh Mkhitaryan dipastikan masuk dalam skuad Inter Milan untuk menghadapi AS Roma di San Siro. Kabar ini menjadi angin segar bagi Nerazzurri.
Operasi Senyap Inter Milan saat Hadapi AS Roma, Petinggi Nerazzurri Pantau Kapten Giallorossi untuk Dibajak Musim Panas Nanti

Operasi Senyap Inter Milan saat Hadapi AS Roma, Petinggi Nerazzurri Pantau Kapten Giallorossi untuk Dibajak Musim Panas Nanti

Laga Inter Milan kontra AS Roma di San Siro tidak hanya menarik karena mempertemukan dua tim besar Serie A. Pertandingan ini juga disebut bisa menjadi awal.

Trending

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Striker muda Luke Vickery yang belum dinaturalisasi sudah berani bermimpi bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030. Begini katanya.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobriskov mengungkapkan biang kerok timnya bisa kalah dari Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro di laga lanjutan final four Proliga 2026 seri Surabaya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT