GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Silvio Escobar? Kisah Mualaf Pemain Naturalisasi yang Tak Pernah Perkuat Timnas Indonesia itu Sempat Buat Malu...

Silvio Escobar, mantan pemain naturalisasi Persija Jakarta dan Perseru Serui yang tidak pernah membela Timnas Indonesia punya kisah mualaf yang sangat unik.
Jumat, 13 Desember 2024 - 22:08 WIB
Eks pemain naturalisasi Persija Jakarta yang tidak dipanggil Timnas Indonesia, Silvio Escobar
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sport77 Official

tvOnenews.com - Mantan penyerang Perseru Serui dan Persija Jakarta, Silvio Escobar menjadi pemain naturalisasi yang tidak pernah membela Timnas Indonesia mempunyai kisah mualaf yang unik.

Sebagai pemain naturalisasi tidak pernah dilirik Timnas Indonesia, Silvio Escobar berbagi kisah mualaf pertama kali sampai membuat orang lain merasa malu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat mualaf, Silvio Escobar tengah berkarier sebagai pesepak bola asal Uruguay yang bermain di Liga Indonesia.

Merujuk pada data dari Transfermarkt per Jumat (13/12/2024), mulanya Silvio Escobar mengawali kariernya di Tanah Air saat membela Persepam Madura pada 2014.

Ia membela Persepam Madura setelah pindah dari Fernando de la Mora sebagai salah satu klub asal Uruguay pada 1 Januari 2014.

Silvio Escobar saat membela Persela Lamongan
Silvio Escobar saat membela Persela Lamongan
Sumber :
  • Instagram/@perselafc

 

Kemudian, Escobar bermain untuk PSM Makassar pada 2015 selama satu musim setelah pindah dari Persepam Madura.

Ia sempat belum bermain sepak bola selama setengah tahun pada 2014 setelah keluar dari PSM Makassar pada 2016.

Pada akhirnya, pemain kelahiran asal Uruguay itu memperkuat Perseru Serui sebagai klub bersejarah baginya pada 2017 silam.

Setelah itu, Escobar bermain untuk Badak Lampung FC pada 2019. Kiprahnya semakin apik sebelum dilirik oleh Persija Jakarta.

Ia menjadi pemain bebas transfer saat dipinang oleh Persija Jakarta. Namun begitu, kiprahnya bersama Macan Kemayoran hanya satu musim.

Selepas di Persija, ia memperkuat PSIS Semarang dengan status pemain pinjaman.

Meski begitu, Escobar kembali berseragam Persija Jakarta sampai September 2019 karena kontraknya tidak diperpanjang oleh manajemen.

Ia kembali melanjutkan kariernya di Indonesia untuk membela Mitra Kukar hingga sejumlah klub lainnya, seperti PS Tira-Kabo yang kini bernama Persikabo 1973.

Escobar juga pernah membela Madura United, Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Semen Padang hingga Persela Lamongan.

Berdasarkan pantauan, ia terakhir kali bermain di Persela Lamongan sebagai tim yang pernah merasakan ajang Liga 1.

Saat ini, Escobar yang pernah memperkuat Persija menjalani kariernya di Liga 2. Ia menjadi skuad dalam Dejan FC.

Kisah kiprahnya ini membuat Escobar resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengambil proses ucapan sumpah pada 2020.

Ia juga menjadi sorotan sebagai pemain naturalisasi sama sekali tidak pernah dilirik PSSI untuk membela Garuda.

Namun, ia tidak terlalu memperdulikan kiprahnya. Meski ada harapan memperkuat Timnas Indonesia.

Selama 10 tahun lamanya, Escobar mempunyai kisah mendapat kebutuhan spiritual dalam hidupnya karena memeluk agama Islam saat di Indonesia.

Dipantau tvOnenews.com melalui kanal YouTube Sport77 Official, Jumat (13/12/2024), Silvio Escobar menjadi bintang tamu dalam sesi podcast tersebut.

Ia menyelipkan cerita proses masuk agama Islam hingga mengapa milih menjadi WNI.

Escobar menyampaikan keinginannya menjadi WNI karena faktor istri, Merry Marsita Escobar.

Kebetulan, Escobar juga telah berstatus sebagai pemain Muslim saat menikahi Merry Marsita.

Kemudian, Escobar menceritakan perjalanan mualafnya berkat klub Persepam Madura sebagai tim yang dibelanya pertama kali di Tanah Air pada 2014.

"Tahun 2014 ada asisten pelatih di Persepam ajak saya untuk masuk Islam karena saya tanya. Saya lihat teman-teman saya sabar, santai," ujar Silvio Escobar.

Ia sangat bersyukur keluarganya di Uruguay mendukung pernikahannya bersama Merry yang kebetulan dirinya telah mualaf.

Ia menyampaikan kisah mualafnya sangat lucu dan kondisinya masih belum bisa menggunakan bahasa Indonesia saat membela Persepam Madura.

Escobar mencari informasi salah satu sunnah dalam agama Islam yang harus dilakukan olehnya sebelum mualaf.

Ia mendengar proses sunat sebagai syarat menyucikan dan membersihkan kotoran pada bagian kemaluan seorang laki-laki. Kegiatan ini merupakan salah satu sunnah dari Rasulullah SAW.

Ia menyatakan bahwa sunat menjadi penghalang dan menumbuhkan kekhawatirannya yang sempat mantap ingin masuk agama Islam.

"Tapi mungkin karena bahasa saya juga kurang bagus, mungkin saya salah paham, karena harus potong. Takut saya, jadi tahun 2014 tidak jadi," terang dia.

Pada 2015, ia bertanya-tanya kepada seorang temannya yang kebetulan telah mualaf mengenai sunat saat berada di Jakarta.

Setelah mendapat informasi dan pesan hangat dari temannya, Escobar memberanikan diri untuk sunat sebagaimana salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW.

"Jumat pagi saya bangun, saya pun memutuskan sendiri jalan untuk sunat," katanya.

Ia pun memutuskan untuk pergi ke klinik yang kebetulan menangani proses sunatnya dilakukan oleh beberapa suster.

Escobar selalu mengingat kisah mualafnya karena membuat suster merasa malu saat sunat di sebuah klinik.

Menurut mantan pemain Persela Lamongan itu, momen di mana para suster tertawa saat dirinya disunat menjadi kisah lucu sebelum masuk agama Islam.

"Saya datang di klinik, saya masuk. Semua suster di situ malu sekali. Tapi ya sudah masuk ya sudah. Terbuka aja ketika itu," katanya sambil tertawa.

Setelah sunat, Escobar menceritakan sebagai pemain sepak bola harus menjaga kesehatannya. Pada saat itu, kondisi berat tubuhnya menurun drastis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka (tim medis) bilang butuh 15 hari untuk sembuh, namun keringnya baru satu bulan. Apalagi belum laser," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelanggaran UU Sisdiknas Diusut, Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Pelanggaran UU Sisdiknas Diusut, Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dalam perkara kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta tengah diusut oleh aparat kepolisian setempat. 
Tak Tega, Sherly Tjoanda Minta Datangkan Dokter untuk Cek Kesehatan Anak-anak Suku Togutil: Bawa ke Sini, Ya

Tak Tega, Sherly Tjoanda Minta Datangkan Dokter untuk Cek Kesehatan Anak-anak Suku Togutil: Bawa ke Sini, Ya

Melihat ada anak Suku Togutil yang menunjukkan gejala kekurangan gizi, Sherly Tjoanda pun langsung menginstrusikan untuk membawa dokter ke wilayah suku itu.
6 Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

6 Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

Berikut 6 sunnah sebelum shalat Idul Adha yang dianjurkan Rasulullah SAW, lengkap dengan dalil dan keutamaannya.
Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Minta Dukungan Volimania

Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Minta Dukungan Volimania

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan jadwal pertandingan mereka di Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Ketua Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) sekaligus Dewan Pembina Pemuda Batak Bersatu (PBB), Dewanto P. Siregar memberikan tanggapan resmi terkait insiden penghentian kegiatan ibadah Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Panggungharjo, Sewon.
KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami temuan satu unit kontainer yang terparkir di Pelabuhan Tanjung Emas selama 30 hari.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT