Apakah Benar Doa Iftitah pakai Inni Wajjahtu saat Shalat? Kata Ustaz Adi Hidayat kalau Nabi Muhammad SAW dengan...
- dok.kolase tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com-- Ustaz Adi Hidayat menjelaskan seputar keutamaan penggunaan doa iftitah dalam shalat. Secara umum pakai Inni Wajjahtu, Apakah sudah benar?.
Dalam penjelasannya, Ustaz Adi Hidayat katakan hukumnya sunnah baca doa iftitah. Doa iftitah juga mempunyai keutamaan dahsyat jika diamalkan dalam shalat.
Sebab sehari-hari orang mengamalkan doa iftitah saat shalat. Kata Ustaz Adi Hidayat membacanya dengan kalimat Inni Wajjahtu.
Mengutip dalam ceramahnya, di YouTube Adi Hidayat Official, Sabtu (14/11/2024). Ternyata bacaan doa iftitah dalam shalat tersebut tidak sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.
"Kita baca tanpa paham dapat pahala dan gugur kewajiban, tapi kalau kita baca dan paham artinya maka pemahaman itu memberikan dampak pada jiwa kita," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Meksipun secara umum memang dipahami, doa iftitah jadi amalan sunnah shalat setelah melakukan Takbiratul Ihram.
Ustaz yang akrab disapa UAH ini mengungkapkan sesungguhnya ada bacaan doa dari sunnah Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya benar kalau doa iftitah itu sunnah Nabi Muhammad SAW yang termasuk dari salah satu hadits riwayatnya.
Sebagaimana, dalam hadits riwayat menerangkan kebiasaan doa iftitah dari Nabi Muhammad SAW terletak pada penjelasan Abu Hurairah.
Menurtnya ada dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 711.
"Abu Hurairah mengatakan āSaya pernah shalat di belakang Nabi Muhammad sampai ketika beliau bertakbir, beliau diam sejenak. Kemudian Rasulullah membaca Al Fatihah," jelasnya.
Dengan doa iftitah, ternyata bacaan berasal dari kalimat "Allahumma Baa'id baiynii wa baiyna" biasa diamalkan Nabi Muhammad SAW.
"Selesai shalatnya beliau bertanya, saat saya shalat di belakang Anda, setelah takbir Anda diam. Apa yang Anda lakukan?ā Kata Nabi āSaya membaca Allahumma Baa'id baiynii wa baiynaā," terang UAH.
Sebagimai berikut doa Iftitah dalam Shalat Sunnah Nabi Muhammad SAW
Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁ ŲØŁŲ§Ų¹ŁŲÆŁ ŲØŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁŁŁ Ų®ŁŲ·ŁŲ§ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŁ ŁŲ§ ŲØŁŲ§Ų¹ŁŲÆŁŲŖŁ ŲØŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲ“ŁŲ±ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁ ŁŲŗŁŲ±ŁŲØŁ Ų Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŲ®ŁŲ·ŁŲ§ŁŁŲ§ ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŲ«ŁŁŁŁŲØŁ Ų§ŁŲ£ŁŲØŁŁŁŲ¶Ł Ł ŁŁŁ Ų§ŁŲÆŁŁŁŁŲ³Ł Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁ Ų§ŲŗŁŲ³ŁŁŁ Ų®ŁŲ·ŁŲ§ŁŁŲ§ŁŁ ŲØŁŲ§ŁŁŁ ŁŲ§Ų”Ł ŁŁŲ§ŁŲ«ŁŁŁŁŲ¬Ł ŁŁŲ§ŁŁŲØŁŲ±ŁŲÆŁ
Load more