News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Ingin Perkuat Timnas Indonesia, Kepolosan Dua Pemain Asal Jepang Ungkap Penganut Islam Gegara Keluarganya dari Jawa

Dua pemain kembar asal Jepang memiliki label J League ini mengutarakan keinginannya bela Timnas Indonesia dan menganut agama Islam karena keluarganya dari Jawa.
Jumat, 27 Desember 2024 - 14:22 WIB
Pemain kembar asal Jepang, Riki Matsuda (kiri) dan Riku Matsuda (kanan) ingin bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase Instagram/@riki_matsuda_official/@riku_matsuda_02_official

tvOnenews.com - Dua pemain asal Jepang yang pernah memiliki label J League mengungkapkan bahwa mereka ingin membela Timnas Indonesia.

Kedua pemain asal Jepang ini mengutarakan keinginannya memperkuat Timnas Indonesia karena memiliki keluarga berasal dari keturunan Jawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain keinginan menjadi skuad Timnas Indonesia, dua pemain asal Jepang ini merupakan saudara kembar yang memperlihatkan kepolosannya bahwa mereka menganut agama Islam gara-gara Jawa mayoritas Muslim. 

Bahwasanya dua pemain kembar dari Jepang ini mengetahui bahwa keluarganya dianggap menganut kepercayaan agama Islam karena berasal keturunan Jawa.

Kedua pemain ini memang belum pernah mempunyai pengalaman memperkuat Timnas Jepang. Namun, mereka telah memiliki label pernah bergulat di J League.

tvonenews

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube J League, Jumat (27/12/2024), dua pemain kembar ini adalah Riki Matsuda dan Riku Matsuda mendapat undangan dalam sesi perbincangan tentang karier dan keluarganya.

Dalam diskusi bersama J League, Riki Matsuda dan Riku Matsuda membagikan cerita selain kiprahnya sebagai pesepak bola juga mengutarakan tentang asal-usul keluarganya.

Riki Matsuda dan Riku Matsuda merupakan pemain sepak bola profesional kelahiran di Osaka, Jepang pada 24 Juli 1994.

Riki dan Riku menceritakan bahwa mereka memiliki keturunan Jawa karena sang ayah merupakan seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Ia membagikan hal ini saat ditanya oleh presenter YouTube J League.

Presenter J League juga mengetahui bahwa masyarakat di Jawa rata-rata menganut agama Islam. Hal ini membuat Riki dan Riku ditanya terkait kepercayaan sang ayah.

Perihal keyakinan agama ayahnya, mulanya Riku mendapat sesi untuk menjawab pertanyaan dari presenter.

Riku sempat merasa kebingungan bahwa dirinya masih belum mengetahui betul tentang agama Islam.

Presenter belum menyerah untuk mengulik tentang kepercayaan agama yang dianut saudara kembar ini sambil kembali memberikan pertanyaan tentang agama Islam menjadi mayoritas keyakinan masyarakat Jawa.

Sontak, Riku yang belum mengetahui soal agama Islam tiba-tiba menampilkan kepolosannya sambil bertanya kepada Riki.

"Benarkah kita orang Islam?," tanya Riku kepada Riku dengan wajah polosnya.

Dua pemain kembar asal Jepang berlabel J League, Riki Matsuda dan Riku Matsuda
Dua pemain kembar asal Jepang berlabel J League, Riki Matsuda dan Riku Matsuda
Sumber :
  • Instagram/@riki_matsuda_official

 

Riku mengakui sering melihat kebiasaan sang ayah condong menerapkan ajaran-ajaran dari agama Islam.

"Dulu kami makan dengan tangan kanan loh. Jadi kami orang Islam, saya juga baru tahu," terang Riku.

"Kita mungkin orang Islam, harus tanya ke ayah dulu," lanjut Riku menjelaskan.

Selain pertanyaan tentang keyakinan agama keduanya, presenter membahas seputar Timnas Indonesia karena J League mengetahui Riki dan Riku punya keluarga dari Indonesia.

Perihal keinginannya, Riku membuka peluang untuk membela Timnas Indonesia. Walaupun masih belum mengetahui lebih dalam seberapa jauh tentang sepak bola di Tanah Air.

"Kalau bisa ingin mencoba. Tetapi saya belum tau level persepak bolaan di Indonesia. Selain itu, memang bisa bermain di Timnas (Indonesia)," kata Riku.

Namun begitu, Riku yang menjadi bek kanan dari klub Gamba Osaka ini memprediksi tidak ada peluang bisa membela Timnas Indonesia.

"Harus beberapa tahun di sana dulu baru bisa. Ya, kalau memang bisa saya ingin coba juga," jelas Riku.

Riku mempunyai harapan suatu saat bisa berkiprah di Liga Indonesia dengan alasan sangat bangga mempunyai sang ayah dari Tanah Air.

"Mungkin suatu saat nanti, saya juga mau main (Liga Indonesia). Bagaimana pun kan ini negara yang saya suka karena dari ayah. Saya ingin main di sana ke depannya," ungkap Riku.

Sementara, Riki yang kini menjadi penyerang Ehime FC juga mengutarakan ada keinginan bisa masuk skuad Timnas Indonesia.

Selama kariernya, Riki hanya berkiprah di beberapa klub yang bergulat di Liga Jepang.

"Kalau level sepak bola negara (Timnas Indonesia) saya belum tahu. Kalau soal keinginan pasti ada," ucap Riki Matsuda kepada presenter J League.

"Pertama, berarti kita harus ke sana lebih dulu (Indonesia)," lanjut Riki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang juga saya terpikirkan soal hal itu," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Top 3 berita Timnas Indonesia hari ini: diragukan media Vietnam di Piala AFF 2026, isu pemain di Belgia mencurigakan, hingga Ole Romeny dipuji Oxford United.
BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, resmi mengetuk palu dan menolak tuntutan dari NAC Breda untuk melakukan pertandingan ulang dengan Go Ahead Eagles.
Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Meskipun kembali jadi dicadangkan sekembalinya dari bela Timnas Indonesia, namun Elkan Baggott justru semakin dekat bawa Ipswich Town promosi ke Premier League.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendominasi perhatian publik. Mulai dari penonaktifan pejabat Samsat hingga permintaan maaf KDM, ini rangkumannya.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT