News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Jiwa Sosial Tinggi, Keinginan Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terketuk Bangun Panti Asuhan dan Sekolah

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes mengutarakan mimpinya selain bermain sepak bola juga ingin membangun panti asuhan dan sekolah berkat dari kondisi sang kakek.
Minggu, 29 Desember 2024 - 13:56 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes tidak malu memperlihatkan jiwa sosial yang dimilikinya untuk Tanah Air.

Sebagai pilar penting di Timnas Indonesia, Jay Idzes mengungkapkan keinginannya sekaligus mimpi yang ingin dicapai agar bisa membangun panti asuhan di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jay Idzes yang menjadi pemain Timnas Indonesia juga mengutarakan keinginannya untuk membangun sekolah selain panti asuhan.

Jay Idzes menyampaikan mimpinya bisa membangun panti asuhan dan sekolah tidak lepas dari peran pentingnya sebagai pesepak bola profesional yang kini tengah menjadi bagian Timnas Indonesia.

Bahwasanya Jay resmi berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Desember 2023.

tvonenews

Kemudian, Jay menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia pada Maret 2024 lalu.

Kala itu, Timnas Indonesia tengah melawan Timnas Vietnam sebagai pertandingan debutnya Jay dalam laga putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sejak laga debut tersebut, Bang Jay sapaan akrabnya kini telah menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.

Ia juga mendapat kepercayaan sebagai kapten oleh pelatih Shin Tae-yong (STY) untuk membakar semangat para pemain Timnas Indonesia.

Selain itu, ia juga menjadi pilar benteng pertahanan bagi Timnas Indonesia. Bahkan pemain kelahiran asal Belanda ini mencatat statistik terbaik selama membela Garuda.

Ia selalu tampil penuh selama 90 menit di setiap laga Garuda saat mengarungi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ia juga mencatatkan satu gol saat melawan Vietnam sebagai laga keduanya bersama Timnas Indonesia.

Namun demikian, Jay sempat absen dua laga untuk Garuda saat melawan Tanzania dan Irak.

Kiprahnya bersama Timnas Indonesia membuat Jay jatuh hati dengan Tanah Air. Ia menunjukkan kecintaannya melalui ungkapan impian besarnya baru-baru ini.

Bek Venezia FC ini menyampaikan mimpinya saat hadir di podcast milik salah satu pemain keturunan Timnas Indonesia, Thom Haye bertajuk The Haye Way.

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Sumber :
  • VeneziaFC_IT

 

"Jujur saja hampir tidak semuanya. Tapi itu bagian besar dalam hidupku," ungkap Jay Idzes dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube The Haye Way, Minggu (29/12/2024).

Ia tidak mengerti mengapa dirinya semakin jatuh cinta dengan Indonesia. Bahkan sampai ingin mewujudkan impiannya berkat mempunyai keturunan darah Indonesia dari kakek dan nenek ibunya.

"Padahal aku dan Thom Haye, kami baru bermain sebentar dengan Timnas Indonesia. Tapi kami selalu punya koneksi dengan Indonesia," terang dia.

"Dan apa yang saya katakan sebelumnya, juga dengan keluarga saya," sambungnya menerangkan.

Jay mengakui tidak cukup hanya bermain untuk Timnas Indonesia sejak menyandang status WNI. Ia berkeinginan ada hal positif yang diberikan untuk Tanah Air.

Hal positif ini tidak lepas dari niat besarnya ingin membangun panti asuhan dan sebuah sekolah di Tanah Air.

"Sangat penting bagi saya untuk memberi kembali. Menurut pandangan saya, rasa lingkarannya telah lengkap untuk bermain di tim nasional dan berada di sana," paparnya.

"Dan pada akhirnya saya ingin melakukan beberapa hal di luar sepak bola juga. Saya berbicara tentang kakek saya dan dia tinggal di panti asuhan dan mungkin ini kejutan," lanjut dia menjelaskan.

Ia merasa terenyuh dari sang kakek menjadi pemicu terbesar menumbuhkan keinginannya segera terwujud bisa menyumbangkan hal positif melalui panti asuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya itu kejutan untuk nanti. Tapi pada akhirnya, aku juga ingin memulai sesuatu di sana, seperti panti asuhan dan semacamnya, sekolah, hal-hal seperti ini," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT