News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Yahya Ungkap Dua Program Prioritas NU di 2025

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) ungkapkan dua program yang jadi prioritas tahun 2025. Salah satunya Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU)
Jumat, 3 Januari 2025 - 17:20 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam Forum Diskusi yang Digelar di Kantor PBNU pada Jumat (22/11/2024)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengungkapkan dua program yang akan jadi prioritas di tahun 2025.

Gus Yahya mengatakan, ormas yang akan harlah ke- 102 itu akan fokus dalam program Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) dan transformasi digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program prioritas Gerakan Keluarga Maslahat jadi prioritas dan soal digital,” ujar Gus Yahya dalam acara diskusi yang digelar di Kantor PBNU, Jakarta pada Jumat (3/1/2024).

Gus Yahya menjelaskan, DIGDAYA atau Digitalisasi Data dan Layanan NU ke depan akan dikembangkan lebih lanjut agar semua akan terintegrasi dengan baik.

“Soal digital, kita ini buat DIGDAYA NU itu kita buat agar data dan layanan NU kita tampung sehingga informasi mudah,” kata Gus Yahya.

“Sekarang sudah jalan administrasi, kita sudah rasakan faedahnya ke depan layanan kaderisasi dan sudah ada platform lain. Ini semua akan terintegrasikan dalam platform besar,” sambungnya.

Gus Yahya berharap, akhir tahun 2025, GKMNU akan merata dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia di berbagai wilayah.

“Kita harapkan akhir 2025 GKMNU sudah merasa pembentukan Satgasnya dan programnya merata untuk keluarga di Indonesia,” harap Gus Yahya.

Gus Yahya mengingatkan, GKMNU bukan hanya untuk masyarakat NU atau umat Islam saja. Namun menyasar seluruh keluarga di Indonesia.

“Perlu dicatat yang jadi sasaran bukan warga NU saja jadi kita desain (GKMNU) layanan iklusif, yang ikut tidak ditanya NU atau agama apa, ini umum,” tegas Gus Yahya.

Gus Yahya menjelaskan, GKMNU sudah berjalan selama 2 tahun dan kini sudah ada di beberapa provinsi.

“Kami create Gerakan Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) ini sudah berjalan hampir 2 tahun, kami akan menempatkan kader-kader NU di kiprah yang langsung berhubungan akar rumput, lokus keluarga,” jelas Gus Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena NU menilai masalah masyarakat di tingkat akar rumput masalahnya muncul di keluarga.

“Ini sudah berjalan 2 tahun, kami bentuk satuan tugas sampai tingkat desa. Kami berhasil selesaikan satgas di 10 provinsi. Ada di Jawa selain Jakarta, Banten sudah, Lampung, Sumsel, Sumut, Kalsel, sekarang melangkah ke Sulsel dan NTB,” ujar Gus Yahya. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenhaj RI Bekukan Akses Pendaftaran PT Anisa Ahmada Travelindo, Hampir 4.000 Jemaah Terdampak

Kemenhaj RI Bekukan Akses Pendaftaran PT Anisa Ahmada Travelindo, Hampir 4.000 Jemaah Terdampak

Kementerian Haji dan Umrah RI membekukan akses pendaftaran PT Anisa Ahmada Travelindo dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh).
Digerebek Jam 4 Pagi di Penjaringan, Begini Nasib Akhir Pria Penendang Wanita di Senayan City

Digerebek Jam 4 Pagi di Penjaringan, Begini Nasib Akhir Pria Penendang Wanita di Senayan City

Aparat kepolisian dari Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang pria berusia 44 tahun berinisial R. 
44 Ribu Anak Keluarga Miskin Kembali Sekolah Secara Gratis, Pemerintah Kejar Putus Rantai Kemiskinan

44 Ribu Anak Keluarga Miskin Kembali Sekolah Secara Gratis, Pemerintah Kejar Putus Rantai Kemiskinan

Lebih dari 44.000 anak dari keluarga miskin kembali mendapatkan kesempatan bersekolah secara gratis. 
Firasat Ibu Aris Sanda, Sopir Travel Korban KKB Wamena-Mbua Sempat Ingatkan Putranya Jangan Pergi

Firasat Ibu Aris Sanda, Sopir Travel Korban KKB Wamena-Mbua Sempat Ingatkan Putranya Jangan Pergi

Kejadian tragis menimpa seorang sopir travel bernama Aris Sanda alias Tasya (41) yang tewas menjadi korban kekejaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua
Kejati Jatim Tetapkan SH Tersangka Baru Kasus Korupsi KUR BNI Jember, Catut Puluhan Nama Anggota Kelompok Tani

Kejati Jatim Tetapkan SH Tersangka Baru Kasus Korupsi KUR BNI Jember, Catut Puluhan Nama Anggota Kelompok Tani

Kejati Jawa Timur menetapkan tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT BNI Cabang Jember periode 2021-2023.
Dukung Kemandirian Energi Nasional, Pertamina Percepat Produksi Migas

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Pertamina Percepat Produksi Migas

PT Pertamina (Persero) terus memacu produksi minyak dan gas bumi (migas) domestik guna memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus merealisasikan target pemerintah menuju 1 juta barel minyak per hari. 

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT