News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keraskan Suara atau Tidak Lagi Shalat Sendiri Tiba-tiba Ada Makmum di Belakang? Buya Yahya Jelaskan Ada Isyarat...

Pendakwah KH Yahya Zainul Ma'arif biasa dikenal Buya Yahya menguraikan pilihan saat shalat sendiri harus mengeluarkan suara atau tidak setelah dapat makmum.
Jumat, 3 Januari 2025 - 23:20 WIB
Buya Yahya uraikan soal lagi shalat sendiri kedapatan makmum harus mengeluarkan suara
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pendakwah karismatik Buya Yahya menerangkan pilihan seorang mukmin tengah shalat sendiri kedapatan makmum di belakang.

Buya Yahya menyoroti pilihan suara yang harus dikeraskan saat shalat sendiri terpaksa menjadi imam setelah pundaknya ditepuk dengan tangan calon makmum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya semangat menjelaskan terkait seorang mukmin diharuskan atau tidak mengeraskan suara sebagai imam karena memiliki makmum saat asik shalat sendiri.

"Jika Anda shalat sendiri dari awal, bukan berjamaah (sebagai makmum masbuk)," ungkap Buya Yahya dalam suatu kajian dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (3/1/2025).

Bahwasanya umat Muslim harus menjalankan kewajibannya melaksanakan shalat Fardhu setiap hari sebagaimana menunjukkan taat kepada Allah SWT.

Ilustrasi shalat sendiri harus jadi imam setelah dapat makmum
Ilustrasi shalat sendiri harus jadi imam setelah dapat makmum
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Shalat bersifat wajib karena mempunyai hukum fardhu 'ain yang artinya tidak boleh ditinggalkan oleh umat Muslim.

Umat Muslim senantiasa menjaga, memelihara shalat sebagai penganut agama Islam telah dipaparkan dalam dalil Al Quran dari Surat Al Baqarah Ayat 238, Allah SWT berfirman:

حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ

Artinya: "Peliharalah semua shalat (fardhu) dan shalat Wusta. Berdirilah karena Allah (dalam shalat) dengan khusyuk." (QS. Al Baqarah, 2:238)

Ada pun perintah mengerjakan shalat sebagaimana kewajiban yang dijalankan Nabi Muhammad SAW menjadi hamba Allah SWT yang beriman tercantum dalam hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي

Artinya: "Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat." (HR. Bukhari)

Shalat memiliki dua jenis, yakni dilakukan secara sendiri dan berjamaah yang bisa dikerjakan umat Muslim.

Namun, pahala shalat berjamaah bernilai lebih besar dan berlipat ganda daripada dikerjakan sendiri.

Dalam pembahasan ini mengenai shalat sendiri dengan nama lain shalat munfarid yang ditunaikan secara individu.

Ada orang mukmin mengerjakan shalat sendiri di masjid atau tempat ibadah lain, baik melaksanakan Subuh, Maghrib, dan Isya kedapatan makmum menepuk bahunya di belakang.

Tiga pelaksanaan shalat ini mengharuskan seorang imam harus mengeluarkan suara saat memimpin makmum. Meski awalnya berniat dilakukan secara individu.

"Anda shalat sendiri dari awal kemudian ada orang yang ikut berjamaah dengan Anda. Memberikan isyarat kepada Anda, lalu Anda menduga kalau dia bermakmum dengan Anda, menjadikan Anda imam. Karena Anda dari awalnya secara munfarid, maka Anda boleh berubah jadi imam," terang dia.

Perihal mendadak shalat berjamaah, Buya Yahya menuturkan niat sebagai imam cukup dibaca dalam hati tidak menjadi masalah.

Buya Yahya menyinggung saat shalat baru dikerjakan pada rakaat pertama atau kedua diwajibkan mengencarkan suara.

Ketika orang tersebut membaca Surat Al Fatihah dan surat pendek harus mengencangkan getaran suara agar didengar oleh makmum.

"Apalagi bisa disunnahkan yang demikian itu sangat berfungsi mendapatkan (pahala) berjamaah," katanya.

Lantas, bagaimana posisi shalat sendiri bermula telah menjadi makmum masbuq tiba-tiba berstatus imam?

"Kalau Anda sebagai makmum masbuq, ketinggalan (rakaat) imam, lalu Anda shalat sendiri. Maka tidak dianjurkan Anda mengubah (niat) menjadi imam," tuturnya menjelaskan.

"Karena Anda mulanya sudah menjadi makmum yang sempurna ikut imam. Maka, Anda tidak perlu mengubah niatnya," tambahnya.

tvonenews

Pendakwah kelahiran asal Blitar ini menyebutkan bahwa statusnya tetap shalat munfarid, meskipun memiliki makmum di belakang.

"Anda pun tidak perlu mengubah niat Anda untuk menjadi imam. Akan tetapi, selesaikan shalat Anda sendiri," paparnya.

Ia tidak mempermasalahkan seseorang yang menjadi makmum masbuq saat terpaksa sebagai imam tak perlu mendengungkan suara Surat Al Fatihah maupun surat pendek.

Ia juga tidak menghalangi bagi yang tetap ingin melontarkan suaranya karena hukum shalatnya masih sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saat seperti itu Anda tidak perlu mengeraskan suara, karena Anda tidak menjadi imam," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT