News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh-jauh Hari Gus Baha Ungkap Alasan Besar Mbah Moen dan Habib Luthfi bin Yahya Sering Diundang Pejabat Negara, Ternyata...

KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha pernah membagikan rahasia mengapa Habib Luthfi bin Yahya dan almarhum Mbah Moen tidak absen diajak pejabat negara.
Kamis, 9 Januari 2025 - 04:22 WIB
Gus Baha bocorkan Mbah Moen dan Habib Luthfi bin Yahya jadi ulama langganan diundang pejabat negara
Sumber :
  • NU Online Jatim

tvOnenews.com - Pendakwah KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha pernah mengutarakan mengapa Mbah Moen dan Habib Luthfi bin Yahya sering diundang pejabat negara.

Gus Baha mengakui bahwa Mbah Moen dan Habib Luthfi bin Yahya sering kali menghadiri acara pejabat negara daripada kegiatan santrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahasia Mbah Moen dan Habib Luthfi bin Yahya kerap kali diundang oleh pejabat negara di berbagai acara telah diketahui oleh Gus Baha.

Gus Baha menceritakan hal ini mengingat Mbah Moen dan Habib Luthfi bin Yahya bikin penasaran para santri terkait hubungan keduanya dengan pejabat negara.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Nasihat Kakek, Rabu (8/1/2025), Gus Baha sedikit membagikan kedua panutan sekaligus guru kesayangannya sangat jarang menolak tawaran pejabat negara.

Almarhum Mbah Moen & Habib Luthfi bin Yahya
Almarhum Mbah Moen & Habib Luthfi bin Yahya
Sumber :
  • Kolase Antara

 

Setiap acara pemerintahan diisi oleh berbagai pejabat negara memperlihatkan Mbah Moen dan Habib Luthfi turut menghadirinya.

KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen pernah menyandang status sebagai politikus yang terlibat di pemerintahan Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Al Anwar Sarang, Rabu, Mbah Moen pernah merasakan kiprahnya di dunia politik sebagai anggota DPR wilayah Rembang pada 1971 hingga 1978.

Mbah Moen juga pernah berstatus sebagai anggota MPR RI utusan dari Jawa Tengah pada 1987 hingga 1999.

Perihal kiprahnya di ormas Islam, Mbah Moen juga sangat aktif di NU pada 1985 hingga 1990.

Ulama besar asal Rembang ini pernah berstatus Ketua MPP Partai Persatuan Pembangunan pada 1995-1999 dan Ketua Majelis Syari’ah PPP pada 2004 silam.

Sementara, Habib Luthfi bernama asli Muhammad Luthfi bin Yahya memegang status sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019–2024

Habib Luthfi juga menjadi Rois Aam Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu'tabaroh an-Nahdliyyah (Jatman), anggota The Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought, Yordania, Ketua Forum Sufi Internasional, dan lain-lain.

Profil inilah tidak mengherankan alasan kedua ulama besar di Indonesia menjadi pemantik diundang di berbagai acara pejabat.

"Mbah Moen itu, seperti Habib Luthfi juga sering ada pertanyaan ke saya: Kenapa Mbah Moen jika diminta pejabat langsung hadir?," ungkap Gus Baha saat sering ditanya santri dan jemaahnya.

"Sementara jika diminta oleh alumni sering susah untuk hadir," sambung dia menambahkan.

Menurut Gus Baha, Mbah Moen dan Habib Luthfi mempercayai bahwa santrinya telah mandiri dan menerapkan ilmu pengetahuannya saat mengenyam pendidikan.

"Jika mahabbah atau kecintaan seorang santri sudah permanen. Karena itu Mbah Moen tidak perlu menyervisnya," terangnya.

Gus Baha mengambil seputar kisah Rasulullah SAW saat memberikan contoh kepada para pejabat dan sahabatnya.

"Seperti halnya yang dilakukan oleh Rasulullah kepada para sahabat Anshor," katanya.

Ia memahami Mbah Moen akan mendapat pertanyaan seputar sang ulama sering bersua dengan pejabat dianggap tidak memperdulikan santri dan jemaah menimbulkan spekulasi telah mengalami kerusakan zaman.

"Mbah Moen jarang melakukan itu karena mengikuti sabda Nabi, jadi Mbah Moen jarang mengomentari zaman ini," tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa Mbah Moen dan Habib Luthfi tetap berpegang teguh memegang prinsip dari Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) agar menerapkan sunnah dari Nabi Muhammad SAW.

Kedua ulama ini, kata Gus Baha, tidak ingin membedakan golongan yang buruk dan baik.

"Sehingga kalau beliau berkongsi dengan siapa pun termasuk pemerintah. itu dari awal memang riwayatnya itu: Orang baik atau pun tidak," paparnya.

"Anda jangan menuntut pilah-pilah, lah riwayatnya ini baik atau buruk kok, Anda menuntut pilah-pilah," lanjutnya.

"Jadi kalau Anda memilah-milah berarti Anda tidak baca hadis ini," tambahnya lagi.

Rahasia keduanya mengingikan kolaborasi sekaligus koalisi dengan pemerintah demi keamanan santri dan pesantren.

"Saya masih ingat dulu ketika kiai-kiai belum dekat pejabat, kalau ada teroris atau apa, itu yang diintai adalah pesantren," katanya.

tvonenews

Ia menjamin bahwa para tokoh agama sebagai bagian dari pemeran memperjuangkan keamanan dan kedamaian bangsa Indonesia.

"Namun barokahnya kiai-kiai berkawan dengan pejabat, sekarang kalau ada terorisme tidak mencari pesantren, karena kiai-kiai tidak diragukan lagi loyalitas terhadap NKRI," beber dia.

"Jadi orang harus punya pangkat atau bermitra dengan orang berpangkat supaya keagamaannya tidak diganggu," sambungnya.

Gus Baha menganggap orang yang mempunyai pemahaman terhadap agama juga berhak mendapat hak ingin mendamaikan hidupnya.

Ia menyatakan cara Mbah Moen dan Habib Luthfi sangat dekat dan selalu menjadi ulama diajak berbagai acara oleh pejabat untuk keamanan para santri, tokoh agama dan rekan-rekannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masa orang fasik memiliki backing aparat (meski oknum), tapi orang saleh tidak memiliki backing pejabat," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Ngobrol dengan Abah Ruspan, Sopir Angkot Berusia 71 Tahun Ungkap Keinginannya yang Terpendam di Hadapan KDM

Dedi Mulyadi Ngobrol dengan Abah Ruspan, Sopir Angkot Berusia 71 Tahun Ungkap Keinginannya yang Terpendam di Hadapan KDM

Viral video Dedi Mulyadi ngobrol sama sopir angkot yang usianya 71 tahun. Dia langsung ungkapkan keinginannya yang bikin kagum
Tak Mau Jemawa Meski Mercedes Mendominasi di Awal Musim F1 2026, Toto Wolff Berharap The Silver Arrows Bisa...

Tak Mau Jemawa Meski Mercedes Mendominasi di Awal Musim F1 2026, Toto Wolff Berharap The Silver Arrows Bisa...

Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan timnya tak boleh jemawa meski membuka F1 2026 dengan tiga kemenangan beruntun.
KPK: Sidang Perdana Eks Bupati Ponorogo Digelar 10 April 2026

KPK: Sidang Perdana Eks Bupati Ponorogo Digelar 10 April 2026

Kasus dugaan suap, pengurusan jabatan dan gratifikasi yang menjerat eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memasuki babak baru. KPK telah mendapatkan jadwal sidang.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Daftar 32 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman, Nama-nama Eropa Tidak Masuk

Daftar 32 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman, Nama-nama Eropa Tidak Masuk

Timnas Indonesia diprediksi tanpa pemain Eropa di Piala AFF 2026. John Herdman siapkan skuad dari Super League dan Asia Tenggara, ini daftar lengkapnya.
Antonio Conte Akhirnya Buka Suara soal Rumor Kembali Tangani Timnas Italia usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Antonio Conte Akhirnya Buka Suara soal Rumor Kembali Tangani Timnas Italia usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Pelatih Napoli, Antonio Conte, buka suara soal rumor kembali menangani Timnas Italia. Namanya kembali mencuat setelah kegagalan Gli Azzurri ke Piala Dunia 2026.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan delapan siswa SMKN 1 Bandung. Mereka menjadi bagian dari penerima Beasiswa Personal Pancawaluya, sebuah bantuan pendidikan yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT