GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Berpuluhan Tahun Berturut-turut Tidak Shalat, Apakah Masih Bisa Qadha? Ini Penjelasan Gus Baha

KH Ahmad Bahauddin Nursalim biasa disapa Gus Baha mengupas tuntas keabsahan orang yang bertaubat mengerjakan qadha shalat setelah puluhan tahun meninggalkannya.
Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:08 WIB
Gus Baha kupas tuntas hukum qadha shalat ditinggallkan puluhan tahun
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube NU Online

tvOnenews.com - KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha menjelaskan seputar qadha dalam pelaksanaan shalat.

Gus Baha menjelaskan qadha bagi orang yang sempat meninggalkan shalat agar tidak menimbulkan dosa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Baha mengatakan shalat tetap terjaga melalui pengamalan qadha, sebagaimana kewajiban bagi umat Muslim beribadah kepada Allah SWT.

Namun, Gus Baha sering mendapat kasus terkait orang yang taubat dan ingin qadha shalat telah ditinggalkan olehnya selama berpuluhan tahun.

"Ada orang tanya saya, orang gak pernah sholat sampai 10 tahun. Terus setelah taubat tanya, 'Saya wajib Qadha gak Gus?'," ungkap Gus Baha dalam suatu ceramah sambil mengutip pertanyaan jemaahnya dilansir dari kanal YouTube Ngugemi Dawuh, Sabtu (18/1/2025).

Ilustrasi qadha shalat
Ilustrasi qadha shalat
Sumber :
  • Freepik

 

Secara umum, shalat meliputi gerakan dan ucapan mengandung doa saat beribadah kepada Allah SWT.

Shalat bersifat wajib untuk umat Muslim yang tidak boleh sengaja ditinggalkan oleh umat Muslilm.

Shalat menjadi kebutuhan, pedoman hidup, dan sarana selalu berada di jalur kebenaran Allah SWT.

Terkait dalil Al Quran mengenai shalat wajib dipelihara umat Muslim di abadikan dalam Surat Al Baqarah Ayat 238, Allah SWT berfirman:

حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ

Artinya: "Peliharalah semua shalat (Fardhu) dan shalat Wustaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalat) dengan khusyuk." (QS. Al Baqarah, 2:238)

Namun, shalat menjadi tantangan bagi umat Muslim, sebagaimana ibadah yang sangat berat dan ujian untuk mereka selalu menjaga atau meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Surat Al Baqarah Ayat 45 menunjukkan sesuatu yang berat bagi manusia adalah ibadah shalat.

Keberatan hati ini memicu umat Muslim masih banyak yang meninggalkan shalat. Rasulullah SAW pernah bersabda perbedaan ciri-ciri orang kafir terletak pada ibadahnya, begini bunyinya:

"(Beda) antara seorang (mukmin) dan antara syirik dan kekafiran ialah meninggalkan shalat." (HR. Muslim, Tirmidzi, An Nasa'i & Ahmad)

Orang mukmin meninggalkan shalat telah terjerat dalam kesesatan diabadikan dari penafsiran Surat Maryam Ayat 59, Allah SWT berfirman:

فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا ۙ

Artinya: "Kemudian, datanglah setelah mereka (generasi) pengganti yang mengabaikan salat dan mengikuti hawa nafsu. Mereka kelak akan tersesat." (QS. Maryam, 19:59)

Orang mukmin sama sekali tidak mengerjakan shalat selama berpuluhan tahun, tentu keislamannya patut dipertanyakan karena tak melakukan kewajibannya sebagai Muslim.

Namun, ada kala orang yang tidak shalat bertahun-tahun telah bertaubat setelah mendapat hidayah dan kembali menuju jalan benar.

Mereka memilih untuk qadha, mengingatkan shalat yang terlewat atau ditinggalkan bisa diganti dengan cara tersebut.

Meski begitu, qadha shalat mempunyai aturan, bahwa seorang mukmin diperboleh ganti ibadahnya apabila adanya unsur ketidaksengajaan.

Lantas, apakah Allah SWT menerima qadha shalat hamba-Nya yang bertaubat setelah meninggalkan puluhan tahun? Gus Baha membagikan jawabannya dengan pertimbangan besar.

Gus Baha menjelaskan secara tuntas setelah mendapat pertanyaan dari jemaahnya melalui pertimbangan secara matang terkait qadha shalat orang yang tak beribadah berpuluhan tahun.

"Tak lihat wajahnya itu kalau diwajibkan langsung enggak shalat. Akhirnya saya sebagai kiai mengakali. Ya sudah yang penting kamu shalat dulu aja lah. Enggak usah tanya qadhanya," jelas dia.

Gus Baha menganjurkan lebih baik beribadah shalat dan enggan menjelaskan secara panjang membuat orang tersebut tidak lagi bersua dengannya selama setahun.

Gus Baha setahun kemudian kembali kedatangan tamu dengan orang yang sama. Sosok tersebut mengakui kepada sang pendakwah asal Rembang itu bahwa dirinya telah rajin mengerjakan shalat.

Orang tersebut mengatakan secara gamblang kepada Gus Baha, bahwa dirinya telah menikmati dan damai saat beribadah kepada Allah SWT.

Namun, orang itu tetap bersikeras menanyakan tentang cara qadha. Gus Baha mengabarkan hal yang dilakukan bisa mengisi dua rakaat tambahan di setiap shalatnya.

"(Dia) sudah gak tanya Qodha' wajib apa nggak. (Tapi bertanya) Caranya qadha gimana? Saya bilang, ya pokoknya tiap shalat kamu dua kali aja. Gak usah langsung banyak," terangnya.

Murid kesayangannya Mbah Moen itu berbagi saran terkait qadha hanya dua rakaat, dikhawatirkan orang tersebut hanya sebentar melaksanakan shalat.

Shalat hanya menjadi formalitas belaka, apabila langsung qadha sekali untuk menggantikan ibadahnya yang ditinggal 10 tahun.

tvonenews

Ia pun menghitung jumlahnya bahwa orang tersebut harus membayarnya sebanyak 18.000 shalat untuk qadha ibadah dilupakan selama 10 tahun.

"Berarti kalau setiap bulan 150,  150x12 banyak. Terus kali 10 tahun. Lihat tarawih saja dia takut, apalagi (mengerjakan 18.000 itu sekaligus)," tuturnya.

Gus Baha menyimpulkan cara qadha shalat secara bertahap boleh dilakukan, meski harus berdasarkan kemampuan fisik dan waktu luang dimiliki orang tersebut.

Proses qadha, Gus Baha menutupkan bisa disandingkan dengan shalat lima waktu sebelum mengalami kematian agar tidak terjebak dalam situasi kafir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Niat tulus menjadi faktor penting agar konsisten beribadah dan selalu meminta permohonan kepada Allah SWT sebagai cara terbaiknya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaga Konsistensi, Amri/Nita Ungkap Rahasia Kemenangan atas Ganda Belanda di 16 Besar Orleans Masters 2026

Jaga Konsistensi, Amri/Nita Ungkap Rahasia Kemenangan atas Ganda Belanda di 16 Besar Orleans Masters 2026

Amri/Nita melangkah ke babak perempat final Orleans Masters 2026 usai mengalahkan ganda Belanda.
Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf

Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf

Mengenal lebih jauh tentang Saint Kitts and Nevis, lawan pertama yang akan dihadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang ternyata kuda hitam di CONCACAF.
Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Di sinilah letak inti pemikiran strategis Prabowo. Konflik di Timur Tengah saat ini bukan sesuatu yang jauh. Apa yang terjadi di Timur Tengah bisa memengaruhi nelayan di Morotai atau penjual gorengan di Cimahi. 
Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati

Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati

Puncak arus mudik di jalur Nagreg telah terlewati setelah jumlah kendaraan yang melintas hari ini mulai berangsur menurun.
Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Meja Akibat Ledakan Hebat Petasan di Semarang

Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Meja Akibat Ledakan Hebat Petasan di Semarang

Ledakan petasan di sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (20/3/2026) tewaskan penghuninya.
577 Ribu Kendaraan Telah Melintas di Jalur Pantura Cirebon

577 Ribu Kendaraan Telah Melintas di Jalur Pantura Cirebon

577.215 unit telah melintas Jalur Pantai Utara (Pantura) selama periode H-7 hingga H-1 Lebaran 2026. 

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT