News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Abah Guru Sekumpul Bela Gus Dur Habis-habisan, Ancam yang Menghina akan Kena Getahnya: Bisa Bahaya Hidupnya!

Almarhum KH Muhammad Zaini Abdul Ghani al Bantani atau Abah Guru Sekumpul memiliki kisah mengancam penghina Presiden ke-4 RI, Gus Dur saat keduanya saling sapa.
Senin, 20 Januari 2025 - 01:15 WIB
Abah Guru Sekumpul (kiri) & Gus Dur (kanan)
Sumber :
  • Kolase Instagram/@majelissekumpulan & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Almarhum ulama karismatik asal Martapura, KH Muhammad Zaini Abdul Ghani al Bantani alias Abah Guru Sekumpul memiliki kisah membela Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kisah Abah Guru Sekumpul mengancam penghina Gus Dur saat keduanya saling bertutur sapa dan melakukan silaturahmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abah Guru Sekumpul telah mengetahui sosok Gus Dur yang dianggap sebagai Wali era modern. Hal ini menyebabkan sosok mantan Ketua Umum PBNU itu tidak jarang mendapat cacian.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube KKW Channel, Senin (20/1/2025), Abah Guru Sekumpul kebetulan mendapat tamu kehormatan. Sosok yang datang ke kediamannya adalah Gus Dur.

Pertemuan Abah Guru Sekumpul dan Gus Dur berlangsung di kediaman ulama ternama di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada 2000.

Momen kebersamaan Abah Guru Sekumpul dan Gus Dur
Momen kebersamaan Abah Guru Sekumpul dan Gus Dur
Sumber :
  • NU Online

 

Guru Sekumpul dan Gus Dur tampak menikmati perbincangannya dengan penuh kebahagiaan saat momen silaturahmi tersebut.

Guru Sekumpul sebetulnya jauh sebelum kediamannya didatangi Gus Dur, bahwa bapak Pluralisme di Indonesia itu telah mempunyai jadwal akan bersua dengannya.

Guru Sekumpul telah mengumumkan kepada majelis saat berceramah di Musholah Ar Raudhah, Sekumpul, Martapura bahwa Gus Dur akan datang untuk menemuinya.

Namun begitu, Guru Sekumpul tidak mengetahui jadwal kepastian Gus Dur akan bertemu dan bersilaturahmi dengannya dan masyarakat di sekitar wilayahnya.

Gus Dur pada akhirnya memenuhi janjinya datang ke kediaman Guru Sekumpul pada 26 Mei 2000.

Kebetulan, Gus Dur juga ingin melakukan ziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, uyut dari Abah Guru Sekumpul.

Syekh Arsyad Al Banjari apalagi memiliki hubungan silsilah keluarga yang terhubung dengan Rasulullah SAW.

Ulama asal Martapura itu pun sangat mengenal Gus Dur bukan orang sembarangan. Meski, nama ia bersinar di wilayahnya dan terpandang, mengingat dianggap punya karomah.

Gus Dur yang menjadi inspirasi bagi semua orang. Sosok tersebut digadang mempunyai tirakat luar biasa.

Tak heran, Presiden ke-4 RI itu selalu menjadi inspirasi dan namanya semakin harum dan dikenang oleh seluruh kalangan.

Kepribadiannya yang religius menjadikan Gus Dur juga bagian dari Wali, meski hidup di era modern.

Guru Sekumpul pun mengetahui kelebihan dan sosoknya menginspirasi banyak orang tanpa memandang perbedaan.

Ulama asal Kalimantan Selatan itu juga sering mengikuti seputar kegiatan tamu kehormatannya tersebut.

Guru Sekumpul merasa heran terhadap penghina yang menganggap Gus Dur sosok sepele, hanya karena dianggap Wali sebagai keunggulannya.

"Gus Dur itu anak ulama dan cucu ulama," ungkap Abah Guru Sekumpul.

Sebagai sesama ulama dan punya karomah, Guru Sekumpul menyinggung orang yang menghina Gus Dur.

"Siapa yang fitnah Gus Dur, yang mencaci Gus Dur, ia akan kualat!," tegas Guru Sekumpul.

tvonenews

Kedekatan keduanya mengenang kisah Guru Sekumpul pernah memiliki jadwal menghadiri sebuah acara dari Nahdlatul Ulama (NU).

Jadwal Guru Sekumpul akan hadir dari Martapura menuju gelaran Muktamar NU digulir di Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Parat pada 1994 silam.

Kendati demikian, Guru Sekumpul mengalami halangan untuk hadir dalam Muktamar NU itu. Hal ini membuatnya menyampaikan permohonan maaf kepada Gus Dur.

Gus Dur menunjukkan kerendahan hatinya. Ia pun mengajak Guru Sekumpul diangkat sebagai Mustasyar PBNU periode 1994-1999.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru Sekumpul dan Gus Dur juga pernah bertemu kedua kalinya, di mana cucu dari KH Hasyim Asy'ari itu telah berstatus Presiden ke-4 RI.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT